January 27, 2016

Sinopsis Someone Like You Episode 8 part 1

Yu Xi senang akhirnya Zhan Cheng mau melakukan operasi. Wei Lian menemaninya cek mata, dokter mengatakan Zhan Cheng bisa dioperasi karena matanya tidak begitu buruk. Wei Lian juga turut senang mendengarnya, dia pikir Zhan Cheng hanya bercanda saat dia bilang akan memikirkannya waktu itu. Zhan Cheng hanya tidak ingin menjadi seseorang yang tidak berguna lagi. Yu Xi kemudian datang, ia langsung menanyakan hasil tes mata Zhan Cheng, begitu Wei Lian bilang oke, dia langsung senang.

Ya Ti menelpon Yu Xi mengabarkan kalau dirinya lagi di Taipei. Yu Xi meminta Ya Ti untuk mengajarinya membuat biskuit, dengan begitu dia bisa membuatkan Zhan Cheng kapanpun Zhan Cheng mau. Dia sangat antusias sekali saat Zhan Cheng mengijinkannya belajar di rumah. Diapun langsung bergegas menjemput Ya Ti.
Saat mereka sampai di rumah, Ya Ti menatap serius rumah Zhan Cheng.Yu Xi heran melihatnya ia bertanya ada apa. Ya Ti mengatakan tidak ada apa-apa, hanya saja dia merasa akrab meskipun belum pernah ke rumah itu. 
Yu Xi sangat antusias sekali belajar membuat biskuitnya, bahkan saking senangnya saat biskuitnya matang dia langsung mengambilnya dari oven tanpa sarung tangan hingga membuat tangannya kepanasan. Ia memuji dirinya sendiri yang baru belajar tapi langsung berhasil, sungguh menakjubkan. Melihat Ya Ti yang begitu pandai membuat biskuit, Yu Xi yakin Ya Ti akan menjadi istri yang sempurna dan pacarnya pasti pria yang beruntung. Ya Ti mengatakan kalau dia tidak punya pacar, Yu Xi tak percaya sama sekali. Ya Ti mengatakan bila berhubungan dengan cinta baginya hanya sebuah mimpi. Sebuah mimpi yang takkan pernah bisa terwujud.

Zhan Cheng dan Wei Lian mencoba biskuit buatan mereka. Wei Lian memuji Yu Xi yang cepat belajar sampai-sampai ia tak bisa membedakan mana biskuit buatannya, semuanya terlihat sama. Yu Xi lalu menyuruh Zhan Cheng memakannya , apakah dia bisa membedakan biskuit buatannya? Zhan Cheng ternyata tahu mana biskuit buatan Ya Ti dan mana biskuit buatan Yu Xi. Yu Xi kesal, bahan dan resepnya sama, bagaimana rasanya bisa berbeda? Ia pun mencoba dua-duanya, baginya rasanya sama saja. Wei Lian juga setuju, menurutnya rasanya tidak ada bedanya. Yu Xi mengetes Zhan Cheng, ia mengambil biskuit Ya Ti dan mengatakan pada Zhan Cheng kalau itu buatannya, tapi Zhan Cheng tetap tahu itu buatan Ya Ti. Yu Xi bingung salahnya dimana, jelas-jelas dia mempelajarinya dengan baik. Ya Ti menyemangatinya untuk terus latihan, Yu Xi pun berjanji akan terus mencoba “Boss, kau tunggu saja!” ucapnya menantang.
Setelah itu Ya Ti pulang bersama Wei Lian, tapi dia terus melihat Zhan Cheng dan Yu Xi seakan berat untuk meninggalkan. Zhan Cheng lalu mengajak Yu Xi kesuatu tempat dan.. ternyata mereka pergi ke bioskop karena waktu itu Yu Xi ingin nonton bersama Bo Yan tapi tidak jadi. Yu Xi berterima kasih pada Zhan Cheng yang selalu mewujudkan keinginannya. Di bioskop mereka hanya berdua karena Zhan Cheng membooking semuanya. Ia beralasan mereka akan nonton film horror, jadi ia tak mau Yu Xi menakuti orang lain. Hahaha. Ternyata benar Yu Xi menonton dengan sangat heboh, ia berteriak ketakutan, menutupi wajahnya dengan rambut bahkan pop corn saja sampai tumpah kemana-mana. Karena ketakutan ia menutupi wajahnya dengan mantel tapi lama kelamaan dia berlindung pada Zhan Cheng, sadar dengan apa yang dilakukannya ia berusaha melepaskan diri tapi saat menonton lagi ia malah semakin memeluk Zhan Cheng.
Keesokan harinya Ya Ti datang kerumah sakit, begitu sampai di sebuah ruangan yang bernomor 203 ia memegang dadanya yang terasa sakit. Ia ingin masuk tapi entah kenapa ia mengurungkan niatnya. Ternyata Zhan Cheng di rawat di ruangan itu. Ia sedang bersama Yu Xi, tak lama ibu Zhan Cheng datang. Yu Xi permisi mengurus administrasi dan diluar ia bertemu Fei Fei yang tidak masuk. Fei Fei masih saja ketus dengan Yu Xi tapi Yu Xi tak mempermasalahkannya.
Ibu Zhan Cheng senang akhirnya Zhan Cheng bersedia dioperasi, ia berharap Zhan Cheng bisa melihat dunia lagi, melihat ibunya dan juga Fei Fei. Fei Fei hanya berdiri di pintu tak berani untuk masuk, barulah saat Zhan Cheng menyuruhnya ia pun masuk. Fei Fei mengkhawatirkan Zhan Cheng yang akan dioperasi, apa Zhan Cheng tidak takut dengan pisau bedah yang sangat tajam? Ibunya menyuruhnya berhenti mengatakan begitu, makin dibilang makin menakutkan. Zhan Cheng berkata tidak usah khawatir karena sekarang menggunakan operasi laser.
Ya Ti terlihat membeli resep obat, ia mengingat apa yang dokter katakana tadi padanya. 
Flashback, 
Dokter mengingatkan Ya Ti yang setelah transplantasi jantung untuk sering cek kesehatan, tetap rileks dan jangan terlalu stres. Dokter mengatakan Ya Ti termasuk beruntung mendapatkan donor ini.
Disaat itu Yu Xi melihat Ya Ti, mendengar Ya Ti yang mengatakan dirinya mengambil obat Yu Xi bertanya itukah alasan Ya Ti mengatakan cinta hanya sebuah impian untuknya? Ya Ti berkata kondisinya hanya membebani orang lain. Yu Xi menyemangatinya untuk tidak pesimis begitu, dia pernah baca satu buku yang mengatakan bahwa manusia, dalam sekali seumur hidupnya akan mengalami cinta sejati. Jadi Ya Ti tidak boleh menyerah dalam mengejar cinta. Yu Xi memberitahu kalau Zhan Cheng akan dioperasi, Ya Ti bertanya khawatir apa Zhan Cheng baik-baik saja? Yu Xi pun membawa Ya Ti ke ruangan Zhan Cheng.
Ia terkejut begitu melihat ruangan Zhan Cheng adalah ruangan yang ia ingin masuki tadi. Saat didalam Ya Ti memberitahu Zhan Cheng kalau dia sudah menemukan nama yang cocok untuk biskuitnya. Dia ingin menamainya ‘Edelweiss’. Zhan Cheng sedikit terkejut mendengarnya, menurutnya itu nama yang bagus. Ia bertanya kenapa Ya Ti ingin menamainya Edelweiss tapi Ya Ti juga tak tahu kenapa, setelah dia meninggalkan rumah Zhan Cheng tiba-tiba saja nama itu muncul dipikirannya.
Setelah Ya Ti pulang Zhan Cheng teringat semua kemiripan dengan apa yang dikatakan Luo Han dan juga yang dikatakan Ya Ti, mulai dari arti dari biskuit itu sampai nama biskuit itu pun sama. Yu Xi mengantarkan Ya Ti pulang dan tiba-tiba Bo Yan mengiriminya pesan mengajak nonton di hari Sabtu. Yu Xi senang karena sekarang dia berhasil mengalahkan seorang pelatih gym.
Bo Yan yang berada di bar mendapat pesan balasan dari Yu Xi yang mengatakan ia akan bicara dulu dengan Zhan Cheng dan meminta Bo Yan menunggunya. Tapi setelah itu Bo Yan tersenyum mencurigakan. Di lain tempat Vanessa juga minum-minum sendiri. Ia tak habis pikir Zhan Cheng yang hanya menganggapnya sebagai teman, apa dia tak menarik sama sekali?

3 comments:

  1. Wow jangan2 jantungnya si Lou Han ditransplantasikan ke Ya Ti..makin seru aja...semangat lanjutnya ya

    ReplyDelete