January 28, 2016

Sinopsis Someone Like You Episode 8 part 2

Begitu kembali ke ruangan Zhan Cheng Yu Xi langsung memberitahunya kalau Bo Yan akan mengajaknya kencan di hari Sabtu ini. Zhan Cheng juga senang mendengarnya, akhirnya Bo Yan juga bisa menjadi batu yang bersedia berkorban untuk Yu Xi. Meskipun terdengar tidak adil tapi Yu Xi bersyukur kalau bukan karena insiden wartawan itu ia takkan tahu kalau Bo Yan bersedia mengorbankan pekerjaannya demi dirinya. Dia begitu senang dan tersentuh saat mengetahuinya, dia percaya di dalam hati Bo Yan dia benar benar menghargai dan memperhatikannya. Zhan Cheng hanya diam saja, padahal ia tahu kalau Bo Yan hanya memanfaatkan Yu Xi. Ia bertanya pada Yu Xi bagaimana bisa Yu Xi senang dengan semudah itu? Yu Xi beranggapan selama orang yang dicintainya juga peduli padanya dan impian sederhana itu terwujud, rasanya..dia seperti terbang ke bulan.

Bo Yan berjalan pulang dan tiba-tiba ia melihat Vanessa yang berjalan tak tentu arah di depannya. Ia menghampiri Vanessa, begitu Vanessa hendak terjatuh dia langsung menahannya. Ia bertanya apa ini karena Zhan Cheng lagi? Tapi Vanessa yang sedikit mabuk mengabaikannya. Bo Yan heran apa sih yang begitu hebat dari Zhan Cheng sampai membuat Vanessa seperti ini? Vanessa begitu mencintainya, tapi apa Zhan Cheng juga merasakannya? Sontak Vanessa langsung menangis. “Vanessa, kenapa kau begitu bodoh? Kenapa kau terus mengejarnya hanya untuk melihatnya berpaling darimu? Bahkan meskipun dirimu terluka..kau masih tidak menyerah. Kau sungguh bodoh.” Ujar Bo Yan.
Vanessa meminta Bo Yan melepaskannya, dia bahkan tak bisa memikat pria yang paling dicintainya, apa dia begitu parah? “Beritahu aku! Menurutmu, aku sama sekali tidak menarik?” ucap Vanessa terisak. Tiba-tiba Bo Yan langsung menciumnya. Tak perduli dengan keterkejutan Vanessa, Bo Yan menciumya dengan paksa, Vanessa berusaha menghindarinya tapi pada akhirnya ia juga membalas ciuman itu.

Keesokan paginya Bo Yan terbangun, tapi ia seperti mencari seseorang disampingnya. Ia mengambil syal Vanessa yang ada di lantai dan terus memandanginya bahkan ia mengabaikan pesan dari Yu Xi. 
Di rumah sakit keluarga Zhan Cheng gelisah menanti Zhan Cheng yang sedang dioperasi. Yu Xi datang memberikan minuman untuk mereka dan kali ini Fei Fei menerimanya. Yu Xi menenangkan ibu Zhan Cheng, ia yakin Zhan Cheng akan baik-baik saja. Kemudian Wei Lian memintanya mengambil USB penjualan tahunan di rumah Zhan Cheng. Begitu sampai ia bingung USB nya ada dimana, ia lalu membuka sebuah laci dan didalamnya ada dua USB, warna putih dan hitam. Tidak tahu file nya ada dimana ia pun mencoba keduanya. Saat membuka file di USB putih, ia terkejut sekali megetahui isiny adalah video Zhan Cheng. Ia teringat saat Bo Yan yang memberikannya sup yang sama dengan yang ada di video. Dan sekarang ia sudah tahu apa yang sebenarnya terjadi. Ia tak menyangka kalau ini semua perbuatan Bo Yan, Bo Yan yang mengatakan kalau dia hanya menggertak Zhan Cheng tapi jauh didalam hatinya ia ingin menghancurkan Zhan Cheng.
Sekarang Bo Yan menjadi aneh, ia membawakan minuman untuk Vanessa. Vanessa tidak enak, ia ingin menjelaskan kejadian malam itu, tapi Bo Yan langsung tahu maksud Vanessa yang tidak ingin hubungan kerja diantara mereka terganggu karena kejadian itu. Setelah Bo Yan pergi, Vanessa sepertinya menyesali apa yang terjadi.
Zhan Cheng sudah selesai di operasi namun ia masih belum sadar karena pengaruh biusnya, Yu Xi datang dan memberikan filenya pada Wei Lian. Wei Lian merasa Yu Xi terlihat aneh, tapi Yu Xi berdalih tidak apa-apa. Barulah setelah Wei Lian pergi dia mengungkapkan kegelisahannya pada Zhan Cheng meskipun ia tahu Zhan Cheng tak mungkin mendengarnya. Bo Yan yang mengatakan kalau cinta mereka takkan berubah dan dirinya harus yakin dengan hal itu tapi kenapa Bo Yan melakukannya?Kenapa Bo Yan membohonginya dan memanfatkannya? Ia tidak megerti sama sekali kenapa itu bisa terjadi.
Zhan Cheng masih terjaga dengan Yu Xi yang tidur di sebelahnya. Mendengar hp Yu Xi terjatuh ia pun mengambilnya dan saat mengetahui selimut Yu Xi yang berada di bawah ia langsung memakaikannya kembali. Keesokan harinya Yu Xi membantunya minum obat, karena hari ini hari Sabtu Zhan Cheng meminta Yu Xi menyuruh Wei Lian menemaninya. Yu Xi mengatakan Bo Yan sibuk dengan pekerjaannya, jadi kencan mereka batal. Meskipun dia mengalahkan pelatih gym tapi dia masih kalah dengan pekerjaannya. Ia pun berbohong untuk menghindari Zhan Cheng, ia mengatakan kalau tisunya sudah habis dan dia akan pergi membelinya. 
Bo Yan mengiriminya pesan kalau dia sudah sampai dan kenapa Yu Xi masih belum datang. Ternyata bukan Bo Yan yang membatalkan kencan mereka tapi Yu Xi yang tak ingin bertemu Bo Yan sekarang, ia membalas pesan Bo Yan kalau tiba-tiba dia harus menjaga Zhan Cheng jadi dia tidak bisa pergi.
Fei Fei berdoa untuk kesembuhan mata Zhan Cheng dan Yu An melihatnya dari luar. Mereka kemudian saling bicara. Fei Fei mengakui apa yang dikatakan Yu An memang benar. Saat dia masih sekolah di luar negeri dan mendengar kakaknya mau menikah tiba-tiba dia sangat cemas. Dia khawatir kakaknya direbut darinya atau akan melupakannya. Dia takut akan kehilangan kakaknya. Menurutnya bila mereka bisa lebih dari sekedar adik dan kakak maka mereka akan bersama selamanya. Dengan begitu, Zhan Cheng akan melindunginya dan menjaganya selamanya. Yu An benar, dia telah salah menanggap perasaannya pada Zhan Cheng. Tapi bagaimanapun dia tetap mengagumi kakaknya. Zhan Cheng bagaikan idola baginya. Entah kenapa Fei Fei berubah jadi marah lagi sampai Yu An keherenan dibuatnya.
Saat Yu Xi kembali Zhan Cheng sudah tertidur. Dengan berkaca-kaca ia kembali menceritakan apa yang terjadi padanya “Kubilang padanya aku tak bisa ke bioskop, karena hari ini aku harus bekerja. Ini pertama kalinya aku berbohong padanya. Tapi, aku benar-benar tak tahu bagaimana menghadapinya”. Setelah melihat Video itu Yu Xi sadar kalau dari awal Zhan Cheng sudah tahu, tapi tidak memberitahunya. Bahkan Zhan Cheng memintanya kembali dan bilang membutuhkannya. Ia menangis merasa betapa bodohnya dirinya yang malah berpihak pada Bo Yan dan membelanya. Apa mungkin Zhan Cheng tidak ingin dirinya terluka makanya tidak memberitahunya? Zhan Cheng sengaja berbohong agar dia bahagia? “Kenapa kau begitu baik? Setelah semua masalah yang kutimbulkan padamu, kau masih begitu baik padaku.” Yu Xi terbayang betapa pedulinya Zhan Cheng padanya, saat Zhan Cheng membuat cable car khusus untuknya, Zhan Cheng yang memintanya kembali bekerja bahkan Zhan Cheng yang mengajaknya nonton. Yu Xi bersyukur perban Zhan Cheng akan dibuka besok. Itu berarti pekerjaannyajuga akan berakhir. Dia akan segera pergi, takkan ada yang mengganggu Zhan Cheng lagi dan membuatnya menjadi sasaran lagi. Yu Xi meminta maaf pada Zhan Cheng, sekarang dia baru sadar betapa pengecutnya dirinya, dia bahkan tak berani minta maaf saat Zhan Cheng bangun. Mengakui kalau dia dimanfaatkan dan dibohongi sangat sulit.
Yu Xi menangis di tangga, ia terus meminta maaf pada Zhan Cheng karena menimbulkan banyak masalah untuknya. Tanpa disadarinya Zhan Cheng mendengar tangisan dan permintaan maaf Yu Xi dari balik pintu. Besoknya perban Zhan Cheng sudah dibuka, dengan harap-harap cemas mereka semua menanti Zhan Cheng membuka matanya.


9 comments:

  1. Ayo eonni buruan di lanjut,, udah ga sabar sama kelanjutannya,gumawo

    ReplyDelete
  2. Ayo eonni buruan di lanjut,, udah ga sabar sama kelanjutannya,gumawo

    ReplyDelete
  3. Lanjut.... penasaran chingu... plisssss

    ReplyDelete
  4. Lanjut teruuss,,sinopsisinya bikin ketagihan,,

    ReplyDelete
  5. Lanjut ya chingu bikin
    kita makin penasaran saja...

    ReplyDelete
  6. Insyaallah pasti saya lanjut. . Terima kasih sudah berkunjung :-)

    ReplyDelete
  7. Lanjut mba..�� fighting...��

    ReplyDelete
  8. Saiya slh satu fans blog ini...tiap hri mondar mandir bca sinopsis nya mba...
    Jd jgn bosen buat nulis ya..☺☺

    ReplyDelete