February 8, 2016

Ms. Koizumi Loves Ramen Noodles Episode 2

Episode 2 [ Hokkyoku Ramen]


Episode dua dibuka dengan Koizumi yang sudah berada di restoran ramen. Seperti biasa dia melakukan pemanasan dulu sebelum makan dan mulai menikmati ramennya dengan penuh kelezatan. Ternyata Yu juga ada bersamanya. Koizumi menyuruhnya cepat makan sebelum ramennya dingin. Tapi Yu tidak bisa maken ramen pagi-pagi, karena terlalu berat untuknya. Koizumi mengatakan bagi kota ramen seperti, Fukushima, Shizuoka, Fujieda, itu hal biasa. Banyak restoran yang buka di pagi hari. Semua kalangan makan Asara (ramen pagi).




Saat mereka berada di kelas Yu merasa sangat mengantuk sekali. Dia melihat Koizumi di belakang yang sedang memakai earphone. Ia pun nyamperin Koizumi dan langsung mengambil earphone satunya lagi. “Apa ini? Suara lalat?” tanyanya heran. Ternyata itu adalah suara mi yang ditiriskan. Yu pun ingat kalau itu pasti di Jiro. Koizumi mengatakan sangat sulit untuk ngumpulinnya. Ia menunjukkan koleksi suara tirisan lainnya. Suara tirisan Kyouka, yang juga dikenal Air Terjun Kegon dan di Restoran Menya Musashi Shinjuku.




Waktunya istirahat Koizumi langsung menghilang. Yu memutuskan untuk mengikutinya. Misa tiba-tiba mengejutkannya, Yu mengajaknya ikut juga. Tapi Misa menolak, demi Jun-kun ia tetap menjaga berat badannya. Yu kesal Jun-kun mulu yang dibahas. Misa tak peduli, ia mengatakan akan ke kelas Jun-kun dan mengajaknya makan bareng. Yu mengingatkannya yang baru pacaran sebulan jangan terlalu berlebihan, nanti jadi dibenci. Misa berkata dia yang manis dan cantik begini tidak mungkin dibenci.


Ternyata Koizumi masuk ke Lab IPA. Yu yang mengintip sangat terkejut melihat Koizumi mencampurkan susu di ramennya. Karena sudah ketahuan ia pun nyamperin Koizumi dan bilang ramennya pasti tidak enak. Koizumi memakan ramennya dan Yu yang tadi bilang tidak enak jadi selera melihat Koizumi makan. Koizumi membolehkannya mencicipi juga. “Enak banget.” Kata Yu tak percaya. Koizumi berkata kalau ramen ayam yang dicampur susu, akan menghasilkan rasa niwatori sayu. Jika hanya menggunakan susu, rasanya akan kental jadi perlu ditambah air panas lagi. Dan yang lainnya, mencampur ramen miso dengan keripik kentang dan keju akan menjadi ramen pizza kentang. Ia mengeluarkan semua campuran ramen yang akan dimakannya. Sementara itu Misa yang katanya akan mengajak Jun-kun makan ada di belakang ruangan itu.



Koizumi memberitahu Yu setelah pulang sekolah nanti dia akan pergi ke Shinka di Machida. Restoran ramen juga. Meskipun Koizumi melarangnya ikut, tapi Yu tetap memaksa. Tiba-tiba mereka mendengar suara teriakan Misa yang menampar Jun-kun dan Misa melihat mereka juga. Misa mutusin Jun-kun, ia sudah muak dengannya. Yu juga ikut sedih melihat Misa.




Agar Misa tak sedih lagi Yu mengajak Misa makan ramen bersama mereka. Tapi ternyata Koizumi tidak jadi ke Shinka di Machida. Dia malah ke Ramen pedas. Dari luar saja sudah jelas kelihatan pedasnya dengan ornamen yang penuh dengan warna merah. Koizumi menyarankan mereka untuk memilih ramen level 5, Mongol Tanmen. Selebihnya akan mustahil dan sangat memalukan jika tidak sanggup memakannya. Yu menuruti Koizumi, takut seperti waktu makan Dai-buta di Ramen Jiro. Tapi gantian Misa yang mau milih level 9, Hokkyoku Ramen. Dia bilang dia suka pedas, dan baik untuk menurunkan stress.




Tiba-tiba Jirorian yang waktu itu ada di restoran itu juga. Mereka coba menghentikan Misa yang ingin pilih level 9 karena sangat mustahil bagi pemula. Sudah jelas tertulis “Mohon menahan diri saat pertama kali datang”. Misa penasaran apa sepedas itu? Koizumi mengatakanitu adalah level terakhir, untuk memperolehnya butuh waktu setahun. Koizumi langsung memesan Hokkyoku. Misa tak mau kalah, ia beneran milih Hokkyoku.




Ramen Mongol Tanmen pesanan Yu datang duluan. Menurut Yu ramennya enak dan tidak apa-apa. Begitu dia mencicipinya, ia langsung berteriak kepedasan. Jirorian mengejeknya yang sudah kepedasan padahal hanya level 5. Yu pun tahu kalau level 9 berarti..super duper pedas. Misa sedikit takut melihat reaksi Yu tapi apa mau dikata saat ramen Hokkyoku-nya sudah datang. Misa sangat kaget melihat ramen yang sampai berwarna merah karena cabainya satu mangkuk. Koizumi melihat Misa yang sepertinya tidak sanggup. Melihat itu Misa bertekad memakannya. “Mulutku terbaka!” teriak Misa memuntahkan ramennya.



Koizumi mulai memakan ramennya. Dia juga kepedasan seperti mereka. Yu bertanya apa Koizumi gagal? Koizumi mengaku kalau sebenarnya ia kurang suka pedas, tapi karena enak dia kemari. Koizumi sedikit demi sedikit memakan ramennya meskipun sampai terbatuk-batuk. Misadan Yu juga bersemangat untuk makan ramen mereka lagi. Keringat pun bercucuran bahkan Misa sampai menangis. “Meskipun suka, tapi ini sungguh pedas.” katanya melirik Koizumi. Mereka saling menatap dan meminum kuah ramen pedanya bersama. Dan beginilah reaksi mereka..




Setelah selesai makan Misa pulang duluan. Tapi dia berbalik lagi dan berterima kasih pada Koizumi. Yu merasa Koizumi membawa mereka ke ramen pedas ini hanya untuk menyemangati Misa. Tapi Koizumi tak mau mengakuinya. Yu tersenyum, ia mengajak Koizumi pergi ke Shinka besok.



Bersambung...

No comments:

Post a Comment