February 10, 2016

Ms. Koizumi Loves Ramen Noodles Episode 3

Episode 3 [ Japanese Soba Noodles ]


Misa dan Yu nyamperin Koizumi, mereka bertanya apa Koizumi hari ini mau makan ramen lagi? Keduanya sibuk mau makan apa, ramen kecap, miso, atau ramen keluarga? Tapi Koizumi berkata kalau dia akan ke ‘Pineapple’. Disana mereka bertiga disuguhkan ramen yang dicampur nanas. Koizumi pemanasan dan mulai memakan ramennya duluan. Yu mencicipinya sedikit, ternyata enak. Koizumi menjelaskan, sup seafood dicampur dengan rasa nanas yang manis dan asam, mempertahankan keseimbangan rasa. Terutama telur rasa nanas. Mereka bertiga sangat suka ramen nanas ini.



Keesokan harinya, Yu yang baru datang langsung diajak Misa untuk ikut makan ramen bersama mereka besok. Yu tentu saja mau. Misa bertanya mereka akan ke mana. Koizumi menunjukkan tempat yang ada di majalah ramennya, Sagamo “Japanese soba noodles tsuta, yang menjadi peringkat 1 pada tahun 2014 dalam Tokyo Ramen Walker Grand Prix. Juga memenangkan Bib Gourmand pada tahun 2015 “Michelin Guide” Tokyo. Karena restoran ini sangat popular, apalagi saat hari libur banyak yang mengantri, Koizumi meminta mereka mempersiapkan diri. “Baik.” Jawab keduanya kompak.




Yu sudah sampai di Japanese Soba Noodles. Ternyata antriannya panjang banget. Yu langsung nyamperin Koizumi yang sudah antri di situ. Koizumi mengatakan kalau ini belum seberapa, karena bukanya masih 1 jam lagi dan mereka harus menunggu selama 2 jam. Awalnya Yu ogah harus nunggu segitu lama, tapi dia berubah pikiran karena dengan menunggu selama itu dia bisa ngobrol dengan Koizumi. Koizumi tanya kenapa Misa lama sekali? Yu mengatakan kalau dia akan telat.


Di dalam restoran koki sedang mempersiapkan bahan2 untuk ramennya. Semakin lama antrian mereka semakin panjang dan Misa belum muncul juga. Yu bertanya tentang restorannya ke Koizumi tapi Koizumi lagi pakai earphonenya. Yu langsung mengambilnya dan mendengarkan apa yang Koizumi dengar. Yu kaget kalau ternyata itu adalah suara sruputan mie. Koizumi menjelaskan cara pembuatan ramennya yang dibuat secara rumahan.




Karena Misa yang masih belum datang, Yu mencoba menelponnya. Misa yang melihat mereka sedang mengantri tidak mengangkat panggilan Yu. Koizumi mengeluarkan bekal Onigiri nya sebagai camilan penunda lapar dan Yu juga ikut memakannya. Sedangkan di tempat lain Misa malah asyik makan es krim sendiri.



Saatnya restorannya buka. Tapi mereka juga harus menunggu lagi karena yang bisa msuk hanya separuhnya. Akhirnya Misa datang dan Yu langsung memarahinya. Misa berkata kalau sebenarnya dia nyari tahu tentang restoran ini di internet. Koizumi menyuruhnya datang jam 10 padahal bukanya jam 11, jadi ia malas ngantri sebelum restorannya buka. Koizumi marah melihat Misa yang langsung duduk seenaknya. Ia tidak suka orang yang memotong antrian. Dengan terpaksa akhirnya mereka harus mengantri dari awal lagi.



Ternyata di depan mereka ada ketiga pria Jirorian lagi yang juga ikut mengantri. Misa tak tahan lagi harus menunggu lama sambil dengerin ocehan tentang ramen yang tak dimengertinya sama sekali. Orang-orang mencoba untuk menghentikannya yang ingin pulang. Koizumi mengejarnya, ia mengatakan kesempatan itu Cuma satu kali, saat hari itu tiba akan terlambat untuk menyesal.




Akhirnya Misa tidak jadi pulang dan semua orang yang mengantri disitu bertepuk tangan untuknya. Setelah penantian selama empat jam mereka akhirnya bisa menikmati ramen soba. Ketiganya sangat puas bisa menikmati ramen terbaik di Jepang. Mereka pun pulang dengan perut kenyang dan rasa puas yang sudah luar biasa.




Bersambung..

No comments:

Post a Comment