Love Myself Or You Episode 11 - 1


Kai Qi berpikir mungkin dia dan Hao Wei berpacaran sekarang kalau saja dia tidak berhenti kuliah. Tapi sekarang dia memilik Xiao Yi dan mereka juga tidak sedekat dulu. Ah Ji lantas menyimpulkan kalau Kai Qi masih ingin bersama Hao Wei. Melihat Kai Qi yang diam Ah Jie bertanya lagi “apa Kai Qi benar-benar ingin bersamanya?” Kai Qi yang malu menjawab itu bukan urusan Ah Jie. Ah Jie kesal, padahal Kai Qi sendiri yang tadi meminta saran padanya sekarang malah berkata begitu.

Malamnya, Ah Jie tidak bisa tidur lagi. Ia memikirkan Kai Qi yang berubah bersikap manis pada Hao Wei dan selalu tersenyum. Ia heran dengan tingkah Kai Qi yang menjadi pemalu hanya karena bertemu teman lama. Apa yang harus dimalukan? Ah Jie pun duduk bersandar dan tidur.



Pagi-pagi sekali Ah Jie tampak membawa koper meninggalkan apartemennya. Kai Qi berteriak memanggilnya, “Fu Zi Jie! Tinggal atau bawa aku bersamamu?” Mereka berdua saling melempar senyum dan Kai Qi berlari dalam pelukan Ah Jie yang merentangkan tangannya. Ah Jie langsung menangkap Kai Qi. Mereka bahagia dimabuk cinta sampai tiba-tiba Hao Wei lah yang dipeluk Kai Qi bukan dirinya. Dan Ah Jie ternyata hanya melihat Hao Wei dan Kai Qi bermesraan.


Ah Jie segera tersadar dari mimpinya itu. Ia berpikir kalau dia pada akhirnya harus pergi meninggalkan Kai Qi. Tapi kenapa dia harus khawatir jika ada yang menjaga Kai Qi. Bukankah itu bagus? Ah Jie pun melanjutkan tidurnya yang baru sebentar tadi.

Ia datang lebih awal ke restoran, karena tak bisa tidur nyenyak mengingat senyum bahagia Kai Qi dan Hao Wei. Ia kaget saat melihat Da Zhi sedang tidur di sofa. Xiao Shu lalu datang dan dengan ketusnya bertanya kenapa Da Zhi malah tidur disini? Memangnya ini hotel untuknya? Dengan wajah seram Da Zhi keluar tanpa sepatah kata sedikitpun.
Xiao Qiang menghampiri Bao Zhu ingin menanyakan sesuatu. Tapi Bao Zhu mengatakan ia tidak akan menjawab pertanyaan Xiao Qiang jika tidak berhubungan dengan pekerjaan. Alhasil Xiao Qiang pun tak jadi bertanya. Ia segera menghampiri Xiao Li yang selalu update dengan gossip untuk bertanya ada apa dengan semua orang hari ini. Ah Jie tidak senyum seperti biasa, wajah Da Zhi tampak seperti orang berhutang, Xiao Shu juga aneh, dan Bao Zhu tidak peduli padanya. Ada apa dengan mereka?
Xiao Li berbisik kalau Da Zhi kembali masuk geng. Kemarin ia melihat kemeja Da Zhi berdarah. Xiao Li bahkan harus menutup mulut Xiao Qiang agar tak bicara kuat-kuat, takut diomeli Bao Zhu.


Sementara itu didapur, Da Zhi meminjam pisau Xiao Shu. Xiao Shu langsung menyindir restoran yang menjadi aneh. Pertama, anggota geng tiba-tiba bergabung ke restoran. Kemudian karyawan magang bergabung dalam kompetisi dan diangkat menjadi chef. Sedangkan orang-orang yang berusaha keras bahkan tidak bisa membantu dengan menu. Menyadari Da Zhi masih memegang pisau disampingnya, tanpa rasa bersalah ia berkata kalau pisau itu untuk memotong sayuran bukan orang. Da Zhi marah dan menarik kerah baju Xiao Shu. Mereka langsung dihentikkan Le Xuan dan Kai Qi.
Tiba-tiba Bao Zhu datang dengan nafas terengah-engah memberitahu kalau ada orang aneh diluar. Da Zhi langsung bergegas keluar diikuti yang lainnya. Ah Jie yang tinggal bersama Linda bertanya ada apa? Linda berkata bahwa sebelumnya dia sudah memperingatkan Da Zhi untuk tidak peduli dengan gadis itu, tapi Da Zhi mengabaikannya.


Kak Bao dan para anak buahnya siap melabrak Da Zhi. Mereka tak mengerti ada masalah apa antara Da Zhi dan bos geng itu. Kai Qi langsung menghadang kak Bao. Melihat itu, Ah Ji yang baru keluar langsung berlari dan berdiri melindungi Kai Qi. Ternyata sebelum Da Zhi menjadi chef di Figaro, Kak Bao lah yang membiayai kehidupan Da Zhi sehingga dia berpikir kalau seharusnya Da Zhi berterima kasih padanya. Da Zhi lalu maju, dia mengaku semua hutangnya sudah dibayarnya kembali dengan waktu yang dihabiskannya di penjara.

Kak Bao tertawa mengejek, “Semua sudah dibayar kembali? Belum sepenuhnya. Beri aku Ai Zi”.

“Jangan harap.”

Tak percaya dengan sikap Da Zhi ini, kak Bao langsung memukul kepalanya bertubi-tubi. Apa Da Zhi pikir Ai Zi itu masih istrinya? Ketika Da Zhi dipenjara Ai Zi sudah bersamanya. Apa itu berarti dia mencuri istri Da Zhi dan Da Zhi ingin membawanya kembali? Semua tercengang tak percaya mengetahu kalau Da Zhi sudah pernah menikah.

Da Zhi geram kak Bao yang terus menampar pipinya. “Janga pukul aku. Aku tidak ingin dia kembali. Tapi aku tidak bisa tinggal diam membiarkanmu memukul wanita.”


Secepat kilat Xiao Shu berlari memeluk Da Zhi agar tak dipukul kak Bao yang mengamuk. Xiao Shu takut kalau Da Zhi tak bisa memasak lagi jadi ia melindungi tangan Da Zhi hingga bokongnya lah yang kena pukulan keras kak Bao. Kak Bao sendiri tercengang melihatnya. Xiao Li dan Bao Zhu mengancam akan menelpon polisi, tapi kak Bao dan gengnya tidak takut. Mereka kemudian menyerang Da Zhi dan yang lain. Berantemnya agak aneh apalagi Xiao Qiang. Hahahah


Tangan Ah Jie terluka kena pukulan tongkat. Tiba-tiba Young Qian dari atas menghentikan mereka semua “Jangan bergerak! Tunggu saya”. Perkelahian pun berhenti sesaat karena Young Qian dengan gaya coolnya malah menasihati kak Bao.

“Kak Bao. Anda adalah kepala saat ini dan memaksa bawahan anda untuk disalahkan dan kemudian ketika dia dipenjara anda mencuri istrinya. Sekarang dia ingin memulai hidup baru dan anda masih menyiksanya. Jika dia tanpa ragu melakukan ini pada Da Zhi, dia tanpa ragu akan melakukan hal ini pada kalian semua.” Kata Young Qian menunjuk anak buah kak Bao.

Anak buah kak Bao seketika menjadi takut, menyadari perkataan Young Qian ada benarnya. Young Qian pun menahan mereka yang ingin berkelahi lagi dengan berkata bahwa polisi yang juga teman dekatnya itu sedang dalam perjalanan kemari, ditambah mereka punya cctv yang bisa sebaga bukti. Kak Bao sampai terkesan dengan cara mereka untuk mengusir dirinya, namun ia mengancam Da Zhi ia tidak akan pernah melepaskan Ai Zi.


Setelah kak Bao pergi, semuanya langsung bertepuk tangan memuji aksi Young Qian yang keren. Sekarang Young Qian berada diurutan 1 untuk pria. Young Qian jadi senang dan membanggakan dirinya yang pandai bergaul tapi sesaat kemudian dia berkata jika kak Bao kembali lagi dan merusak restoran maka dia akan mengambilnya dari gaji Wang Da Zhi.

“Kepala koki. Kamu menyedihkan.” Ujar Bao Zhu protes. Dan Young Qian pun berubah menjadi urutan terakhir pria. semuanya lantas meninggalkan Young Qian sendirian yang menggerutu kesal kenapa dengan begitu mudahnya mereka membiarkan perasaan orang naik dan turun. Hahaha


Xiao Shu yang bokongya terluka tadi minta bantu diolesin salep. Tapi semua lirik-lirikan tidak mau. “Oh. Jangan seperti ini. Bokongku tidak menggigit” katanya memohon. Da Zhi pun membantu Xiao Shu karena Xiao Shu juga terluka karenanya. Xiao Shu mengaduh kesakitan membuat yang lain senyam-senyum sendiri.

Da Zhi berterima kasih pada Xiao Shu yang telah melindungi tangannya. Xiao Shu merasa tak perlu karena dia juga telah salah mengerti tentang Da Zhi. Da Zhi lalu bercerita bahwa ia menikah muda karena itu adalah mimpinya untuk cepat memiliki keluarga. Tapi siapa yang tahu kalau seseorang akan bisa menjadi istri dan ibu yang baik atau tidak. Lagipula dengan kondisinya ia tak mungkin bisa memilih. Dan malam ini ia akan tidur di restoran karena Ai Zi inggal di rumahnya. Ia tak mau kak Bao tahu ini dan merasa tak baik jika tinggal bersama dengan mantan istrinya. Xiao Li memuji Da Zhi benar-benar pria yang baik, tapi ia langsung sembunyi di balik badan Xiao Qiang “Pria baik bertampang mengerikan” Ucapnya takut.


Setelah yang lain pergi tinggallah Da Zhi dan Ah Jie. Ah Jie dengan senang hati menawarkan Da Zhi tinggal di rumahnya. Dia masih memiliki kamar yang kosong. Entah apa jawaban Ah Jie, tapi sekarang mereka disibukkan memasak pesanan pengunjung. Lalu Xiao Li datang memberitahu ada yang memesan menu ayam dengan saus jamur. Semua bingung dengan pesanan itu, tapi Kai Qi sambil tersenyum menyanggupi dan mengerti maksud si pemesan. Saking penasaran siapa yang memesan sampai membuat Kai Qi jadi sebahagia itu, Ah Jie mngintip dari dapur dan tampaklah Hao Wei duduk dengan santai disana.


Kai Qi menyiapkan menu itu dan mengantarnya sendiri. Dari pesanannya saja dia tahu kalau itu adalah Hao Wei. Sementara Ah Jie terus memandangi mereka dengan gelisah. Meskipun Kai Qi senang tapi dia bersikap pura-pura kesal Hao Wei datang untuk makan di restorannya. Hao Wei hanya ingin makan makanan buatan Kai Qi dan mencap di kolom kedua sebagai bukti pembayaran hutang Kai Qi.

Xiao Shu lagi berjemur merasakan sakit di bokongnya. Tiba-tiba suara Xiao Li dan yang lain langsung membuatnya buru-buru berbalik. Karena aksi heroiknya tadi hari ini Xiao Shu pun dinobatkan sebagai karyawan of the day. Hao Wei ikut bergabung bersama mereka untuk menemani Kai Qi makan siang.


Mood Ah Jie semakin memburuk melihat Kai Qi dan Hao Wei makan berduaan, terpisah dengan mereka. Apalagi Hao Wei memberikan Kai Qi komik edisi terbaru dan bahkan membukakan halamannya untuk dibaca oleh Kai Qi sambil makan. Saking cemburunya, ia melampiaskan pada sendok yang dipegangnya. Le Xuan tak henti memperhatikan tingkah aneh Ah Jie dari tadi.


Lalu Da Zhi menghampiri Kai Qi untuk minta maaf karena motornya rusak. Ia akan segera memperbaikinya. Ia juga memperhatikan mereka berdua tapi tampak tak ada kecemburuan sama sekali. Hao Wei pun bertanya ada apa melihat wajah kahwatir Kai Qi. Kai Qi mengatakan motor itu bukan miliknya, tapi punya Bao Zhu.



Begitu bergabung dengan yang lain, Da Zhi langsung ditanya-tanya apa dia tidak cemburu? Dengan santainya Da Zhi berkata mengapa dia marah? Dia hanya menentang hubungan guru dengan murid. Lagian Hao Wei bukanlah staf restoran jadi untuk apa dia menghentikan mereka. Dia juga mendengar Hao Wei mengungkapkan perasaannya saat di pesta “Tidak peduli apa, aku masih terus menyukaimu”. Ia merasa itu malah bagus, ada seseorang yang bisa menjaga Kai Qi. Berbeda dengan Ah Jie yang sangat kesal dengan sikap Da Zhi ini. Xiao Li pun menangis, Kai Qi yang pemarah saja bisa mendapatkan pasangan, kenapa dia tidak?


Ah Jie selesai makan duluan. Ia melewati Kai Qi seolah biasa saja, tapi ia langsung mundur tak tahan melihat perhatian Hao Wei pada Kai Qi. Poor Ah Jie, Kai Qi malah tak menyadari Ah Jie yang mencoba untuk bicara padanya. hahaha

Le Xuan menemui Ah Jie. Ia yang tahu kegundahan hati Ah Jie langsung bertanya to the point apa Ah Jie menyukai Kai Qi. Kakaknya dan Kai Qi hanya teman. Tapi kakaknya bertekad takkan pernah menyerah pada Kai Qi. Jika Ah Jie menyukai Kai Qi maka Ah Jie harus mengatakan yang sebenarnya.

“Aku tidak bisa. Aku tidak bisa menjanjikan apa-apa untuk Kai Qi.” Ah Jie punya alasan untuk pergi dan ia yakin alasannya takkan pernah berubah. Menggengam kuat tangannya sendiri, Le Xuan tiba-tiba menyatakan perasaannya pada Ah Jie. Dia berharap Ah Jie bisa jujur dengan perasaannya sehingga Ah jie bisa mendapatkan jawaban.
Dari jauh Ah Jie memandang Kai Qi yang tengah mengerjai Xiao Shu. Ia bertanya-tanya apakah dia bisa jujur pada Kai Qi.


Flashback..

Ah Jie yang masih SMA cemas membawa kakaknya ke rumah sakit. Zi Xiang di rawat karena ia keracunan alcohol. Ah Jie mncoba menghentikan kakaknya yang sudah sadar. Ia begitu merindukan kakaknya yang dulu, mengajarkannya naik sepeda dan bermain layang-layang. Kakak yang memperlakukannya dengan baik. Dengan teriakan keras Zi Xiang berkata kakak Ah jie sudah mati. Dan Ah Jie menghancurkan impiannya untuk menjadi koki yang hebat. Ah Jie minta maaf, ia bersedia melakukan apapun agar kakaknya memaafkannya. Akhirnya Ah Jie lah yang menandatangani sebagai pasien, makanya yang ayahnya tahu Ah Jie lah yang tidak bisa minum. Sebagai syarat agar kakaknya tidak minum lagi, Ah Jie harus rela pergi ke tempat yang jauh.
Flashback end..

Ah Jie bingung jika dia pergi bagaimana dengan Kai Qi? Ia lalu menghampiri Kai Qi dan bertanya apa Kai Qi ingin tinggal di luar negeri? Kai Qi heran dengan pertanyaan aneh Ah Jie itu. Ia pun pergi saat melihat Hao Wei pulang tanpa memberitahunya. Ah Jie cepat-cepat menuntut jawaban Kai Qi. Sambil jalan Kai Qi menjawab untuk apa dia tinggal di luar negeri, dia masih punya ibunya dan juga Xiao Yi.

No comments:

Post a Comment