Vampire in Love part 2


Penonton bertepuk tangan meriah untuk Tetsu. Tak heran, diapun menjadi pemenang di festival itu. Tetsu akhirnya mengenali Kira. Dia tak menyangka kalau Kira masih menyimpan petikan gitarnya. Namun tak hanya Kira, Tetsu juga menunjukkan gelang ikat rambut bintang yang selalu dipakainya.
Semenjak itu, Ban Panya yang mengeluarkan Album Tetsu dibanjiri gadis-gadis yang mengantri untuk membeli album itu. Sementara di dalam Kira sudah bersiap untuk kencan pertamanya dengan Tetsu. Dia berdandan sangat cantik. Lagi seru-serunya bercanda sama Miki, Tetsu datang dengan gaya culunnya. Mereka berdua terdiam tak percaya. Hihihi



Kakek yang tengah bersantai mendengarkan lagu Happy Changing dari Tetsu. Kira langsung menarik Tetsu pergi dan membawanya untuk di make over. Sesuai dengan lagunya yang begitu ceria, Tetsu berubah menjadi pria tampan. Mereka keluar dengan gembira sambil bergandengan tangan dan menari. Bak pasangan yang paling diidolakan di seluruh Yokohama, semua orang terkagum-kagum melihat mereka.

Mereka bersantai di tepian danau, bercerita impian Kira yang ingin membuka Ban Panya No.2 di Taiwan. Itu akan menjadi hadiah untuk orangtuanya, bibi Maria, serta orang lain. Dia juga ingin menjadi pembuat roti nomor satu. Membuat roti yang bisa menyuntikkan energi hebat untuk orang lain. Tetsu berkata kalau Kira selalu bisa meraih cita-citanya. Bolehkah dia berada disisi Kira untuk mendukungnya? Kira tersenyum dan mereka saling mendekat. Saat Kira sudah memejamkan matanya untuk mencium Tetsu, ia tak bisa menahan naluri vampirenya untuk menggigit Tetsu. Sadar apa yang dilakukannya, Kira spontan berlari menjauh membuat Tetsu bingung.

Keesokan harinya, Kira membuat roti Panda versi terbaru lagi. Miki yang tengah memijat Paman, bertugas mencicipi roti buatannya. Miki sangat suka, rasanya manis dan hangat. Dia merasakan citarasa cinta. “Aku juga ingin memiliki cinta yang baru”, Kata Miki berharap.
Bibi yang memperhatikan Kira merasa khawatir padanya. Ia berkata pada Kira, jika Kira begitu menyukainya, Kira harus mengubahnya menjadi vampire. Kira tak ingin membicarakannya dan pergi.
Paman yang kepalanya keenakan dipijit tak sadar sampai bibi melarang Kira untuk tak memijat di kepala karena itu adalah titik kelemahan vampire. Sudah terlanjur, paman pun jatuh pingsan. Hahahah


Kira berkunjung ke rumah Tetsu membawa roti yang panda yang dibuatnya tadi. Tetsu heran kenapa Kira tidak masuk. Ternyata Kira tidak mau masuk sebelum dipersilahkan Tetsu. Tetsu senang mendapatkan roti panda yang lucu, dan saat Tetsu membuat minum Kira melihat-lihat rumah Tetsu. Ia terkejut saat menemukan buku-buku mengenai vampire. Ia bertanya itu apa? Tetsu mengatakan ia mempelajarinya sejak kecil. Dia ingin tahu apakah kematian ayahnya dikarenakan tindakan seseorang atau karena kecelakaan.

“Ayahmu meninggal?”

“Ya. Dia diserang.”

Saat itu, Tetsu kecil bersembunyi ketakutan melihat ayahnya diserang oleh vampire jahat yang juga membunuh orangtua Kira. Setelah orangtua Kira dibunuh, vampire itu melihat Ayah Tetsu di hutan dan menghabisinya juga.

Tetsu sangat yakin yang ia lihat adalah vampire. Setelah kejadian itu dia pindah ke tempat neneknya di Yokohama. Hari dimana Kira melihat Tetsu. Namun tak lama, neneknya juga meninggal. Sejak itulah ia tak punya kesempatan untuk memainkan gitar favorit ayahnya lagi. Untuk itu ia berterima kasih pada Kira karena sudah membuatnya seperti ini sekarang.
Sebagai imbalan atas roti yang diberikan Kira, Tetsu akan membuatkan makanan untuknya. Kira sedikit khawatir, dia tiba-tiba sesak nafas dan bertanya apa yang dimasak Tetsu. Ternyata Tetsu masak nasi goreng bawang putih. Seketika Kira jatuh tak sadarkan diri.


Tetsu menggendong Kira pulang. Tiba-tiba Kira bertanya, andai saja dia seorang vampire masihkah Tetsu mencintainya. Tetsu mengatakan tentu saja asalkan itu Kira. Kira semakin memeluknya erat. Naluri vampirenya kembali hendak menggigit Tetsu namun itu hanya mimpi buruk Kira.

Ia begitu ketakutan ditambah diluar kakek sedang membabi buta hendak menggigit seorang ibu-ibu di jalan. Mata kakek sudah berubah dan taring tajamnya keluar siap memangsa. Untunglah Paman dan bibi memegangi kakek dan membawanya masuk. Ibu itu menjerit ketakutan. Kira datang, ia menempelkan kepalanya ke kepala ibu itu. Dan clingg… ibu itu menjadi tenang kembali karena Kira sudah menghapus ingatannya tentang kejadian ini.

Kakek sudah agak lebih tenang. Akibat obat penuaan itu sel-sel di otak juga ikut menua dan kakek terkena Alzheimer. Penyakit itu akan membuat seseorang seperti anak kecil, sehingga kakek tak mampu mengendalikan naluri vampirenya. Tanpa mereka sadari, di langit beterbangan beberapa kelelawar.

Di suatu tempat yang gelap, seseorang berkata “Akhirnya aku menemukanmu. Kau harus membawanya kembali”. Orang itu adalah si vampire jahat.


Pagi hari yang cerah, Miki menggambar karakter komiknya di tepian danau. Ia sangat senang dengan gambar pria tampan yang sedang dibuatnya itu. Tiba-tiba seorang pria yang berpakaian serba putih menyapanya. Miki kaget, pria itu persis seperti gambar pria yang barusan ia buat. Tanpa ragu, orang itu mengenalkan diri sebagai Michael ( Choi Jin Hyuk ) yang datang dari Korea. Wah Vampire dari Korea ni. Ia meminta diantar berkeliling oleh Miki. Miki senang sekali, kebahagian datang secara tiba-tiba. Lalu Michael mengulurkan tangan yang langsung disambut Miki. “Aromamu wangi” kata Michael mengecup tangan Miki. Seketika Miki berbunga-bunga dan pingsan dalam pelukan Michael.

Sesampainya di Ban Panya, Miki menceritakan pertemuannya dengan Michael tadi pada Kira. Dia juga akan membuat Michael sebagai karakter khusus di komiknya.

“Ini orang yang kau sukai?” tanya Kira ikut senang.

“Ya. Cium. Menikah. Ahhhh.. bahagianya!” ucap Miki.


Paman dan Bibi bingung dengan orang-orang yang membawa banyak hadiah ke toko mereka. Ketika Kira dan Miki datang, Paman menjelaskan bahwa pria yang berseragam putih disana berasal dari Samkong group di Korea yang membuka lebih dari 100 hotel di Asia. “Lalu, apa yang membuatnya kemari?” tanya bibi penasaran.

Pria itu yang adalah Michael pun berbalik. Miki langsung kegirangan, memberitahu Kira dialah orang yang ia ceritakan.

“Aku jatuh cinta padamu saat melihat fotomu. Maukah kau menikah denganku?” Kata Michael to the point.

Betapa kagetnya Kira saat melihat Michael memberikan bunga padanya bukan pada Miki. Miki yang kembali sakit hati melarikan diri dari situ. Michael melihat Kira di foto perjodohan yang dibuat bibi, ia pun minta segera ditunangkan dengan Kira.

Kira menceritakan pada Tetsu tentang Miki yang setelah kejadian itu tidak masuk kerja. Tetsu berpikir Miki pasti terkejut dan Kira juga pasti merasa tidak enak. Kira berkata Miki adalah teman pertamanya yang sangat berharga. Dari balik tembok, Michael mengintip mereka. Ia menghapal beberapa kata untuk diungkapkan pada Kira. Tapi sial, saat berbalik yang ada dihadapannya malah tiga anak kecil. “Hai” Kata Michael yang juga dibalas “Hai” oleh anak kecil itu. LOL


Kira bersama Tetsu pergi ke toko aksesoris. Tetsu memilihkannya sebuah kalung perak. Kira menolak, ia beralasan alergi bila memakai barang yang terbuat dari perak. Namun Tetsu tetap memaksa Kira mencobanya, sampai Kira harus mendorongnya. Takut Tetsu curiga, Kira berkata dia lebih suka pakai kalung petikan gitar yang dipakainya ini. Kira pun pergi.

Berjalan di indahnya malam Yokohama, Tetsu memberitahu Kira kalau ia sedang menulis lagu baru. Saat selesai, maukah Kira yang pertama kali mendengarnya? Kira mengiyakannya. Ia lalu bertanya lagu seperti apa. Tetsu menjawab lagu yang mengharapkan pertemuan berikutnya. Tiba-tiba ada kelelawar yang terbang disusul ribuan kelelawar yang kemudian menyerbu mereka. Mata Kira berubah dan ia berusaha melindungi Tetsu. Disaat itulah Tetsu melihat Kira. Ia mundur ketakutan, “Kira-chan” katanya tak menyangka.

Dari jauh Michael melihat mereka sambil tersenyum simpul. Mungkinkah dia yang merencanakan ini?


Setibanya di rumah, Tetsu membuka buku tentang vampire. Ia membaca semua ciri-cirinya. Salah satunya adalah keluarga tak di undang. Ia ingat saat Kira yang tak mau masuk sebelum disuruh masuk. Ia lalu mencocokkan semua ciri-ciri itu pada Kira. Terlebih Kira yang pada saat itu bertanya jika dia vampire apakah Tetsu tetap mencintainya? Tetsu pun semakin yakin Kira adalah vampire.
Di suatu malam, Tetsu mengajak Kira bertemu. Kira berusaha bersikap ceria seperti biasa, namun tidak dengan Tetsu yang tampak menarik diri dari Kira. Ia lalu bertanya tentang kejadian kemarin, dia merasa itu sama seperti saat kematian ayahnya.

“Apa kau menyembunyikan sesuatu dariku?”

“Tidak. Tidak ada. Tidak mungkin, kan?” ucap Kira menyakinkan Tetsu.

Tetsu melepas tangan Kira, ia minta maaf dan pergi meninggalkan Kira. Kira sangat sedih. Sesampainya di rumah, ia memberanikan diri bertanya pada paman.

“Paman. Apakah kau berubah menjadi vampire karena cintamu pada bibi Maria?”

“Tentu saja aku mencintainya, tapi… ”

“Tapi?”

“Aku berubah menjadi vampire karena tak berhasil melarikan diri. Setelah kunyatakan cintaku, dia bilang ingin mengubahku menjadi vampire. Aku mencoba untuk lari tapi tertangkap dan digigit.”

Kira berpikir mungkin paman menyesali dirinya yang sekarang. Dia lalu melihat album Tetsu. Dalam hati ia bertanya kenapa dia dilahirkan sebagai vampire.


Keesokan harinya, ia datang ke rumah Tetsu. Dengan sangat berat hati Kira mengembalikan kalung petikan gitarnya dan menggantungnya di pintu. Ia memutuskan untuk melepas Tetsu. Tak ingin nantinya Tetsu juga menyesal seperti paman.

Dielakang Kira, Michael tengah menelpon seseorang dan berjanji pada orang itu bahwa dia akan membawa “Dia” kembali. Tapi setelah telpon terputus Michael kesal sendiri, bagaimana bisa dia menjadi budak selama lebh dari 700 tahun.

Kira hanya memandangi danau dengan sedih. Miki muncul menyapa Kira. Ia mengatakan tidak ada yang akan membantu Kira mencicipi rotinya kecuali dia. Seperti saat Kira membantu Miki di awal pertemuan mereka, kali ini Miki lah yang mengulurkan tangannya untuk menguatkan Kira.

No comments:

Post a Comment