Vampire in Love part 3 END


Miki pulang bersama Kira. Michael tiba-tiba muncul di Ban Panya, menghadang mereka. Matanya sekilas berubah, ia langsung menarik Kira pergi. Miki pun menahan tangan Kira agar tak dibawa Michael. Namun Michael tiba-tiba memeluk Kira. Miki langsung naik ke punggung Michael hingga Kira lepas. Ingat kalau titik kelemahan vampire ada dikepala mereka, Miki menekan-nekan kepala Michael. Michael seketika menjadi lemas, tapi ia tidak sempat menyelamatkan Kira yang sudah dibawa pergi oleh anak buah vampire jahat.



Michael kemudian sadar. Miki ketakutan, kenapa yang dilakukannya tadi tidak bekerja? Michael berkata saat mengenai titik kelemahannya, Kira hanya luput 1cm. Michael berubah menjadi vampire dan langsung menggigit Miki. Kakek yang tengah minum darah kaget mendengar teriakan Kira. OMG??

Tetsu menemukan kalung Kira di gagang pintunya. Ketika dia masuk, terdengar suara Kira yang berdiri di depan pintu memanggil namanya. Kira tidak bisa masuk sebelum dipersilahkan Tetsu. Tetsu pun mempersilahkannya, seketika itu juga Kira menghilang. Kira memanggil Tetsu lagi, memberikan roti panda yang dibuatnya. Tetsu mengulurkan tangannya hendak menyentuh wajah Kira. Kira menghilang lagi. Semua itu hanya imajinasi Tetsu yang merindukan Kira sampai ia merasa Kira selalu mengikutinya. Tetsu melihat kalung itu. Ia berpikir sejenak dan bayangan Kira kembali terlintas. Tetsu kemudian pergi, ia sadar bahwa seperti apapun Kira, ia masih tetap mencintainya.


Tetsu berlari di tengah malam, sementara itu Kira di suatu tempat tengah terbaring menggunakan gaun merah. Ia mengigau memanggil Tetsu.

Tetsu sampai di Ban Panya. Ia mendapati Kakek disana dengan pakaian yang sudah rapi.
“Orang yang membuatmu mabuk kepayang, hanya akan ada sekali seumur hidup.” Kata kakek.
Tetsu tak mengerti apa yang kakek bicarakan. Dari belakang bibi dan paman muncul. Kakek menyerahkan sebuah pedang pada Tetsu.

Kira tersadar. Anak buah vampire jahat langsung memberitahu kalau Kira sudah sadar.

“Aku sudah lama menunggumu, Kira.” Katanya dalam bahasa mandarin (Vampire jahat tinggalnya di Taiwan jadi pakai bahasa mandarin).

Kira ingat vampire itulah yang membunuh orangtuanya. Dari semua sisi anak buah vampire jahat keluar mengawasi Kira.

“Akhirnya kita bertemu. Malam ini kita akan membuat perayaan. Untuk memulai upacara pernikahan kita!”

“Kau membunuh orangtuaku.” Jawab Kira dalam bahasa mandarin juga.

Si vampire jahat mengatakan dia melakukan itu karena orangtua Kira ingin hidup diantara manusia. Itu tidak mungkin. Kira berkata itu mungkin. Mereka bisa melakukannya.

“Bisa? Berhenti membohongi diri sendiri! Meski kau bisa menyembunyikan identitasmu, saat manusia tahu kau adalah vampire, apa yang akan mereka lakukan? Mereka akan meninggalkanmu, sama seperti pacarmu.” Ucap si vampire.


Dia lalu mendekat pada Kira, berkata kalau Kira mirip sekali dengan Elissa. Kira kaget, Elissa itu adalah neneknya. Si vampire mengangguk. Dulu keluarga vampire mereka hidup dengan damai. Tapi kakek Kira muncul dan mengubah segalanya. Elissa ingin bersama manusia dan meninggalkannya. Tampak lukisan seorang wanita yang menggunakan gaun merah seperti Kira, dialah Elissa, nenek Kira. Si vampire mendekat dan hendak menggigit Kira, tapi tiba-tiba terdengar suara Tetsu. Ya Tetsu datang bersama bibi dan juga paman. Woww.. gaya bibi keren banget. Pakai gaun tapi bawa pistol yang super besar gitu. Sedangkan paman bawa tongkat baseball, karena dulu waktu jadi manusia paman adalah seorang pemain baseball yang handal. Prokk.. prokk.. prokk


Paman dan bibi melawan pasukan vampire jahat. Dengan sekali tembakan bawang dari bibi, Tetsu berhasil membawa Kira keluar. Tapi si vampire jahat kembali menghadang mereka. Tetsu dengan berani melawan menggunakan pedang yang diberi kakek. Tetsu tentu saja bukan tandingan si vampire jahat. Namun tak hilang akal, Tetsu memegang kaki si vampire agar tak menyentuh Kira. Si vampire pun mengamuk, ia mencekik leher Tetsu sampai Tetsu terangkat.

Diam-diam Kira mengambil pedang yang tergeletak di tanah.

“Tunggu! Baiklah, aku akan menikahimu.” Ujar Kira.

“Dengar itu. Dia milikku.” Kata vampire lalu melempar Tetsu.

Tetsu yang tidak tahu maksud Kira mencoba menghentikan Kira yang mulai mendekati si vampire dan begitu si vampire hendak mencium Kira, Kira langsung menancapkan pedangnya. Sontak si vampire terjatuh. Ia berusaha meraih Kira, namun perlahan dirinya musnah menjadi debu. Kira berlari dalam pelukan Tetsu. Tetsu berjanji ia takkan pernah melepaskan Kira.


Musik pernikahan mengalun mengiringi mempelai yang sudah bersiap. Tapi mereka bukanlah Kira dan Tetsu melainkan pasangan vampire baru, Miki dan Michael. Dengan konsep yang sangat sederhana, akhirnya mereka resmi menikah, persis seperti impian Miki. Yeyyyy… Sweet bangett.

Tinggalah Kira dan Tetsu berdua. Kira ikut senang akhirnya Miki bisa bersama dengan orang yang dicintainya. Ia juga sangat bahagia saat tiba-tiba Tetsu datang menyelamatkannya. Saat itu Tetsu memutuskan bersedia menjadi vampire demi Kira. Dia ingin selalu melindungi Kira. Tapi, Kira berkata dia tidak bisa. Walaupun dia sangat mencintai Tetsu, ia tahu kalau Tetsu membenci vampire. Tetsu menggengam tangan Kira, bersama Kira itu sudah cukup baginya. Dia akan menjadi vampire yang paling baik di dunia. Kira tersenyum, and finally they kiss till sleep together.

Kira mengecup pipi Tetsu yang tertidur. Dalam senyum dan wajah yang sedih, ia berterima kasih pada Tetsu kemudian menempelkan kepalanya, menghapus ingatan Tetsu tentang dirinya. Kira memutuskan melakukan itu karena ia tak mau mengubah Tetsu menjadi vampire, hal yang paling dibencinya. Walaupun untuk itu Kira juga harus bersedia kehilangan Tetsu.


Waktu pun berlalu. Kakek senantiasa bersama dengan radio kecilnya. Paman yang mencoba mengecilkan suara radio itu agar tak mengganggu tidur kakek malah dihetikan kakek yang ternyata masih mendengarkan. Lalu bagaimana dengan Kira? Kira mengisi hari-harinya dengan membuat roti. Bibi yang sedih melihatnya bertanya, kenapa Kira melepaskan Tetsu, bukankah Kira sangat mencintainya? Lagipula Tetsu bersedia menjadi vampire, kenapa Kira memilih menghapus ingatannya? Kira mengatakan dia senang mendengar Tetsu berkata begitu. Dan mengalihkan pembicaraan ke impiannya membuka Ban Panya kedua di Taiwan.

Di beranda, paman dan kakek asyik mendengarkan penyiar radio yang hari ini akan menyiarkan pertunjukan langsung dari seorang penyanyi populer. Bibi datang dengan sekeranjang roti tepat saat terdengar suara Tetsu di radio. Tetsu lah penyanyi populer itu.


“Aku kembali ke Yokohama setelah satu tahun. Aku senang bisa mengadakan konser disini lagi.”

Paman, bibi, dan juga kakek, tak menyangka itu adalah Tetsu. Dia kini tengah bersama penyiar radio itu. Penyiar memintanya menceritakan kisah dibalik lagu barunya ini. Dan terdengarlah teriakan serta tepuk tangan meriah fansnya yang sudah tidak sabar.

Bibi berlari kegirangan menghampiri Kira. Ia menyuruh Kira segera pergi ke balai music Hakari. Ada hal penting! Tak hanya bibi yang antusias, di halaman, paman sudah menyiapkan sepeda agar Kira segera pergi dengan alasan mengantar roti kesana.

“Kira. Sejujurnya, mengenai berubah menjadi vampire, tak pernah sedikitpun aku menyesalinya. Tinggal bersama Maria-chan, Kira, dan juga kakek, membuatku bahagia. Aku lelaki yang paling bahagia di dunia. Baik, cepat pergi.” Kata paman menyemengati.

Kira yang tak tahu apa-apa menurut saja, ia juga semangat melihat betapa semangatnya keluarga kecilnya itu.


Tetsu sudah bersiap membawakan lagunya. Ia bercerita bahwa lagunya ini diciptakan dari perasaannya yang sesungguhnya.

“Apa kalian telah bertemu dengan seseorang yang berarti dalam hidup kalian?” Tanya Tetsu

Semua langsung berteriak “Tetsu”. Kira yang sudah berada di tempat itu kaget saat mendengar nama Tetsu ditambah orang yang tengah berdiri di panggung itu adalah Tetsu.

“Sebenarnya, ada seorang gadis yang tak bisa kulupakan meski kami tak pernah bertemu. Setiap malam dia datang ke mimpiku. Benar-benar setiap malam. Mungkin aku tidak waras, tapi aku yakin gadis itu ada diluar sana, dan kami akan bertemu suatu saat nanti.”

“Kamu akan bertemu dengannya!” fans Tetsu memberikan semangat.

“Aku mengubah kisahnya dalam sebuah lagu. Dengarkanlah.”

Tetsu mulai bernyanyi dengan suara merdunya. Ia masih belum melihat Kira yang berdiri dibalik penonton lainnya. Ia benar-benar bernyanyi seakan berharap setelah ini ia bisa bertemu dengan orang itu.

Betapa terkejutnya Kira saat mendengar lirik-lirik dalam lagunya.

“Memanggilmu. Memanggilmu. Bintang yang kau berikan padaku, masih bersinar di pergelangan tanganku. Aku terus memakainya, takut kehilangannya. Kau masih menjadi orang yang paling kucintai. Memanggilmu. Memanggilmu. Bahkan jika suaraku tidak mampu mencapaimu, aku akan terus bernyanyi. Aku percaya bahwa suatu hari kelak aku akan bertemu denganmu.”


Kira pindah agar bisa melihat Tetsu lebih dekat. Sekuat tenaga ia menahan air matanya. Saat Tetsu melihat kedepan, detik itu juga ia mampu melihat Kira yang berdiri lurus di hadapannya.

“Apakah itu benar-benar dirimu? Kau memang benar-benar ada. Tak kusangka akan bertemu disini.” Ucap Tetsu tak percaya.


Kira tersenyum namun ia langsung berlari keluar. Ia merasakan kembali hatinya yang berdegup kencang. Suara Tetsu mengalihkan perhatiannya.

“Kaulah orangnya. Yang datang di mimpiku. Kau juga merasakannya, kan? Karena itu kau datang ke sini.”

Kira berkaca-kaca, masih membelakangi Tetsu. Ia ingat betul kalau sudah menghapus ingatan Tetsu. Baru kali ini kemampuannya tidak bekerja. Tetsu tak mengerti apa yang dibicarakan Kira dan air mata Kira menetes saat Tetsu menanyakan namanya, membuktikan ingatan Tetsu yang telah terhapus.

Kira berbalik, “Kira. Tan Kira.”

“Senang bertemu denganmu.”

“Senag bertemu denganmu.” Balas Kira.

THE END


Yeyyy, selesai juga akhirnya buat recap film ini. Sedih banget pas ngederin Tetsu nyanyi. Buat kita ngebayangin kalau kita ada di posisi Tetsu, berharap ketemu orang yang bahkan selalu muncul di mimpi. Apalagi lagu n liriknya ngena banget, merefleksikan kenangan-kenangan mereka. Cukup puas deh sama film ini meskipun endingnya kurang happy, menurut Delli sih. Harapannya mereka gk sekedar ketemu gtu aja, mungkin bsa lanjut kyk Miki-Michael. Btw, balik lagi ke Tetsu, pantes aja suaranya bagus ternyata Totsuka Shota ini penyanyi beneran. 

4 comments:

  1. Awal eps. Aku pikir tetsu udh jadi penyanyi terkenal.. Ehh,, ~ masih culun lagi. haha.. Dan eps.terakhir . Aku suka,, ahhkk. So sweeet.. Oh y,Aku kok ngerasa picnya kurang banyak ya.. tapi,thanks recap sinopsysnya. Semamgat! :-D

    ReplyDelete
  2. Ntar diperbanyak deh gmbarnya..
    Thanks akassya

    ReplyDelete
  3. ih seru bget ...
    Thank's ya udah buatin sinop nya 😍

    ReplyDelete
  4. Kerennn... Filmx romantic pake bngettt 😍
    Thanks sinopx yaaa

    ReplyDelete