July 29, 2016

Sinopsis A Girl & Three Sweethearts Episode 3 - 1

July 29, 2016 13 Comments

Sakurai memulai hari-harinya dengan penuh semangat. Melayani setiap pelanggan yang hari ini sangat ramai dan hampir semuanya memesan omelette humburger.

Disaat itu terdengar suara Nobuyuki yang menceritakan pada seseorang tentang Shibasaki bersaudara. Ia berkata kalau orang itu bertanya pada orang yang tepat, karena dia tahu seluk-beluk mereka.

July 28, 2016

Love Myself or You Episode 12 - 2

July 28, 2016 0 Comments

Saat jam istirahat makan siang, Kai Qi request menu pada Da Zhi yang bertugas hari ini. Tapi yang Kai Qi minta adalah ayam goreng, cumi goreng, kentang goreng, tempura, pokoknya semua digoreng. Walau heran Da Zhi menuruti semuanya. Dan setelah Da Zhi pergi Kai Qi nampak tersenyum memandang Ah Jie.

July 27, 2016

Sinopsis A Girl & Three Sweethearts Episode 2 - 2

July 27, 2016 7 Comments

Sakurai tidak tahu kenapa ia menyukai Chiaki. Ia lalu bertanya apa Kanata ingin mendengar pujian tertentu? Kanata menjawab tidak. Tapi bagi Sakurai daripada cantik atau lucu dia suka kalau orang lain bilang dia “keren”. Disaat dia kehilangan pekerjaan Chiaki datang memberinya kesempatan untuk berubah. Awalnya dia juga tak percaya diri tapi dia berharap Chiaki akan berpikir dia kawaii. Kanata terus saja memandang Sakurai, namun saat Sakurai melihatnya ia segera mengalihkan pandangan. Kanata pergi dan mengingatkan Sakurai untuk membersihkan dapur. Sakurai ingin protes tapi rasa bahagianya mengurungkannya melakukan itu.

[Sinopsis] Bake Me Love Episode 6 - 2 END

July 27, 2016 3 Comments

Malamnya, Mielle langsung melabrak Kim. Ia menuduh Kim yang katanya akan memulihkan café kembali, tapi nyatanya Kim mencoba untuk menggantikan dirinya dengan chef baru. Kim tak mengerti apa yang Mielle bicarakan. Mielle lantas memberitahunya tentang file yang berisi profil para chef itu. Kim mencoba menjelaskan bahwa ini tak seperti apa yang Mielle pikirkan. Mielle benar tentang file itu tapi Mielle salah tentang dia yang mencoba menggantikan Mielle.

“Ha, benarkah? Lalu kenapa kau melingkari chef yang kau sukai?”

“Aku bukan orang yang melakukannya. P’Shane, manager hotel yang melakukan itu”

[Sinopsis] Bake Me Love Episode 6 - 1

July 27, 2016 0 Comments

Tampak kecewa dengan Mielle yang mengatakan dirinya benar hanya seorang assistan manager, Kim tak bisa berbuat apa-apa untuk mencegah San. Tapi ia memperingatkan San untuk berhati-hati karena di hotel ini penuh dengan CCTV. Masih dengan tatapan bencinya pada San, Lita lalu mengajak Kim pergi.

July 22, 2016

Sinopsis A Girl & Three Sweethearts Episode 2 - 1

July 22, 2016 3 Comments

Sambil memutar lagu galau, Sakurai kembali teringat awal pertemuannya dengan Chiaki hingga ia melihat Chiaki bersama seorang wanita masuk ke gedung pernikahan tadi. Ia kembali ke restoran tanpa semangat dan mengeluarkan asparagus yang tidak ada dalam daftar belanjaan. “Dia hanya seperti asparagus. Langsing, tinggi, dan ramping” gumam Sakurai. Kanata tak mengerti apa maksud Sakurai. Sakurai mengatakan itu adalah tunangan Chiaki. Tentu saja Chiaki memiliki tunangan dan akan mengenalkan padanya segera. Sakurai ngomong sendiri sedangkan Kanata hanya diam bekerja. Ketika Chiaki datang bersama wanita tadi, Sakurai cepat-cepat bersembunyi tapi masih bisa dilihat oleh Chiaki.

July 21, 2016

[Sinopsis] Bake Me Love Episode 5 - 2

July 21, 2016 2 Comments

Lita mengajak Kim ke café biasa. Ia bertanya cemburu kenapa akhir-akhir ini Kim jadi fokus ke café-nya Mielle. Kim berkata itu karena manager menugaskannya karena ada sedikit masalah. Seseorang mencoba merusak reputasi café yang berarti juga merusak reputasi hotel. Dia juga tak tahu ini berlangsung sampai kapan, mungkin sampai café mendapatkan reputasinya kembali. Lita mengeluh kesal kalau ia melihat banyak pelanggan yang kembali berdatangan, ia juga melihat video Kim. Orang-orang terus menshare di akun facebook nya.

July 19, 2016

Sinopsis A Girl & Three Sweethearts Episode 1 - 2

July 19, 2016 2 Comments

Sakurai kesal luar biasa diremehkan oleh Kanata. Saat ia menulis sesuatu di buku catatannya, Wakaba tiba-tiba menelepon menanyakan emoji love yang ditulis Sakurai di instagram. Apa ada kemajuan?

“Aku tidak punya waktu untuk itu sekarang. Aku punya musuh yang harus kukalahkan”

“Musuh?”

“Adiknya buruk. Dia berprasangka buruk dan sombong”

July 18, 2016

Sinopsis A Girl & Three Sweethearts Episode 1 - 1

July 18, 2016 4 Comments

Episode 1


Tampak sebuah boneka pengantin wanita berjalan menghampiri boneka pengantin pria dengan bentuk wajah mereka yang dibuat seperti berciuman.Seorang gadis yang meletakkan boneka itu di kue tart yang baru ia buat juga mengikuti pose ciuman ala bonekanya. Gadis itu bernama Sakurai Misaki (Mirei Kiritani). Ia sangat lega sudah bersusah payah menyelesaikan kue tart itu. Jam menunujukkan pukul setengah sembilan pagi, karena terlambat ia segera mematikan music playernya dan bergegas pergi.

July 17, 2016

[Sinopsis] Bake Me Love Episode 4

July 17, 2016 1 Comments

Saking kesalnya dengan Kim, Mielle langsung melepas apron dan pergi begitu saja lalu mengajak San yang ada di bawah pergi nonton.

“Apa mereka dekat?” tanya Kim penasaran.

“Tidak. San yang mengikutinya setiap hari” jawab Ake.

July 14, 2016

[Sinopsis] Bake Me Love episode 3 - 2

July 14, 2016 0 Comments

Karena permintaan ibunya, jadilah Mielle mondar-mondar gelisah di depan rumah Kim. Ia gengsi untuk minta tolong tapi ia juga takut kena amukan ibunya kalau sampai tak berhasil mengajak Kim. Tak lama Kim datang dari belakang mengejutkannya. Mielle yang kepergok lantas berbohong kalau dia tidak ingin memencet bel ataupun mengetuk pintu. Kim tahu pasti ada sesuatu yang Mielle ingin katakan, katakan saja padanya, Mielle tak perlu takut untuk menatap wajahnya. “Tidak. Aku tidak takut. Tapi aku.. aku.. Tidak ada yang ingin kukatakan padamu” Ucap Mielle ragu. Kim lalu menyuruhnya minggir jika memang tak ada yang ingin dikatakan, dan sebelum Kim masuk Mielle cepat cepat mengatakan apa yang ibunya pinta tanpa menatap Kim.

July 13, 2016

[Sinopsis] Bake Me Love Episode 3 - 1

July 13, 2016 1 Comments

Mielle tertidur di rumah Kim. Disaat itulah Kim baru bisa melihat wajah damai Mielle yang kelihatan imut jika diam seperti itu. Perlahan Mielle membuka matanya dan betapa kagetnya saat melihat Kim sudah berdiri dihadapannya apalagi sekarang ia berada di rumah Kim. Ia jadi cemas takut diapain-apain, tapi Kim menjelaskan kalau tadi Mielle kedinginan jadi dia menolong Mielle.

“Kamu seharusnya berterima kasih padaku bukan meneriakiku. Jika aku memang ingin melakukan yang tidak-tidak padamu, kamu tidak akan berpakaian seperti ini” Ucap Kim menjelaskan, tapi sambil terus menggoda Mielle.

July 4, 2016

Love Myself Or You Episode 12 - 1

July 04, 2016 8 Comments

Setelah mendapatkan hadih uang tunai itu mereka langsung pergi ke showroom untuk membeli motor baru. Hao Wei tertarik pada motor yang modelnya hampir sama dengan motor Kai Qi dulu, namun lebih cantik. Kai Qi setuju dan ia memilih warna putih.


Ah Jie tengah menyiram tanaman saat Kai Qi sampai di restoran dengan mengendarai motor barunya. Ah Jie menghampirinya menanyakan motor itu. Dengan raut wajah bahagia Kai Qi mengatakan kalau Ah Jie jelas tidak bisa menebaknya, dia saja bahkan tak percaya. Dia lalu memberitahu saat mereka pergi ke pantai dan melewati menara lonceng, mereka dinobatkan sebagai pasangan yang ke-520 yang melewati menara itu dan disuruh memilih undian. Beruntung, dia mendapat NT$50.000 makanya dia membeli motor ini. “Kamu tahu, aku belum pernah menang undian. Aku tidak pernah berpikir aku akan mendapat hadiah besar. Apakah aku, Du Kai Qi, akan mendapatkan keberuntungan mulai sekarang?” Ujar Kai Qi senang.

Ah Jie sebenarnya ikut senang, tapi ia jadi bete mendengar Kai Qi yang mengatakan ia dan Hao Wei pasangan. Kai Qi yang sudah berjalan menuju restoran tiba-tiba ingat kalau tadi Ah Jie ingin mengatakan sesuatu padanya. Apa itu? “Apakah masih penting?” Jawab Ah Jie ketus mengabaikan Kai Qi.


Saat Bao Zhu selesai berganti pakaian Kai Qi langsung memberikan kunci motor itu padanya. Bao Zhu berpikir kalau Da Zhi sudah memperbaikinya tapi Kai Qi mengatakan kalau ia menang undian jadi ia beli yang baru. Mulai sekarang dia akan menggunakan yang lama dan Bao Zhu menggunakan yang baru. Bao Zhu tidak mau menerimanya, jika itu dia maka dia juga akan meminjamkan Da Zhi, lagipula dia tidak biasa mengendarai motor. Kai Qi tetap memaksa memberikan kunci motor itu pada Bao Zhu. Saat Kai Qi sedang ganti pakaian, Bao Zhu meninggalkan kunci motornya di meja.

Kai Qi membagi tugas atas pesanan yang dibacakan Le Xuan. Namun Ah Jie malah menukar tugasnya dengan Xiao Shu. Kai Qi menatapnya heran, terlebih lagi semua yang ia perintahkan pada Da Zhi malah langsung diambil alih olehnya untuk dikerjakan tanpa bicara sama sekali. “Hey, apa yang kamu lakukan? Apa kamu salah minum obat?” Tegur Kai Qi. Ah Jie tak menanggapinya, ia langsung mengerjakan tugas Xiao Shu. Mereka pun bertanya-tanya ada apa dengan Ah Jie hari ini.


Begitu waktunya pulang, Ah Jie langsung buru-buru keluar mengabaikan Kai Qi yang berteriak memanggilnya. Kai Qi menghentikan Ah Jie sebelum ia masuk mobil.

“Ada apa denganmu hari ini?”

“Apa maksudmu?” jawab Ah Jie dingin.

“Kenapa kamu membuat ulah?”

“Tidak. Aku hanya melakukan pekerjaanku. Atau kamu lebih suka melihat orang bercanda di dapur?”
 
Kai Qi tak habis pikir dengan sikap Ah Jie yang baginya sangat menyakitkan. “Meyakitkan? Apa maksudmu dengan menyakitkan? Jika aku tidak senang, itu menyakitkan? Apakah aku tidak boleh emosi?” ia langsung menyuruh Kai Qi minggir, waktunya sudah habis untuk bicara dengan Kai Qi.

Setibanya di rumah, Kai Qi ingin berbicara dengan Ah Jie, tapi yang ada hanya Da Zhi dirumah. Da Zhi memberitahu bahwa Ah Jie pergi katanya ingin melihat pemandangan malam. Kai Qi pun tahu kemana perginya Ah Jie dan meminta tolong Da Zhi untuk menjaga Xiao Yi.


Ketika sampai di tepi danau tempat Kai Qi biasa menghabiskan waktu saat bad mood, Ah Jie langsung membuka bagasi mobilnya yang penuh dengan balon yang sudah ia persiapkan untuk Kai Qi. “Aku kehabisan waktu. Hari ini, aku ingin menjelaskan padamu” ia memegang balon-balon itu dan terlintas kenangan-kenangan mereka saat Kai Qi mulai percaya padanya, melihat kembang api bersama, juga senyuman Kai Qi saat dia menghiburnya. Ah Jie mngurungkan niatnya untuk melepas balon itu “Du Kai Qi. Aku pergi. Aku menyukaimu. Aku akan pergi tapi aku menyukaimu”. Seakan sudah mengatakan semua isi hatinya, Ah Jie pun bersiap melepas balon itu tepat saat Kai Qi datang.

Kai Qi masih tak mengerti dengan Ah Jie hari ini, tapi Ah Jie langsung melepas balon itu ke udara. Ia mengomeli Ah Jie, jika Ah Jie menganggapnya teman, katakan padanya dengan jela s. Mengapa Ah Jie marah dan menyimpannya dalam hati? Dengan nada lirih Ah Jie menjawab karena Kai Qi tidak menepati janjinya untuk pergi mengambil barang Da Zhi dan malah pergi dengan Hao Wei. Ia tahu itu masalah sepele tapi Kai Qi sudah berjanji duluan padanya.


Kai Qi menghentikan Ah Jie yang ingin pulang “Sebenarnya kamu kecewa karena apa? Bukankah kak Bao Zhu sudah pergi?”

“Kamu seharusnya menyelesaikan apa yang sudah kamu janjikan. Kamu bilang aku diam-diam berkencan, tapi itu kamu. Kamu yang diam-diam melakukannya dan diam-diam mulai pacaran. Kamu tersenyum setiap kali dia datang. Kamu pergi hanya dengan satu panggilan telepon. Satu menit kamu berjanji padaku, dan kemudian kamu melupakannya. Di hatimu, apa artinya aku?”

“Apa yang sedang kamu bicarakan? Lalu apa artinya usahaku? Bukankah kamu mengatakan padaku untuk berusaha dan menyelesaikan kesalahpahaman? Bukankah kamu mengatakan padaku untuk minta maaf dan lebih berinteraksi dengan orang lain? Aku berusaha keras melakukan hal ini, namun kamu membuatku gila”

“Kamu benar. Aku mengatakan semua itu. Aku yang mengatakan agar kamu membuka hatimu dan menjernihkan kesalahpahaman. Aku jadi gila ketika aku mengatakan padamu untuk mencarinya. Aku bahkan punya sesuatu yang lebih gila”


Ah Jie langsung mendekat dan menarik Kai Qi lalu menciumnya. Kai Qi terkejut tapi ia juga membalas ciuman Ah Jie. Sadar dengan apa yang dilakukannya ia langsung memukul Ah Jie dan pergi dari situ. Ah Jie tersenyum senang melihat Kai Qi.


Sementara itu Young Qian yang belum pulang melamun sedih di ruangannya. Meskipun begitu ia tahu saat Le Xuan masuk dan bertanya kenapa Le Xuan belum pulang. “Akulah yang seharusnya bertanya padamu, kenapa kamu bersembunyi disana membuat orang lain takut?” Young Qian jadi senang ternyata masih ada yang peduli dengannya. Ia mengeluhkan setiap orang yang mendapat coklat. Bahkan Xiao Shu pun dapat. Tapi dia, yang selalu peduli pada karyawannya, kepala koki yang berempati dan hebat, dia tidak melihat satupun kardus coklat. Hah? Maunya sekardus?

Le Xuan pun jadi terbawa kesedihan Young Qian “Aku juga. Hari ini, aku memberikan parfum pada Ah Jie, dan mengungkapkan perasaanku padanya” Young Qian jadi kaget, bukankah ini terlalu kasar? Le Xuan secara langsung memberinya kalimat mematikan. “Tapi, aku ditolak” Young Qian langsung semangat kembali.

“Aku tahu ada orang lain di dalam hatinya. Tapi setiap kali aku melihatnya tersenyum, aku merasa bahagia. Aku ingin menghabiskan waktu bersamanya, tapi dia bilang padaku jangan membuang-buang waktu untuknya. Bagaimana bisa menyukai seseorang itu membuang-buang waktu?” Le Xuan tiba-tiba bersandar pada Young Qian yang duduk di sebelahnya dan tanpa ragu Young Qian merangkulnya. Young Qian lalu memberitahu bahwa ada sebuah kuil yang bisa menyelesaikan masalah hati. Perasaan orangtuanya dulu tidak baik, tapi setelah mereka mengunjungi kuil itu mereka tidak pernah bermasalah lagi. “Jangan menyusahkan dirimu sendiri, cepat cari pria idamanmu!” Ujar Young Qian menyemangati tapi di dalamnya hatinya dia berkata kalau pria itu adalah dirinya. Hahaha


Begitu tiba di rumah, Kai Qi lalu menuju kulkas dan mengambil air. Ia sampai menutup pintu kulkas itu dengan kakinya dan langsung menenggak setengah botol air. Ia masih syok dengan ciuman mereka tadi. Tak lama bel rumah berbunyi dan saat Kai Qi membuka pintu hadiah Ah Jie sudah terletak manis disana. Kai Qi tersenyum melihat isinya dan mencari orang yang mengirim itu, Ah Jie langsung cepat-cepat bersembunyi di balik tembok. Kai Qi mengernyit sakit di bibirnya saat akan memakan biskuit itu dan Ah Jie juga meresakan hal yang sama saat ia ingin minum.


Esok paginya di restoran, mereka berdua terkejut melihat satu sama lain menggunakan masker untuk menutupi luka di bibir mereka. Suasana jadi canggung, Ah Jie akan menjelaskan kejadian kemarin tapi Kai Qi keburu mengomel duluan “Aku merasa bersalah pada gadis yang ingin kamu sayang. Pria paling buruk!” ia lalu menyemproti Ah Jie air sampai basah kuyup.


Xiao Qiang dan Xiao Li pun kode-kode bergosip tentang mereka. Xiao Li sengaja mengambil pesanan untuk mengorek informasi. Tepat disaat itu ia melihat tangan Kai Qi dan Ah Jie tak sengaja bersentuhan saat mengambil pan. Begitu Linda datang, ia langsung menyuruh Linda melihat keduanya, karena Linda tidak tahu apa-apa Xiao Li ingin menyebarkan gossip padanya tapi tidak jadi saat melihat Bao Zhu sudah berdiri disampingnya.


Da Zhi dan Xiao Shu turut memperhatikan sikap aneh mereka, saat Ah Jie mencicipi masakan, Xiao Shu pun menyadari ada sesuatu di bibir Ah Jie. Ia langsung berlari untuk melihatnya “Hey apa ini?” Da Zhi yang penasaran juga ikut nimbrung dan memaksa Ah Jie memperlihatkannya. “Hey, itu tidak ada disana kemarin. Siapa wanita liar itu?” tanya Da Zhi curiga. Kai Qi yang mengintip langsung bersembunyi takut. Ah Jie lantas membantah ia hanya menabrak sesuatu kemarin. Tapi Da Zhi tetap yakin, untunglah Le Xuan datang menyelamatkan Ah Jie dengan menyuruh Da Zhi cepat menyiapkan pesanan. Kai Qi jadi gelisah mondar-mandir tak jelas.


Hao Wei berkunjung ke restoran dan disambut dengan gaya centil Xiao Li. Xiao Li lalu memberitahu pesanan Hao Wei yaitu hati bebek buah berry, bisakah Kai Qi membuatnya? Kai Qi mengiyakannya tapi Ah Jie yang cemburu tak membiarkan Kai Qi membuatnya, apalagi pesanan Hao Wei adalah menu di kompetisi mereka waktu itu. Lagi-lagi hal ini membuat Da Zhi dan Xiao Shu berpikir penasaran ada apa dengan mereka.


Saking cemburunya Ah Jie sampai tak mngijinkan Kai Qi yang mengantar pesanan itu. Ia juga meperingatkan Hao Wei agar tak memesan makanan yang tidak ada di menu. Koki disini tidak hanya melayani dirinya. Kai Qi langsung memanggil Ah Jie keras hingga pengunjung restoran menoleh padanya. Ah Jie langsung pergi begitu saja.

Hao Wei bertanya heran kenapa Kai Qi pakai masker. Dia menebak apa sakit? atau…? Kai Qi berkata tidak ada apa-apa, dia hanya menabrak orang gila! Tapi Hao Wei juga merasa ada yang aneh diantara mereka.

July 3, 2016

Yankee-kun to Megane-chan Episode 7 - 1

July 03, 2016 1 Comments

Memasuki bulan Juni, pak Sakai mengumumkan akan adanya kamp belajar untuk test akademik mendatang. Semuanya langsung mengeluh. Pak sakai lalu membagikan buku catatan kamp pada mereka. Kamp akan berlangsung selama dua hari tiga malam, tidak ada TV dan video game, mereka hanya khusus untuk belajar dan saling membantu kesulitan satu sama lain. Semua siswa juga harus ikut tidak ada pengecualian. Di buku itu juga tertulis kalau mereka boleh membawa apel dan pisang sebagai persediaan, batas uang saku tidak boleh lebih dari 3000 yen, dan bagi siapa yang mabuk darat harus melapor terlebih dahulu. Hana sangat senang tapi Daichi malah tidak suka sama sekali.

[Sinopsis] Bake Me Love Episode 2 - 2

July 03, 2016 3 Comments

San dan Ake makan di sebuah restoran Jepang yang bernama Yayoi. Restoran ini tuh ada di setiap series, di My Lil Boy n Puppy Honey juga ada, mungkin promosi kali ya. Nah, disana mereka bicara serius tentang hubungan mereka yang membuat Ake khawatir akan Mielle, karena sebelumnya San dekat dengan Mielle. San jujur mengakui Mielle orang yang baik, tapi dia tidak tahu kenapa saat dia bertemu Ake sinyal di dirinya malah tersetel untuk Ake. Ake tersenyum, memangnya mereka channel televisi? Mereka tertawa bersama, sampai San memuji Ake yang sungguh mempesona saat bercanda seperti itu. Mielle dan Rose kebetulan juga akan makan di restoran itu dan ikut bergabung dengan mereka. Ake yang tadinya biasa-biasa saja, jadi canggung begitu Mielle datang.

July 1, 2016

[Sinopsis] Bake Me Love Episode 2 - 1

July 01, 2016 0 Comments

Setelah ciuman tak sengaja itu, Mielle langsung melepaskan dirinya dari Kim. Mereka saling diam canggung. Saat Kim berusaha menjelaskan Mielle cepat-cepat masuk ke rumahnya. Kertas yang tadi mereka perebutkan jatuh ke lantai dan diambil oleh Kim. Ternyata isinya adalah umpatan yang mengatainya arogan sialan, berkelakuan buruk, dan bermulut busuk. Kim tertawa membacanya. Sementara itu Mielle menggerutu kesal dengan kejadian tadi, tapi anehnya ia sedikit tersenyum dan begitu sadar dengan tingkahnya ini ia balik kesal lagi “Ciuman pertamaku..” ia langsung mengusap-ngusap bibirnya.