July 27, 2016

Sinopsis A Girl & Three Sweethearts Episode 2 - 2


Sakurai tidak tahu kenapa ia menyukai Chiaki. Ia lalu bertanya apa Kanata ingin mendengar pujian tertentu? Kanata menjawab tidak. Tapi bagi Sakurai daripada cantik atau lucu dia suka kalau orang lain bilang dia “keren”. Disaat dia kehilangan pekerjaan Chiaki datang memberinya kesempatan untuk berubah. Awalnya dia juga tak percaya diri tapi dia berharap Chiaki akan berpikir dia kawaii. Kanata terus saja memandang Sakurai, namun saat Sakurai melihatnya ia segera mengalihkan pandangan. Kanata pergi dan mengingatkan Sakurai untuk membersihkan dapur. Sakurai ingin protes tapi rasa bahagianya mengurungkannya melakukan itu.



Hari pernikahan Keigo dan Riko pun tiba. Orang-orang turut memeriahkan acara itu, tak ketinggalan juga Nobuyuki yang sibuk berkeliling dengan kotak yang dibawanya. Semua orang harus mengambil kertas didalamnya dan entah apa maksudnya Kanata mendapatkan nomor tujuh. Kaede menghampiri Kanata untuk mengucapkan terima kasih karena semua orang menyukai masakannya. Namun dengan ketus Kanata berkata ia tidak melakukannya untuk Kaede.


Chiaki menemui Sakurai di dapur untuk melihat wedding cake nya. Wedding cake nya tak terlihat, namun dari ekspresi terkejut Chiaki sudah jelas kalau cake nya luar biasa. Chiaki yang bertugas sebagai MC segera mengumumkan bahwa wedding cake nya sudah siap dan taraaaa keluarlah wedding cake bertingkat yang memang sangat cantik dan langsung disambut tepuk tangan meriah. Suasana bertambah meriah saat Chiaki memperkenalkan Sakurai sebagai patissier yang telah membuat wedding cake itu. Sakurai tersenyum bangga melihat banyak orang yang suka dengan hasil buatannya. Dan dari jauh Kaede memperhatikan Chiaki yang tersenyum menatap Sakurai.


Sakurai sudah menyiapkan bagian cake yang paling enak untuk Chiaki. Dengan penuh semangat ia menggambar love sebagai hiasan. Sementara Kanata hanya memandanginya aneh.


Acara yang paling ditunggu-tunggu para wanita akhirnya tiba, melempar bouqet. Bouqet itu tepat jatuh ke tangan Kaede. Semua bertepuk tangan untuknya. Nobuyuki langsung menghampirinya dan menanyakan dengan siapa Kaede akan menikah. Tanpa ragu ia berkata akan memilih Chiaki. Hu… hu.. semua bersorak heboh. Chiaki tak terlalu menanggapi dan memilih membacakan acara yang selanjutnya.


Sakurai ingin mengantarkan cake itu pada Chiaki. Namun ia malah melihat Kaede tengah berdua bersama Chiaki. Kaede protes atas respon Chiaki tadi, tapi Chiaki berkata apa Kaede mengharapkannya berlutut? Dan tepat saat itu Kaede melihat Sakurai berdiri di balik tembok. Kaede langsung memanggil Chiaki dan tiba-tiba menciumnya. OMG, apa Kaede sengaja melakukannya agar Sakurai melihat?


Chiaki sangat terkejut. Kaede serius dengan ajakannya menikah tadi dan saat mendengar suara piring pecah dari arah Sakurai ia tiba-tiba berkata hanya bercanda dan langsung pergi begitu saja. Sedangakan di atas balkon Kanata berdiri melihat mereka dan turun melihat cake Sakurai yang jatuh berantakan.


Sakurai memandang sedih kearah Kaede yang menghibur para undangan dengan bermain piano. Ia sampai tak sadar kalau dirinya terpilih menjadi pasangan Nobuyuki untuk bermain. Ternyata mereka menampilkan pertunjukan komedi tradisional jepang dengan dandanan yang lucu. Walaupun tak semangat tapi Sakurai tetap melakukannya dengan baik dan sukses membuat semua orang tertawa. Hanya Kanata yang diam membisu karena ia tahu perasaan sedih Sakurai yang sebenarnya dan semua yang dilakukan Sakurai ini demi Chiaki.


Setelah pertunjukkan itu selesai, Nobuyuki dan Kaede memuji penampilan bagus Sakurai. Tak lama Chiaki datang dan ikut memuji Sakurai sebagai gadis paling lucu yang pernah dia lihat. Saat dia ingin menghampiri Sakurai, Sakurai menghindar dengan alasan mendapat telepon dari rumah. Kaede langsung menahan Chiaki yang ingin mengejar Sakurai dan mengajaknya berfoto.


Orang-orang tertawa melihat Sakurai yang baru keluar. Chiaki terus mencari Sakurai kemana-mana. Kanata lah yang menemukan Sakurai tengah menyendiri di balkon. Sakurai berpura-pura tidak sedih tapi Kanata tahu Sakurai berusaha menutupi kesedihannya lalu mengajaknya pergi. Chiaki sampai di balkon tapi mereka sudah pergi dan Nobuyuki memberitahu kalau Kanata dan Sakurai mungkin pergi ke restoran.


Chiaki langsung mencari mereka ke restoran, tapi mereka juga tidak ada. Tiba-tiba telepon bordering. Yang menelpon adalah seorang wanita yang menanyakan Takumi. Chiaki kaget begitu mendengar nama Takumi dan ia langsung menutup teleponnya. Dan ternyata wanita yang menelpon adalah wanita yang waktu itu bertemu Kanata di restoran. Dia adalah Manami Nishijima. Manami memegang sebuah foto tiga anak kecil. Mungkin itu foto waktu kecil Chiaki, Kanata, dan juga Touma.


Kanata dan Sakurai sampai di sebuah dermaga. Kanata berkata ini adalah upah Sakurai dan membawanya jalan-jalan dengan boat milik Nobuyuki. Saking senangnya ia berteriak heboh bahkan saat melihat ikan.

“Hey, kemana kita akan pergi?” tanya Sakurai

“Akan kutunjukkan sesuatu yang cantik”


Sakurai lalu memperagakan entah itu monument atau mercusuar di ujung sana dan ia bertanya apa itu yang ingin Kanata tunjukkan padanya? Kanata hanya diam melihat Sakurai yang berterima kasih sudah membawanya kemari. Sakurai berkata ia tidak ingin mempermalukan dirinya di depan Chiaki lagi dan tidak ingin Chiaki melihatnya dengan kondisi seperti ini.


Tiba-tiba Kanata mendekat dan mendorong Sakurai jatuh ke laut. “Kau terlihat tertekan. Cuci muka mu dan kau akan merasa lebih baik” Ucap Kanata. Kanata tidak tahu kalau Sakurai tidak bisa berenang dan saat mendengar teriakan Sakurai ia langsung cemas dan terjun menolong Sakurai. Sementara itu, Chiaki tengah melihat foto yang sama dengan yang dilihat Manami.


Sakurai mengomeli Kanata yang berniat membunuhnya, tapi setelah itu ia tertawa sendiri. Kanata juga ikutan tertawa dan Sakurai langsung menggodanya “Kau pasti tertawa. Kanata tertawa. Berhenti berpura-pura” HAHAHAH. Pemandangannya kerenn..


Mereka akhirnya sampai di sebuah tempat dengan karang-karang besar. Dari sana mereka bisa melihat sunset yang luar biasa indahnya dengan langit yang berwarna orange. Hehehe, ending di film Orange yang diperankan Kento Yamazaki ni, cuma di tempat yang beda aja kali ya.
Sakurai takub dengan pemandangan di hadapannya.


“Jadi, ini adalah tempat yang ingin kau tunjukkan padaku?”

“Ini adalah tempat terbaik”

“Ini benar-benar indah”


Kanata menatap Sakurai dan tiba-tiba ia mengusap sisa blush on di pipi Sakurai. Dan ia juga memuji Sakurai “Hari ini kau.. keren” persis seperti apa yang Sakurai inginkan. Sakurai tersipu, ia lalu mengambil ponsel dan mengabadikan pemandangan sunset itu dan langsung mempostingnya di instagram dengan caption “Aku menerima penghargaan!”

7 comments:

  1. Jiahhh keren....keren..keren...moga endingnya sakurai kanata ya..hehehhe

    ReplyDelete
  2. Jiahhh keren....keren..keren...moga endingnya sakurai kanata ya..hehehhe

    ReplyDelete
  3. Min lanjut episode 3 nya doong ...

    ReplyDelete
  4. kanata sweet deh,,,smakin tampan aja nih kento^^

    ReplyDelete
  5. Aku blm seempet nontkn orange nya kento😢 bagus juga kah? Aaahhhh episode ini gimana ya, kanata seakan memendam beban😕 antara saudaranya dan sakurai

    ReplyDelete
  6. Dorama....selalu bisa ngubek2 hatiku💏

    ReplyDelete
  7. Kayaknya kanata mulai ada something nih hhe

    ReplyDelete