Sinopsis A Girl & Three Sweethearts Episode 3 - 1


Sakurai memulai hari-harinya dengan penuh semangat. Melayani setiap pelanggan yang hari ini sangat ramai dan hampir semuanya memesan omelette humburger.

Disaat itu terdengar suara Nobuyuki yang menceritakan pada seseorang tentang Shibasaki bersaudara. Ia berkata kalau orang itu bertanya pada orang yang tepat, karena dia tahu seluk-beluk mereka.


“Chiaki, kakak tertua, adalah pengusaha restoran. Dia mengurus lebih dari lima restoran di Tokyo. Dia seperti anak didikku. Dia sangat memedulikan adik-adiknya dan menjaga mereka dengan baik” diperlihatkanlah Chiaki yang tengah melayani pelanggan, bersikap ramah tanpa henti tersenyum.


“Kanata, putra kedua, adalah koki. Dia sangat pandai memasak, tapi terlalu teliti dan tidak pernah berkompromi. Dia sudah memecat banyak pegawai. Tapi sepertinya dia akur dengan Sakurai yang baru bekerja di restoran” Hahaha.. Kanata memang sangat teliti, dia bahkan memastikan rasa setiap pesanan omelette humberger harus benar-benar pas, dan terbukti meskipun dia kerap kesal dibuat Sakurai tapi dia selalu sabar menghadapinya.


“Adik termuda, Touma. Dia selalu ingin menjadi koki handal seperti almarhum ayahnya. Jadi, sekarang dia belajar di sekolah kuliner. Tapi anak itu sedikit genit” diperlihatkan Touma yang jago main basket, dan ia memang terbukti genit. Saat para gadis datang memanggilnya lalu mengajaknya berfoto ia langsung setuju dan ikut berpose imut. Dia juga pandai bergaul dan sangat populer diantara gadis-gadis.


“Tapi ketiganya dianggap tampan atau diatas rata-rata, tidak seperti aku” jelas Nobuyuki mengakhiri ceritanya. HAHAHAH

Ternyata yang bertanya tentang itu semua adalah Manami. Namun dia bukan mencari informasi tentang ketiganya, melainkan seseorang yang bernama Takumi. Nobuyuki minta maaf karena dia tidak tahu. Hmmm, tapi sepertinya Nobuyuki tahu deh dari suaranya yang kayak kaget gitu.


Tak lama Touma datang. Ia terpaku menatap Manami, seolah mengenalnya. Saat Manami akan mengatakan sesuatu tiba-tiba ia mendapat telepon dari seseorang dan pergi keluar. Hahaha ternyata Touma terpaku melihat Manami bukan karena dia mengenalnya tapi karena Manami sangat manis. Dia langsung heboh bertanya Manami itu siapa. “Entahlah. Tapi dia bertanya tentang kalian bertiga” jawab Nobyuki. Touma lantas berpikir kalau Manami pasti benar-benar jatuh cinta dan saat Nobuyuki bertanya pada siapa, Touma dengan pedenya menjawab “Kepadaku” wkwkwkw..

Touma bahkan mengeluh kalau dia sudah punya pacar dan Sakurai. Sulit sekali menjadi orang terkenal. Tak hanya genit ternyata Touma juga narsis.. heheheh


Manami meminta pada seseorang yang menelponnya untuk memberikan sedikit waktu lagi. Huhh, makin penasaran siapa sih Manami ini, dan siapa juga Takumi. Kenapa dia sampai mencarinya??


Setelah restoran tutup, Kanata memberikan sisa omelette humburger yang hanya tinggal sedikitttt pada Sakurai. Sakurai protes, tapi saat Kanata akan mengambilnya lagi, ia langsung memakannya dan memberikan nilai 100. Lalu Kaede datang dengan alasan dia mau makan di sini.


Dari jauh Sakurai melihat mereka dengan sedih. Ia teringat dengan ciuman keduanya semalam dan lamunan itu langsung buyar karena Kanata menyenggolnya. Kanata bertanya kenapa Sakurai bengong tapi Sakurai menyangkal, dia hanya penasaran saja apa Chiaki dan Kaede balikan lagi?

“Cepat tanyakan padanya”

“Mana mungkin aku melakukannya” jawab Sakurai

“Tanyakan pesanannya!” Ucap Kanata. HAHAHA


Ketika Sakurai memberikan menu, Kaede bertanya pada Chiaki apa dia ingin minum untuk merayakan keberhasilan kemarin. Chiaki langsung mengajak Sakurai untuk ikut juga, namun Sakurai yang tak ingin mengganggu menolaknya dengan sopan.

Mereka pun pergi berdua, karena memang itulah yang diharapkan Kaede. Kaede mengajak Chiaki untuk lain kali berkunjung ke rumah baru Keigo dan Riko, tapi tiba-tiba Chiaki bertanya kapan dia akan kembali ke Boston. Kaede mengaku selama liburan musim panas. Hingga liburan selesai dia akan bekerja paruh waktu di restoran. Maka dari itu dia tinggal disini. Namun Kaede tiba-tiba berkata dia sangat berharap bisa selalu disisi Chiaki.


Sakurai berjalan pulang sendiri, saat dia akan masuk ia tiba-tiba dikagetkan dengan Touma yang tengah berciuman dengan Fuka Ninomiya, pacarnya. Woaah, dia langsung sembunyi dan menutupi wajahnya. Tak sengaja Sakurai menginjak ranting kayu, alhasil Touma pun memergokinya. Curiga kalau Sakurai mengintip dia langsung memutar mutar tubuh Sakurai agar Sakurai lupa apa yang barusan dia lihat. HAHAHAHA


Mereka lalu bermain game bersama. Sakurai pun kesempatan bertanya suatu hal yang menurutnya bodoh. Pertanyaanya adalah mengkonfirmasi kalau tadi Touma berciuman dan jika mencium seseorang itu karena menyukainya kan? “Itu tidak benar! Aku tidak terlalu suka pada Fuka” jawab Touma.

Sakurai sontak terkejut, bagaimana bisa Touma melakukannya? Tentu saja, Touma berkata dia bukan anak-anak lagi. Bagi orang Amerika, itu hanya salam. Sakurai berteriak senang karena ia menang melawan Touma, dan ia jadi semangat lagi karena berpikir Kaede yang kuliah di Amerika juga sama seperti Touma.


“Kamu juga pernah melakukannya, kan? Ciuman tanpa cinta” Sakurai kaget, ia langsung teringat saat Kanata menciumnya dan reaksinya itu membuat Touma berpikir Sakurai pernah melakukannya. Sakurai pun cepat-cepat menyangkal.


Seperti biasa, Kanata selalu datang ke kedai Nobuyuki setelah pulang dari restoran. Mikako mengkonfirmasi Kanata yang mengajak Sakurai melihat sunset. Ini bukan diri Kanata yang biasa, apa mungkin Kanata jatuh cinta? Nobuyuki langsung menyahut kalau musim panas memang membuat orang ingin jatuh cinta. Perasaan cinta itu tumbuh di keheningan malam. Ia pun menyanyi sambil memainkan gitar kecilnya.


Kanata lalu memakan udang pesanannya dan merasa ada yang beda. Nobuyuki membenarkan. Udang yang biasa mereka beli harganya naik, jadi mereka harus menggantinya dengan udang yang lebih murah. Ia lalu memberitahu kalau saus demiglace untuk omelette juga naik. Kanata berkata meskipun naik mereka tidak bisa mengganti resep sausnya.

“Mugkin kamu tidak merasakannya. Tapi aku yakin Chiaki kesulitan” Nobuyuki lalu memberitahu kalau sebenarnya omelette hamburger tidak menguntungkan. Beberapa waktu yang lalu, Chiaki kesulitan karena itu. dia menyarankan agar menaikkan harga per porsinya, tapi Chiaki berkata tak bisa melakukannya pada pelanggan. Kanata mengeluh dia tak pernah diberitahu. Nobuyuki pun menawarkan saus demiglace kalengan dengan harga yang lebih murah. Akhir-akhir ini banyak restoran yang memakainya. Kanata menolak dan langsung pulang.


Sakurai lemas kecapekan main game. Kali ini dia kalah dan harus dihukum untuk mencium pipi Touma. Sakurai menepuk keningnya, tidak mau. Tak hilang akal, Touma langsung rebahan di pangkuan Sakurai. Dan gedubrak.. Sakurai mendorongnya ke lantai begitu Chiaki pulang. HAHAHHA


Chiaki mengajak Sakurai pergi bersama di akhir pekan. Ia juga membebaskan sakurai memilih tempat yang dinginkannya. Sakurai terkejut dan bertanya pada Touma apa maksudnya. “Sudah jelas itu ajakan berkencan. Jadi, Chiaki tertarik padamu!” sahut Touma. Sakurai bengong tak menyangka. Ia pergi dari hadapan Touma dan langsung mengekspresikan kebahagiaannya.. Yes.. yess!!


Keesokan harinya, Sakurai jadi bertambah semangat. Berbeda sekali dengan Kanata yang tampak gundah karena masalah saus itu. Ia memanggil Chiaki untuk mengatakan yang sebenarnya tapi ia mengurungkan niatnya dan hanya meminta Chiaki mengantarkan pesanan.


Kaede menjalankan kerja paruh waktunya sebagai pianis. Ia cemberut mengingat kejadian malam itu.

 
Flashback..

Setelah Kaede berkata dia ingin selalu disisi Chiaki, dia lalu mengajak Chiaki balikan dan memulai dari awal lagi. Dia bersungguh-sungguh, begitu pula saat menciumnya waktu itu.

“Kamu agak tidak berpendirian. Dua tahu lalu, kamu tiba-tiba pergi. Tapi kuterima keputusanmu karena kamu mewujudkan mimpimu. Aku juga mendukungmu. Tapi apa kamu akan mudah menyerah seperti ini? Maaf, aku tidak berniat memulai hubungan lagi bersamamu”

“Kamu menyukai orang lain?” tanya Kaede menghentikkan Chiaki yang berjalan pergi.

“Itu bukan urusanmu!”

Kembali ke masa sekarang..

Saat sakurai menutup restoran ia mendapat telepon dari Kaede yang mangajaknya bertemu.


Akhirnya Kanata mengatakan maksudnya pada Chiaki. Ia menunjukkan laporan keuangan yang merugi, dan itu karena saus demiglace. Chiaki bersikeras tidak ingin mengganti bahannya karena resep berharga itu adalah warisan ayah. Kanata juga tidak ingin menggantinya, kan? Chiaki berkata tak usah khawatir, tetap seperti biasa dan masaklah dengan cara yang Kanata lakukan dan dia akan mengurus sisanya. Kanata tak bisa berkata apa-apa lagi, tapi jelas itu semakin membuatnya khawatir.


Sakurai menemui Kaede di sebuah restoran di tepi pantai. Ia memberikan Sakurai sebuah gelang cantik sebagai hadiah atas wedding cake yang dibuatnya. Ia mengajak Sakurai berteman dan Sakurai sungguh tak keberatan. Entah apa maksudnya, Kaede mengakui perasaannya pada Chiaki. Ia lalu bertanya pada Sakurai, apa ada orang yang disukainya? Sakurai terbata-bata mengatakan tidak ada, wajahnya berubah sedih. Kaede cerita bahwa orang tuanya meninggal saat dia masih kecil. Dia hanya memiliki kakaknya, dan suatu hari kakaknya juga menghilang. Lalu dia bertemu Chiaki. Chiaki sangat ramah hingga dia menyadari betapa kesepiannya dia selama ini. Setelah mereka putus, dia tersadar hanya memiliki Chiaki. Jika dia menjadi kekasih Chiaki, maukah Sakurai merestuinya sebagai teman? Sakurai mengangguk pelan.


Ucapan Kaede itu membuatnya terus kepikiran. Sampai ia tak sadar kalau dia dan Kanata yang memasak di belakangnya sama sama menghembuskan nafas berat. Sakurai akhirnya curhat walaupun dengan pengandaian.

“Bagaimana jika kamu dan temanmu jatuh cinta pada gadis yang sama? Temanmu setampan Christiano Ronaldo dan dia mantan kekasih gadis yang kamu sukai. Dia jauh berkualitas darimu dan lebih mencintai gadis itu. Kurasa kamu harus menyerah, bukan?”

“Apa kamu bodoh? Kamu bohong soal perasaanmu demi orang lain. Jika kamu menyerah hanya karena itu, artinya perasaanmu hanya sesaat”

Sakurai tidak setuju dan mengeluh betapa tidak pengertiannya Kanata. Ia lalu memberanikan diri untuk bertanya apa yang mengusik Kanata? Tahu apa yang akan Kanata katakan, dia pun menjawab sendiri “tidak ada apa-apa” dan mereka kompak menjawabnya.


Kanata akhirnya mau terbuka dan gantian curhat pada Sakurai. Saat dia masih remaja, dia ingin sepeda gunung sebagai kado ulang tahun. Karena terlalu mahal, ayah menyuruhnya memilih benada lain. Tapi akhirnya dia (Chiaki) tetap membelikannya untukknya. Chiaki bekerja paruh waktu dan menabung gaji untuk kadonya. Dia baru mengetahuinya setelah seikan lama. Berkat Chiaki, dia tak perlu menanggung apapun dan bisa melakukan apapun yang dia inginkan. Dahulu seperti itu, sekarang pun tetap begitu. Sakurai terhanyut dengan cerita Kanata dan diperlihatkan Chiaki yang serius dengan komputernya dan terpajang fotomasa kecil mereka.


Begitu Sakurai tiba di rumah, Touma langsung menyarankan sebuah tempat yang ada pasangan penguinnya untuk kencan Sakurai, akuarium Enoshima. Chiaki lalu muncul dan setuju untuk ketempat itu. Saat Kanata pulang Chiaki juga mengajak Kanata untuk pergi bersama, dan setelah itu mereka akan mengambil papan selancar yang dia janjikan.

Sakurai kecewa karena ternyata ini bukan kencan melainkan tanda terima kasih atas bantuan di pernikahan, ia pun langsung menahan Touma untuk mengatakan yang sebenarnya. Wkwkwkw
Ia berpura-pura senang , jika mereka pergi bertiga pasti akan menyenangkan dan lebih seru.


Dia langsung menelpon Wakaba memberitahukan hal ini. Sambil mengetes baju yang cocok untuk pergi besok ia curhat tentang Kaede. Wakaba yang lagi akupuntur wajah juga ikut sebal dengan Kaede. Dia sangat yakin Kaede tahu perasaan Sakurai. “Sakurai, kamu terlalu lambat! Wanita sangat mengamati wanita lain yang menyukai prianya. Kamu terjebak perangkapnya” Keluh Wakaba. Sakurai hanya bisa pasrah.


Kanata membuka buku resep peninggalan ayahnya. Semuanya ia baca satu-satu sampai ke sebuah pesan “Saus ini penting bagi Sea Sons. Tolong pertahankan”. Kanata sungguh bingung, tapi akhirnya dia memutuskan untuk menghubungi Nobuyuki. Tahu nggak, Kanata menyimpan kontaknya dengan nama Nobuyuki Himura, 36 tahun, dan pakai lajang pula.


Esok paginya, Kanata sudah membuat omelette hamburger tapi dengan saus demiglace kalengan. Ia meminta Touma mencicipinya dan tak merasakan ada yang beda dengan rasanya. Saat Sakurai sudah bersiap pergi Touma memintanya mencicipi omelette baru ini. hanya sekali suapan, Sakurai bisa tahu kalau ini beda dari yang biasanya. Kanata cepat-cepat menyingkirkan omelette itu saat Chiaki datang.


Yey.. mereka pun kencan bertiga HAHAHA. Sakurai lah yang paling antusias sampai Kanata mau pulang karena tak ingin mengganggu mereka berdua. Tapi Sakurai langsung menghadang dan mengancamnya. Sebelum pergi ke akuarium, mereka jalan-jalan dulu di daerah Enoshima. Menikmati makanan dan juga spot-spot wisata disana. Sakurai sangat tertarik dengan jajanan kerupuk gurita, ia langsung menarik Kanata yang sudah memilih makanan lain dan ikut memaksanya mengantri untuk mendapatkan jajanan yang populer itu.


Dan begitu kerupuk guritanya jadi, Kanata langsung merebut sebelum Sakurai berhasil melahapnya. Sakurai merebutnya kembali dan happp.. ia memakannya mengejek Kanata. Alhasil mereka kejar-kejaran dan rebut-rebutan kerupuk gurita itu. Sementara Chiaki di belakang hanya memandangi mereka.


Sampailah di menara Enoshima. Sakurai yang takut ketinggian malah semakin di takut-takuti Chiaki. Tapi ia sangat senang saat bisa melihat pemandangan kota dari atas menara itu. Wowww… Keren abiss


Dan mereka lanjut berjalan menyusuri pantai. Sakurai yang berada di tengah, berjalan mengikuti jejak kaki Chiaki sambil terus tersenyum bahagia.


Aduhhh.. asyik banget jalan-jalan mereka, ditambah ost nya yang juga enak. Pas bangett dan bikin penonton jadi baper juga hehehehe…

13 comments:

  1. D tunngu lanjutan nya mbak tetp semngt nulis nya

    ReplyDelete
  2. D tunngu lanjutan nya mbak tetp semngt nulis nya

    ReplyDelete
  3. ditunggu lanjutannya mbak tetap semangat^^

    ReplyDelete
  4. Semangat mba nulis nya..btw download j drama ini di website mana ya ka? Aku penasaran pengen nonton yamaken

    ReplyDelete
    Replies
    1. di filmku.net
      search aja judulnya Suki na hito ga iru koto

      Delete
    2. Min udah ada translatenya blm? Nggk ada yg online ta min lgsg di lihat?

      Delete
    3. Klu mau nonton online bisa lihat di dramacool atau kissasian.com tapi subnya gak ada yg indo.

      Delete
  5. Aih, pake kacamataaaa aaaakkkk kentooooo aaakkkkkk 😂😂

    ReplyDelete
  6. Ciaki sama kanata keren bingitz pakek kacamata 😘😘

    ReplyDelete
  7. Min judul lagunya apa? Aku nyari lagu yg ada di eps 3 ini gak dapet terus

    ReplyDelete