[Sinopsis] Bake Me Love episode 3 - 2


Karena permintaan ibunya, jadilah Mielle mondar-mondar gelisah di depan rumah Kim. Ia gengsi untuk minta tolong tapi ia juga takut kena amukan ibunya kalau sampai tak berhasil mengajak Kim. Tak lama Kim datang dari belakang mengejutkannya. Mielle yang kepergok lantas berbohong kalau dia tidak ingin memencet bel ataupun mengetuk pintu. Kim tahu pasti ada sesuatu yang Mielle ingin katakan, katakan saja padanya, Mielle tak perlu takut untuk menatap wajahnya. “Tidak. Aku tidak takut. Tapi aku.. aku.. Tidak ada yang ingin kukatakan padamu” Ucap Mielle ragu. Kim lalu menyuruhnya minggir jika memang tak ada yang ingin dikatakan, dan sebelum Kim masuk Mielle cepat cepat mengatakan apa yang ibunya pinta tanpa menatap Kim.



“Baiklah.. ibuku mengunjungiku besok. Jadi, aku ingin meminta bantuanmu untuk berpura-pura sebagai pacarku satu hari lagi”

“Tidak” jawab Kim melihat wajah Mielle.

“Ayolah. Kumohon, tolong bantu aku.”

“Aku sibuk”

“Kamu sibuk? Apa yang kamu lakukan besok? Atau kamu harus bersama pacarmu?”

“Jika memang iya, apa kamu masih mau aku menjadi pacarmu besok?”

Mielle lama memikirkannya sampai Kim ingin masuk dan langsung ditahan oleh Mielle. Mielle setuju, tapi Kim harus membantunya dulu, baru setelah itu Kim bisa pergi dengan pacarnya. “Aku bilang TIDAKK. Aku tidak mau membantumu” Kim langsung masuk menutup pintu, meninggalkan Mielle yang sangat kesal. “Baiklah. Jangan pernah meminta bantuanku” gerutu Mielle.


Esok harinya, ibu Mielle sudah menyiapkan banyak makanan. Melihat Kim yang tak kunjung datang ibu jadi bertanya-tanya dimana Kim. Mielle berbohong kalau Kim harus bekerja, tapi tak lama terdengar suara bel, dan ternyata itu adalah Kim yang sudah berdiri manis di depan pintu plus membawa sekeranjang buah layaknya calon menantu idaman. Mielle senang berpikir Kim akan membantunya, tapi Kim langsung menampiknya kalau dia hanya ingin memberikan buah yang dibawanya untuk Ibu Mielle. Hahaha

“Kumohon. Berhentilah membuatku kesal, ibuku sedang menunggumu”

Kim tidak mau sebelum Mielle memohon sungguh2 padanya dengan Wai (Salam sembah khas Thailand) dan saat Mielle sudah melakukannya Kim malah mengerjainya lagi dan memintanya berlutut. Untunglah saat itu ibu Mielle bertanya siapa yang datang dan Mielle langsung menarik paksa Kim untuk masuk.


Kim bersikap sangat sopan di depan ibu Mielle sampai ibu Mielle menyuruhnya menganggap dirumah sendiri dan mempersilahkannya makan. Ibu juga meminta Mielle mengambilkan nasi untuk Kim tapi Kim malah mengerjainya kalau nasinya kebanyakan lah kesikitan lah, alhasil Mielle diam saja tak bisa berkutik di depan ibunya.



Setelah selesai makan, Kim membantu Mielle mencuci piring dan mereka berulang kali tak sengaja bersentuhan tangan saat akan mengambil piring itu. Suasana pun berubah canggung. Saat Mielle akan meletakkan piring di lemari, Kim cepat-cepat membantunya dan begitu Mielle berbalik, mata mereka bertemu pandang dan saling menatap lama.




Tenggelam dalam suasana, Kim mulai mendekat hendak mencium Mielle dan ketika Mielle juga sudah menutup matanya, tiba-tiba ibu berdeham sambil senyam-senyum memperhatikan mereka dari ruang tamu. Suasana romantis itu pun lenyap seketika, berganti dengan suasana canggung saat Kim memutuskan untuk pergi. Entah kenapa saat Kim pergi, Mielle menatapnya seperti tak rela.



Diluar, Kim juga masih kepikiran hal tadi. Sekilas ia tersenyum sebelum Lita datang tiba-tiba dan bertanya curiga dari ruangan mana Kim barusan keluar. Ia jelas melihat kalau Kim keluar dari rumah Mielle, tapi Kim langsung membantahnya kalau ia keluar dari rumahnya dan menanyakan tujuan Lita datang. Lita berkata ia merindukan Kim dan mengajak Kim makan. Kim pun menyetujuinya dan langsung pergi meninggalkan Lita yang menatap kesal rumah Mielle.


Ibu Mielle tiba-tiba bertanya tentang pertunangan. Mielle yang awalnya ingin duduk langsung berdiri lagi saking kagetnya. Ia pun berbohong kalau mereka sudah membicarakan hal itu. Belum sempat mengarang cerita yang lain, Rose menelpon mengabarkan berita buruk.


Ternyata di café, kue yang kemarin Mielle buat lagi-lagi basi semua. Mielle bertanya cemas pada Ake apa Ake mematikan fridge-nya? Ake berkata tidak. Dia sudah memastikan semuanya baik-baik saja sebelum pulang. Mielle terduduk lemas mendengarnya. Rose menenangkannya, yang penting Mielle harus segera membuat kue-kue itu lagi untuk diberikan besok seperti janji Mielle di video kalau tidak habislah Mielle.



Ake segera menghubungi San memberitahu kalau Mielle akan membuat kue baru lagi. Tak lama San pun datang saat Mielle dan Rose tengah mempacking kue yang akan diberikan secara gratis. San membujuk mereka agar diijinkan untuk membantu. Awalnya Mielle menolak, tapi karena waktu yang sempit ia pun setuju dan membiarkan San yang mengurus kue-kue itu. Begitu Mielle dan Rose pergi membuka café San pun beraksi.


Sementara itu, Wila protes pada ayahnya karena café Mielle yang kembali banyak didatangi pelanggan. Tapi Uncle Thana berkata kalau pelanggan itu hanya datang karena kue gratis yang Mielle janjikan. “Jangan khawatir, lihatlah ini” kata uncle Thana menunjukkan gossip baru di internet tentang Mielle yang memberi gratis kue yang sudah basi.



Di café, Rose langsung memberitahu Mielle berita buruk ini. Mielle tak mengerti kenapa ini bisa terjadi, padahal mereka baru membuatnya tadi pagi.

“Ya, aku tahu. Kurasa ada sesuatu yang mencurigakan terjadi”

“Kita akan kehilangan semua pelanggan” Ucap Mielle khawatir.



Sehabis itu, Mielle langsung ditegur oleh manager hotel yang sudah mendengar berita yang beredar tentang kue Mielle. Mielle mengatakan ia tidak tahu apa penyebab kuenya bisa berubah rasa seperti itu, dia juga menggunakan bahan-bahan yang berkualitas dan tidak mungkin main-main akan sesuatu yang disukainya. Manager memberikannya waktu 2 bulan untuk menarik kembali pelanggan, jika Mielle tidak bisa melakukannya bersiaplah untuk keluar dari hotel.



Setelah kembali ke café, Mielle langsung membuat kue dengan penuh kekesalan dan amarah. Tiba-tiba Kim datang yang semakin membuat Mielle jengkel. Mielle bahkan menyuruh Kim pergi jika tak berkepentingan disini.

“Kupikir aku punya banyak urusan disini”

“Bagaimana? Aku tidak tahu. Keluarlah.. keluar!” teriak Mielle sambil mendorong Kim.

Rose datang menghentikkan mereka dan bertanya pada Mielle kenapa Kim bisa ada disini. Dengan ketus Mielle menjawab ia tidak tahu kenapa Kim bahkan bisa masuk ke dapur mereka.




“Aku telah ditugaskan untuk mengawasi tempat ini, cake café hotel” Ujar Kim. Manager lah yang menugaskan Kim untuk menangani masalah ini. Kim mengira Mielle adalah chef baru disini dan bertanya dimana chef yang lama. Dengan tegas Mielle mengatakan kalau dialah bakery chef satu-satunya di café ini sejak awal. “Dan kau? Telah ditugaskan untuk mengawasi tempat ini? apa yang bisa kau lakukan? Bisakah kamu memasak? Membuat kue? Jika kau tidak bisa melakukannya, kurasa kau tidak cocok dengan pekerjaan ini” balas Mielle menantang.

No comments:

Post a Comment