[Sinopsis] Bake Me Love Episode 6 - 1


Tampak kecewa dengan Mielle yang mengatakan dirinya benar hanya seorang assistan manager, Kim tak bisa berbuat apa-apa untuk mencegah San. Tapi ia memperingatkan San untuk berhati-hati karena di hotel ini penuh dengan CCTV. Masih dengan tatapan bencinya pada San, Lita lalu mengajak Kim pergi.



Mielle mengungkapkan kekesalannya pada San yang tega menipunya dan juga Ake yang sangat polos. Ia tak ingin melihat San menginjakkan kakinya ke tempat ini lagi. Tanpa sepatah katapun keluar dari mulutnya, San pergi meninggalkan café. Rose saja sampai memuji muji sikap tegas Mielle barusan yang tak pernah dia lihat sebelumnya.


Gara-gara kejadian itu, Mielle jadi bad mood dan meminta Rose yang baru datang untuk memberinya waktu sendiri. Tapi Rose tetap berdiri di samping Mielle sampai Mielle berbalik melihatnya. Ternyata orang itu bukan Rose melainkan Kim. Ia mengaku datang untuk bekerja dan menekankan dirinya yang “cuma assistant manager” untuk mengawasi café. Mielle juga membalasnya “Okay, cuma assistant manager”. HAHAHA, padahal sama-sama jealous tuh!


Dan benar saja, Kim tiba-tiba bertanya untuk mengetahui pendapat Mielle tentang San yang terlihat sangat tulus untuk meminta maaf tadi. Mielle tidak tahu, tapi ia merasa San itu sangat mengerikan.

“Aku tidak bisa bilang dia mengerikan atau tidak. Aku hanya berharap kamu tidak pergi dengannya lagi”

“Bagaimana denganmu, dimana pacarmu itu? Dia selalu menempel padamu, kan?” balas Mielle

“Mantan pacar” tegas Kim.

Kim lalu meminta izin lagi untuk membantu Mielle. Mielle mengiyakannya dengan memanggilnya murid sambil tersenyum tersipu. Walau sering berantem, tapi Mielle selalu bisa kembali tersenyum dengan tingkah lucu Kim.


Disaat San tengah makan sendirian, Lita tiba-tiba datang menghampirinya. San mengenalinya sebagai pacar Kim dan tanpa ragu Lita mengiyakannya lalu memberitahu namanya. San juga mengenalkan dirinya, namun Lita tak ingin memanggil nama San dan malah memanggilnya dengan hero, karena San seperti seorang hero baginya yang datang tepat saat dia butuh bantuan.

Mereka lanjut ngobrol bersama. Lita yang penasaran bertanya apa San kembali ke café karena mencintai Mielle. San merasa tidak yakin. Saat dia mengikuti rencana uncle-nya, dia tidak begitu menyukai Mielle. Tapi setelah insiden yang membuat Mielle kacau sampai dia tidak bisa bertemu Mielle lagi, entah bagaimana dia mulai merindukan Mielle. Saling merasa ingin mendapatkan orang yang dicintai, mereka bersekongkol untuk menghancurkan hubungan Mielle dan Kim .


Malam harinya, Kim datang ke rumah Mielle dengan wajah bahagia. Kim meminta ijin untuk masuk, HAHAHA padahal dia udah masuk duluan dari tadi.


Kim datang untuk mengajak Mielle membuat video promosi untuk besok. Mielle setuju dan mulai akan merekam Kim sendirian, tapi Kim menolak karena mereka akan melakukannya bersama. Cie..cie..

Mielle jadi canggung apalagi Kim terus menyuruhnya mendekat. Mielle memulai duluan dan dilanjut dengan Kim. Mereka sangat kompak dan cocok sampai keduanya berbalik bersamaan hingga membuat wajah mereka sangat dekat sampai hidung mereka bersentuhan. Kim berniat menciumnya, tapi Mielle memalingkan wajahnya dengan canggung.


Kim juga sama canggungnya. Ia lalu meminta Mielle membuang bagian terakhir dan berkata “itu harus!”. Ia pun langsung pulang sedangkan Mielle tak berani melihat Kim sama sekali, namun setelah Kim pergi ia jadi senyam-senyum sendiri.


Layaknya pasangan yang dimabuk cinta, keduanya yang hendak tidur terus terbayang kenangan-kenangan indah mereka. Kenangan indah yang mampu membuat mereka tersenyum bahkan saat sudah terpejam.


Sebelum restoran buka, Kim sudah hadir membantu Mielle. Mielle lalu menyuruh Kim mengambil piring yang ada di laci. Karena Kim tak tahu tempatnya, Mielle pun akan mengambilnya sendiri. Ia merogoh ke dalam laci tepat saat Kim juga akan mengambil piringnya. Alhasil wajah Kim menempel di pipi Mielle, dan tiba-tiba Rose datang merusak suasana.


Kim terus saja senyam-senyum tak karuan sampai Mielle keheranan. Kim menyangkal kalau dia tidak tersenyum, padahal senyumnya lebar banget. Tiba-tiba Kim bertanya facial foam apa yang Mielle pakai. Mielle bertanya kenapa dan Kim langsung merayunya kalau pipi Mielle sangat lembut.


San dan Lita bertemu membahas rencana mereka. Lita mengusulkan agar San melakukan segala hal baik yang disukai Mielle agar Mielle merasa San adalah pria yang pantas untuknya. San merasa itu sangat sulit tapi Lita yakin itu tidak sulit sama sekali. Dan lupakan tentang bunga, itu sangat klise. San menurut, namun ia bingung bunga yang ia bawa harus diapakan. Lita langsung mengambilnya dan tersenyum senang memeluk bunga itu. Lalu San memberitahu rencananya untuk Lita, yaitu menendang Mielle dari hotel agar Kim dan Mielle tak bisa dekat-dekat lagi.


Di café, banyak sekali pelanggan sampai Mielle harus melayani sendiri. Rose meminta Mielle mencari pengganti Ake saja agar mereka tak sesibuk ini. Namun Mielle mengatakan tidak mudah untuk mencarinya. Dan tepat disaat itu muncullah San yang menawarkan bantuan. Rose langsung memarahinya yang berani sekali datang lagi, namun Mielle tampak luluh dengan kebaikan San.


San dan Lita berada di restoran. Dia mengadu kalau tangannya sakit gara-gara cuci piring di café Mielle tadi. “Ah, kamu terlalu melebih-lebihkan. Coba aku lihat tanganmu” Lita langsung meraih tangan San. Ia meminta maaf saat melihat tangan San merah-merah juga kasar. San sedikit canggung dan terbata-bata mengatakan tidak apa-apa. Karena San tidak bisa makan pakai sumpit Lita berbaik hati menyuapi San dan mengajarkan memakai sumpit. Mereka mengobrol santai lalu membicarakan rencana yang Lita lakukan.


Flashback..

Lita mencari file milik Kim dan saat menemukannya ia langsung tersenyum licik. Ia menunjukkan file itu pada Mielle yang ternyata isinya adalah para chef ternama. Lita memberitahu alasan Kim membantu Mielle selama ini bukan karena dia punya perasaan pada Mielle, tapi hanya untuk mengawasi Mielle dan bagaimana Mielle bekerja di café. Jadi, dia bisa mempertimbangkan chef yang mana yang harus dia pilih untuk menggantikan Mielle. Mielle mengerti dan berterima kasih pada Lita atas infonya. Dengan senyum manis Lita berpura-pura kasihan terhadap Mielle.

No comments:

Post a Comment