Sinopsis My Lil Boy 2 Episode 2 part 2


Setelah kejadian itu, Toy langsung menghubungi S yang lagi nungguin Belle pulang kampus. S ikut senang karena sekarang Mayrin sudah kenal dengan Toy, tapi Toy kecewa karena dia sendiri yang mengacaukan rencananya. Dia sudah membuat Mayrin sangat marah. Tak ada yang bisa dia lakukan lagi. Dia berawal dari nol hingga sekarang jadi negative 100. S menenangkannya, mungkin saja Mayrin tak semarah itu dan menyuruh Toy minta maaf padanya besok. Tapi Toy takut Mayrin tak mau bicara padanya.




Tak lama Belle keluar dengan teman-temannya. S mengikuti Belle sambil telponan dengan Toy yang gantian menyemangatinya untuk mengatakan cinta pada Belle hari ini. S mengintai dari balik pohon, melihat Belle dan juga Orn pergi dengan Boss, cowok yang dekat dengan Belle.



Entah muncul dari mana, tiba-tiba saja S sudah ada di belakang mobil Boss dan bergaya ala tukang parkir. “Ya ampun dia lagi” keluh Boss kesal. Akhirnya S pun ikut bersama mereka dan duduk disamping Orn, anehnya Orn terus saja memandangi S.


Setelah sampai di café, mereka membicarakan tentang festival Loi Krathong yang akan diadakan besok. Orn tanya apa Belle akan pergi? Belle tidak yakin, dia harus tanya Pang dan Aom dulu. S juga bertanya dan dengan manisnya Orn malah mengajak S untuk datang besok. S tak masalah, kalau Belle ikut dia pasti ikut. HAHAHAH, wajah Boss langsung berubah kesal dan menghempaskan jar minumnya.


Belle menceritakan kejadian tadi siang pada Pang dan Aom. Kalau S sudah berani melawan Boss, Pang merasa sebentar lagi pasti S akan menembaknya.

“Bersiaplah! Kapanpun dia melakukannya, jawab iya. Jangan ragu-ragu. Kalian itu pasangan yang sempurna.” Ucap Pang

“Benar. Aku setuju” balas Aom.

Mereka berdua antusias sekali menunggu waktu itu datang, bahkan saking gak sabarannya si Pang mau menggantikan raga Belle dan nembak S duluan. Jadi, mereka bisa menutup misi ini dengan perfect ending.


Mereka lalu merayakannya dengan minum susu dan bercerita tentang festival Loi Krathong besok yang akan menjadi bagian dari rencana mereka. Pokoknya besok Belle harus berduaan saja dengan S. Pang janji akan membantunya. Tak lama pesan S masuk bertanya apa Belle ikut besok. Senyam-senyum Belle membalas dia ikut.


Malam hari, S menunggu Belle datang di kampus untuk festival Loy Krathong ( festival melarungkan atau mengapungkan hiasan rakit seperti teratai dengan dihiasi bunga dan lilin ke danau, sungai, atau laut. Sebelum mengapungkannya harus make a wish dulu).

Muncullah Orn yang memberitahu kalau Belle akan dijemput Boss. Tak percaya, S langsung mengirim pesan pada Belle. Orn meyakinkan kalau Belle sebentar lagi sampai, dia baru saja menelponnya. Tiba-tiba Orn bertanya ada hubungan apa diantara mereka berdua. S menyukai Belle, kan? S mengangguk mengiyakan.



Orn lalu bertanya sudah berapa lama mereka kenal. S berkata cukup lama. Belle adalah seniornya di sekolah. Orn menyimpulkan pasti mereka sudah sangat dekat. S pun bercerita pada awalnya mereka tidak dekat. Dia terlambat menyadari kalau dia menyukai Belle. Belle yang duluan mengejarnya, namun sekarang dia tidak tahu apa Belle masih merasakan perasaan yang sama atau tidak. Semua ini salahnya, dia sudah membuat Belle kecewa. Mungkin sekarang dia sudah tidak suka lagi.

“Dari yang aku lihat, dia masih punya perasaan padamu.” Kata Orn.

“Benarkah begitu?”

“Iya.” Jawab Orn yakin. Orn lalu menawarkan bantuan. S pun setuju.



S berkata jujur bahwa sebenarnya, malam ini, dia ingin menyatakan perasaannya. Orn mendukung, coba saja, tidak apa-apa. Lalu pesan Belle masuk menanyakan S ada dimana, S langsung bergegas pergi tapi Orn menarik tangannya agar tetap disini saja, Belle pasti akan kemari. Tak lama, mereka semua datang. Pang antusias ingin memeluk S karena sudah lama gak ketemu, tapi Aom cepat2 menariknya wkwkwk.


S memberikan khratong untuk Belle, membuat Pang cemburu karena mereka tidak dikasi. Orn menyarankan agar mereka beli sendiri karena ada diskon. Boss akhirnya pergi untuk membelikan mereka krathong juga.


Seperti janjinya untuk membuat misi ini berhasil, Pang menyuruh Belle dan S pergi duluan karena mereka sudah punya krathong. Nanti dia dan yang lain akan menyusul. Awalnya Belle tidak mau, tapi karena dipaksa diapun pergi bersama S untuk mengapungkan krathongnya.




Ternyata tidak ada siapa-siapa di danau. Hanya ada mereka berdua. Sebenarnya S juga ingin mereka berdua seperti ini. Setelah menyalakan lilin, mereka membuat harapan masing-masing. S berharap kalau Belle selalu bahagia. Belle protes kenapa S tidak buat harapan untuk dirinya sendiri, S berkata kalau Belle bahagia dia juga akan bahagia. Itu sama saja berharap untuk dirinya sendiri juga kan? Katanya sambil tersenyum manis.

“Kamu sangat berbeda dari sebelumnya. Dulu kamu sangat jutek. Kamu sudah berubah banyak.”

“Aku berubah karena kamu. Terima kasih karena datang di hidupku. Seperti yang aku bilang, jika suatu hari aku tahu bagaimana mencintai, aku akan datang padamu. Sekarang aku duduk disini. Maukah kamu jadi pacarku?”


Bersambung….

Note:
S memang sudah berubah. Dia jadi lebih perhatian dan romantis. Dia menyadari kesalahannya dulu dan membuktikannya pada Bele sekarang. Tapi Belle lah yang terlihat ragu. Entah S menghayal atau tidak saat dia menyatakan perasaannya, karena sebelumnya S pernah menghayal juga, hahaha. 

No comments:

Post a Comment