July 10, 2017

Sinopsis Thumping Spike Episode 13

July 10, 2017 0 Comments
Episode 13: Kesalahpahaman


Jae Woong masuk ke kamar dan bergegas mandi saat ada pesan masuk di hpnya. Jin Ah memberitahu Jae Woong tapi Jae Woong berkata biarkan saja. Han Sol yang penasaran mengecek hp Jae Woong, ternyata pesan itu dari anjing gila, Soo Bin. Han Sol yang memang naksir Soo Bin pun tak ingin hilang kesempatan hahahahah, dia membalas sms Soo Bin tak peduli Jin Ah yang memperingatkannya.

July 9, 2017

Sinopsis 109 Strange Things Episode 3

July 09, 2017 3 Comments
Episode 3: Sebuah kehidupan ganda dari pasangan pengangguran


Ki Won dan KDI sampai di rumah bertepatan dengan Dr. Jung. KDI langsung mengenali Dr. Jung dan mendeteksi dia adalah orang yang berbahaya. Ia menyuruh Ki Won dan Ki Yeon masuk ke rumah sementara dia akan bicara dulu dengan Dr. Jung.

July 6, 2017

Sinopsis 109 Strange Things Episode 2

July 06, 2017 0 Comments
Episode 2: Sebuah Dunia Baru

Akhirnya KDI tinggal bersama keluarga Shin. Pagi-pagi sekali dia sudah siap memasak sarapan, dan segera membangunkan keluarga Shin sampai semuanya protes karena dibangunkan pagi-pagi sekali HAHAHAH. Tapi begitu melihat ruangan sudah rapi serta makanan yang sudah tersaji, mereka bertanya-tanya heran apa ini benar-benar rumah mereka? HAHAHHA.

Sinopsis Thumping Spike Episode 12

July 06, 2017 0 Comments
~ Episode 12: Periksa~


Semuanya terkejut mengetahui sek manajer ada di video itu, kecuali Jae Woong yang bingung sendiri karena dia sama sekali tak kenal dengan sek Kim HAHAHAHA. Hari itu juga Jae Woong dan Woo Jin pergi ke rumah Se Ra. Mereka menunjukkan foto2 Sek Kim di minimarket dan memberitahu kemungkinan agensi Se Ra yang sudah membuat skandal itu. Se Ra sangat terkejut apalagi mendengar kontrak antara manajer dan Woo Jin demi membubarkan wartawan.

July 5, 2017

Sinopsis A Girl & Three Sweethearts Episode 9 - 2

July 05, 2017 4 Comments

Keduanya sama-sama sedih. Sejak itu mereka tak pernah menyapa dan sibuk dengan urusan masing-masing. Touma yang sedang makan bersama Sakurai bisa menebak kalau Kanata dan Sakurai bertengkar karena Chiaki, diapun mengajak Sakurai keluar agar Sakurai bisa memikirkan siapa diantara kakaknya yang akan Sakurai pilih. Setelah itu dia pergi kencan bersama Fuka.

Sinopsis A Girl & Three Sweethearts Episode 9 - 1

July 05, 2017 2 Comments

Sakurai terlambat pulang ke rumah. Kanata terkejut mendengar Sakurai berkata dia menjatuhkan kuenya apalagi ketika Chiaki datang Sakurai pura-pura sakit perut dan batal merayakannya hari ini. Kanata tampak sedikit kesal, dia sudah menyiapkan makanan spesial dan menunggu lama tapi malah tidak jadi.

July 4, 2017

Sinopsis Thumping Spike Episode 10 - 11

July 04, 2017 0 Comments
~ Episode 10: Kontrak ~


Hwang Jae Woong mengaku pada manajer kalau dialah orang yang ada di foto itu. Jadi, datang dan bawalah Kang Se Ra. Manajer tidak bisa, dia tidak punya hak lagi karena masa kontraknya sudah habis. Tapi Jae Woong berkata kalau Se Ra akan memperbaharui kontraknya, jadi dia minta manajer datang dan bawalah Se Ra kembali. Setelah mengatakan itu Jae Woong memutus telponnya. Manajer merasa aneh, dia yakin sekali Se Ra bersama sorang pria, tapi kenapa ada dua orang pria yang mengklaim kalau mereka adalah orangnya? Woo Jin juga ada di sana, dia mengaku pada manajer dialah orang di foto itu. Setelah sek Kim menunjukkan sesuatu pada manajer, manajer berkata pada Woo Jin kalau para wartawan sudah diurus. Pergilah lihat sendiri. Tanpa berkata apapun Woo Jin pergi, tapi sebelum itu manajer mengingatkannya agar jangan lupa kontrak yang telah mereka buat.


Sek Kim datang menjemput Se Ra pulang. Di jalan, Se Ra melihat Jae Woong tapi Jae Woong tak melihatnya. Sek Kim lalu menunjukkan pesan yang mengurus skandal Se Ra. Mereka sudah memulai langkah pertama dengan mengirimkan sms itu ke wartawan, dan setelah Se Ra memperabrui kontrak, mereka akan memulai langkah kedua dimana Se Ra akan keluar dari pekerjaan melatihnya, dan melakukan perpisahan dengan murid-muridnya. Itulah yang akan mereka lakukan.


Setelah menandatangani kontrak, mereka melakukan press con. Se Ra tampak tak semangat, dan hal itu disadari oleh seorang wartawan yang baru datang, ia bergosip pada teman wartawan di sebelahnya apa Se Ra dipaksa untuk menandatangani kontrak? Kalau orang melihat ini, mereka akan berpikir Se Ra sedang dijual. Tapi temannya yakin kalau Se Ra hanya lelah, lelah dengan cinta terlarang HAHAHAHA. Gosip mereka semakin parah karena wartwan satunya bilang agensi Se Ra lah yang memebuat skandal foto itu.


Se Ra yang tampak lelah sekali tiba-tiba oleng, manajer cepat-cepat memeganginya dan menghentikan press con saat itu juga. Se Ra langsung diantar pulang ke rumah, manajer tak percaya saat melihat Se Ra masih menggunakan password lamanya, 114030. Arti dibaliknya adalah, mulai voli di umur 11, ingin main selama 30 tahun sampai umur 40. Saat mereka berjalan masuk, Jae Woong keluar dari tempat persembunyiannya, ia melihat Se Ra khawatir.

Manajer kagum dengan piala-piala Se Ra, dia ingin Se Ra kembali memenangkan penghargaan seperti dulu, Se Ra yang tak jauh dari manajer tiba-tiba kesulitan bernafas dan pingsan.
Se Ra dibawa ke rumah sakit. Dokter mengatakan Se Ra hanya anemia, apa dia ingin Se Ra dirawat lebih lama? Manajer mengiyakanya, dia tampak khawatir.


Di rumah tim, Jae Woong masuk ke bekas kamar Se Ra sekaligus bekas kamarnya. Lalu Sang Gyun dan Hyun Sung datang. Sang Gyun menanyakan apakah kamar itu kosong? Jae Woong berkata biarkan saja kosong. Sang Gyun bertanya, Kenapa? Sudah tidak ada kesempatan pelatih datang kembali. Kalau kau tidak menginginkannya, kami yang akan ambil kamar ini. Sang Gyun langsung rebahan dan saat melihat keatas ia melihat poster Hanbit dengan tulisan you can do it dan melepasnya. Ia bertanya apa Jae Woong yang buat itu? Jae Woong yang lagi bete langsung merebutnya.


Jae Woong sekamar bertiga dengan Han Sol dan Jin Ah. Saat Jae Woong masuk dan sibuk melihat poster itu, Han Sol dan Jin Ah lagi membicarakan tentang Se Ra. Han Sol bertanya pada Jin Ah, apa Jin Ah tahu ayah pelatih Kang sudah meninggal? Ya, Jin Ah tahu. Ayah tirinya adalah professor di NYU dan ibunya tinggal bersamanya sekarang. Han Sol kaget karena Jin Ah tahu sedetail itu, apa Jin Ah menguntit pelatih Kang? HAHAHAHA Jin Ah bilang kalau itu adalah pengetahuan dasar. Han Sol kesal mendengarnya LOL.

Ia membalas dengan mengetes Jin Ah, apa Jin Ah tahu ini, apa hewan favorit pelatih Kang? Jin Ah mengaku ia tidak tahu soal itu. Han Sol langsung berkata, Beruang! Beruang, beruang. Ah, kamu tidak tahu apa-apa. HAHAHA Han Sol kesal banget. Dia yang lagi baca profil dan Q&A Se Ra lalu menceritakan alasannya. Benda yang terakhir ayahnya tinggalkan adalah boneka beruang, tapi setelah hilang semua beruang mengingatkannya pada boneka ini.


HAHAHAH ternyata Jae Woong juga ikut mendengarkan mereka. Dia ingat saat di taman hiburan Se Ra memohon2 padanya untuk mendapatkan boneka itu. Se Ra berkata boneka beruang itu sangat berarti baginya, kalau dia bisa mendapatkan bonekanya, mungkin dia bisa memulai dari awal lagi.


Woo Jin datang ke rumah tim, tapi dia tidak masuk, dia hanya berdiri di tepi jalan. Sementara itu Se Ra sudah sadar dan akan dirawat lebih lama. Saat manajer keluar, dia menelpon Woo Jin tepat saat Woo Jin akan pulang. Woo Jin terlihat ragu mengangkatnya tapi akhirnya dia menjawab telpon Se Ra yang menanyakan apakah dia latihan hari ini. Woo Jin mengiyakan singkat. Se Ra kemudian mengingatkan bahwa ini sangat penting, piala presiden akan dimulai. Woo Jin khawatir mendengar suara Se Ra seperti orang sakit, apa Se Ra tidak apa-apa? Se Ra berbohong mungkin karena larut, jadi suaranya seperti itu. Dia kemudian bertanya soal Jae Woong yang langsung membuat Woo Jin kesal, tapi dia tetap mengatakan Se Ra tidak usah khawatir karena Sunbae Jae Woong berlatih sangat keras.


Woo Jin kini berjalan pulang, tapi aneh karena dia terlihat berkaca-kaca. Dari kilas balik, rupanya Woo Jin melihat dari jauh saat para wartawan berkumpul di depan rumah tim. Saat itu juga dia langsung pergi menemui manajer. Dia mengaku dia orang yang ada di foto itu. Karena itu dia meminta para wartawan untuk pergi. Kalau aku menyuruh mereka pindah, apa yang akan kau lakukan untukku? Tanya manajer. Apapun, jawab Woo Jin. Manajer berkata, jangan temui Kang Se Ra lagi. kau bilang itu kau yang ada di dalam foto. Kalau kau menemuinya lagi, beritanya akan menyebar. Ini akan jadi lingkaran setan. Dengan berat hati Woo Jin berjanji. Manajer mengancam kalau sampai Woo Jin menemui Se Ra lagi, maka dia takkan bisa bermain voli lagi. Dan begitulah perjanjian kontrak mereka. Woo Jin tak tahan, diapun menangis.


Manajer baru keluar dari ruangan dokter. Wajahnya terlihat kesal, rupanya sang dokter memberitahu soal Se Ra yang melakukan pemeriksaan tapi bukan dengan dia (dengan dokter lain). Dokter menduga kalau kaki Se Ra kambuh lagi dan saat itu dia tidak datang sendirian, dia datang bersama temannya. Manajer semakin kesal saat masuk ke ruangan Se Ra dan mendapati Se Ra tidak ada.


Se Ra pulang ke rumah. Ia sedikit terkejut melihat ada boneka beruang yang sama persis dengan milik Jae Eun sudah terduduk manis di depan pagar. Ia melihat ke sekeliling, tapi tak ada siapapun. Ia pun memutuskan masuk tanpa mengambil boneka itu. Rupanya itu adalah trik, karena saat itu Jae Woong datang dan mengambilnya bonekanya kembali. Tepat saat Jae Woong akan pergi, Se Ra keluar dan memanggilnya.


Mereka lalu duduk di teras dengan Se Ra yang memeluk boneka beruangnya. Se Ra meminta maaf karena sudah menampar Jae Woong. Jae Woong berkata jangan khawatirkan itu. Se Ra lalu mengatakan kalau dia hampir saja bilang ke wartawan kenapa dia tidak punya pilihan kecuali menjadi seorang pelatih. Saat dia tak lagi bisa main di lapangan, dia bertanya-tanya apa mereka akan mengerti dia.. atau mereka akan salah paham. Dia hampir saja pasrah.


Jae Woong berpikir Se Ra akan terluka kalau dia tinggal bersama mereka, dan itulah sebabnya dia menyuruh Se Ra pergi. Karena dia tidak bisa melindungi Se Ra… karena keegoisannya, dia bahkan menyakiti Se Ra lagi. Se Ra tidak apa-apa. Dia hanya minta mereka memenangkan piala presiden dan berdoa semoga Jae Woong masuk Hanbit. Setelah berterima kasih atas boneka beruang yang lucu itu, Se Ra berdiri beranjak pergi, tapi Jae Woong menariknya hingga mereka saling bertatapan dan tiba-tiba dia mencium Se Ra. Se Ra melotot kaget sampai tak sadar menjatuhkan bonekanya.


~ Episode 11: Keraguan ~


Setelah kejadian kissu tadi, Se Ra jadi galau memikirkannya. Dia bertanya-tanya apa Jae Woong menyukainya? Oh, tidak! Dia pasti sudah gila. Kang Se Ra, kau seorang pelatih! HAHAHAH, tapi sedetik kemudian dia berkata, kan dia sudah berhenti jadi pelatih, kalau Jae Woong menyukainya…. Dia kemudian sadar lagi, Jae Woong itu kan siswa dan dia adalah guru! Kalau begini, aku perlahan-lahan akan gila.. HAHAHAH. Tak lama suara bel rumah berbunyi.

Woo Jin baru sampai rumah. Ia membungkuk hormat saat melihat ayahnya. Ayah mengomeli Woo Jin yang jam segini baru pulang, tapi Woo Jin ngeloyor pergi, malas berdebat dengan ayahnya.


Rupanya yang datang adalah Manajer dengan menyerahkan laporan rumah sakit. Ia bertanya kapan Se Ra akan memberitahunya? Se Ra bekata, kalau manajer ingin mengakhiri kontrak, lakukan saja. dia belum menerima uang mukanya, tapi karena kontrak tetaplah kontrak, dia akan membayar biaya pembatalannya. Manajaer tidak ingin mengakhiri kontrak itu. Bagaimana bisa dia memanfaatkan Kang Se Ra, yang sudah tidak bisa main voli lagi? Apa Se Ra tidak penasaran? Se Ra hanya diam tak bisa berkata-kata.


Pagi hari ini, tim sudah berkumpul di depan rumah untuk latihan. Han Sol mencoba menghubungi Woo Jin yang belum juga muncul, tapi tidak diangkat. Semua jadi bertanya-tanya karena Woo Jin sebelumnya tidak pernah melewatkan latihan. Jae Woong pun mengajak mereka pergi ke lapangan.


Saat mereka latihan, tiba-tiba Se Ra keluar dari balik pohon, dia menyamar HAHAHAH. Tapi dia tidak melihat Woo Jin disana dan mencoba menelponnya tapi tak diangkat. Di balik pohon lain, Se Ra melihat Jung Eul Young yang lagi serius menonton latihan. Dia memanggil Eul Young dan berlari mengejarnya. Alhasil semua siswa melihatnya dan kompak bilang ‘pelatih’ HAHAHAH. Dia sibuk menutupi kepalanya dengan scarf, tapi sudah ketahuan LOL.


Se Ra pun duduk ditemani Jae Woong sambil mengawasi yang lain latihan. Dia kaget saat Jae Woong bilang Woo Jin belum ada datang sejak kemarin. Dia lantas memberitahu saat dia menelpon Woo Jin tadi malam, Woo Jin bilang dia sedang latihan dan berkata tidak usah khawatir. Tadi Malam? Tanya Jae Woong, yang membuat Se Ra ingat kissu itu dan menutupi wajahnya HAHAHAH. Jae Woong kesal, kenapa kamu menyembunyikan wajahmu? Harusnya aku yang melakukan itu! Bwhahahah. Dan rupanya setelah kissu itu, Se Ra menampar Jae Woong dan langsung berlari masuk, makanya Jae Woong malu. Tapi sedetik kemudian ia malah menggoda Se Ra HAHAHAH.


Latihan sudah selesai. Il Young bertanya kapan Se Ra akan kembali lagi ke rumah mereka, karena berita skandal itu palsu. Dan latihannya bagaimana? Se Ra akan terus melatih mereka, kan? Se Ra tak tahu bagaimana menjawabnya, dan tepat saat itu manajer menelpon.


Se Ra langsung ke kantor. Sek Kim menjelaskan rencana mereka untuk mengungkapkan cidera Se Ra. Se Ra tidak setuju. Sambil menangis dia berkata voli adalah impiannya? Apa ini yang manajer maksud sata bilang dia akan memanfaatkannya?


Jae Woong keluar untuk olahraga. Tapi sepertinya ada yang mengikuti Jae Woong bahkan sampai ke lapangan. Saat Jae Woong istirahat, dia merasa curiga dan menoleh ke belakang, tapi orang itu langsung bersembunyi. Jae Woong menoleh ke belakang lagi, ia kemudian tertawa, Hei Baek Woo Jin! Katanya memanggil. Dia menyuruh Woo Jin keluar, apa Woo Jin pikir pohon itu bisa menyembuyikannya? HAHAHAH karena besaran badan Woo Jin daripada pohon itu, jadi ya jelas kelihatan. Woo Jin pun langsung nyengir, sadar LOL.


Jae Woong lalu menemani Woo Jin makan. Woo Jin makannya buru-buru banget sampai tersedak. Dia lalu bertanya apa Jae Woong hari ini latihan? Jae Woong menjawab, kalau memang kau sangat mengkhawatirkan hal itu, kenapa kau tidak latihan? Mereka pun berdebat masalah itu sampai Woo Jin meminta konfirmasi soal foto skandal dengan Se Ra. Jae Woong membenarkannya, dia sudah keluar, tapi Woo Jin tidak disana mendengarnya.
Woo Jin lalu bertanya apa manajer ada mengatakan sesuatu padanya? Bilang apa, tanya Jae Woong. Woo Jin lega, tapi Jae Woong menuntutnya untuk mengatakan hal itu. Woo Jin pun bilang kalau manajer menyuruhnya jangan menemui pelatih Kang. Jae Woong bekata, apa Woo Jin janji tidak akan melakukannya? Bukan janji, tapi kami menandatangani kontrak, jawab Woo Jin. Kalau dia melanggarnya maka dia tidak bisa main voli lagi.

Balik ke soal menguntit, Jae Woong ingat dan bertanya kenapa Woo Jin mengikutinya? Dia mengikutinya sedari rumah, kan? Woo Jin bilang dari semuanya, ia rasa Jae Woong yang akan mengerti dia. Jae Woong membantahnya, dia tidak tahu bagaimana perasaan Woo Jin, baginya Woo Jin adalah orang yang tak bisa memilih apa yang dia inginkan karena dia punya segalanya. Kalau voli gagal, dia bisa belajar. Woo Jin tersinggung, apa menurut Jae Woong dia bakal menyerah pada voli? Tidak akan. Jae Woong tampak merasa bersalah, ia pun menyuruh Woo Jin lanjut makan saja HAHAHAH.


Saat akan membayar, tiba-tiba Woo Jin membungkuk berterima kasih pada Jae Woong dan minta Jae Woong yang bayar HAHAHAHA, Kena deh Jae Woong. Si Woo Jin cuma senyam-senyum puas. Saat akan bayar itulah Jae Woong melihat cctv dan tanya ke ibu kasirnya apa cctv itu juga merekam toko yang diluar? Ibu kasir membenarkannya dan setelah itu dia minta si ibu untuk memutar rekaman dari jam 9-10 tanggal 13. Jae Woong menemukan tiga pria suruhan sek Kim dalam rekaman. Dia pun menjelaskan apa yang terjadi malam itu pada Woo jin. Dia curiga kalau pria2 itu yang mengambil fotonya. Sebelum tanggal 13 pria2 itu juga tertangkap dengan pakaian yang sama dan menuju ke toko depan.


Sekarang, Jae Woong dan lainnya sedang berkumpul di depan komputer menyaksikan rekaman cctv dari toko depan, toko yang dimasuki pria2 tadi. Si karyawan tampak ketakutan dengan mereka HAHAHA. Dalam rekaman, ketiga pria itu sedang makan kimbap yang membuat Han Sol selera, dia lalu minta kimbap ke karyawan itu, yang kadaluarsa juga tidak apa-apa HAHAHAHA. Si karyawan makin takut karena Han Sol menarik2 bajunya LOL. Tak lama Sek Kim datang menghampiri ketiga pria itu dan memberikan kamera yang waktu itu digunakan untuk memfoto Se Ra dan Jae Woong. Woo Jin kaget karena dia tahu itu adalah sekretaris manajer.

Sinopsis A Girl & Three Sweethearts Episode 8 - 2

July 04, 2017 0 Comments

Chiaki mengantarkan Sakurai pulang. Sakurai yang masih bisa berjalan meminta maaf pada Chiaki. Chiaki berusaha untuk menguatkan Sakurai soal dessert nya yang hanya tidak sesuai dengan selera Naomi, bukan berarti dessert Sakurai tidak bagus. Sakurai sadar kemampuannya memang kurang, tapi saat dia tahu kalau Kanata akan bekerja sama dengan patissier lain.. dia jadi frustasi dan iri.

Tiba-tiba Chiaki membahas soal Kanata yang menyatakan cinta pada Sakurai, Sakurai tentu saja kaget, darimana Chiaki bisa tahhu? Chiaki berkata Kanata yang memberitahunya dan apa pendapat Sakurai tentang dia? Sakurai menjawab dengan gugup, ia mengatakan mustahil dia bersama Kanata. Dia lalu jalan duluan dan mengalihkan pembicaraan.


Setelah sampai di rumah, Sakurai meminta maaf pada Kanata. Sakurai mengaku kalau dari awal pekerjaan ini memang terlalu berat baginya, tapi dia masih malu karena dia terlalu percaya diri. diluar sana banyak patissier yang lebih bagus daripada dia. “Kau pecundang!” kata Kanata tiba-tiba. Dengan sinis Kanata berkata dialah yang bodoh karena sudah mengharapkan sesuatu dari Sakurai. Sakurai bertanya, kenapa kau bicara seperti itu padaku? Apa kau mengerti bagaimana perasaanku sekarang? Aku tidak mau tahu bagaimana perasaanmu sekarang, jawab Kanata.
Sakurai marah dan langsung masuk ke kamarnya. Di buku resep miliknya, dia melihat catatan Kanata begitu juga Kanata yang melihat gambar lucu Sakurai. Keduanya sama-sama kesal dan menutup buku resep itu.


Chiaki kembali lagi ke kedai Nobuyuki. Kaede memuji Chiaki orang yang baik pada siapa saja. Sebenarnya, dia tak mau Chiaki pergi tadi. Akhir-akhir ini dia merasa gelisah saat mereka bersama. Kaede sepertinya tahu ada hal yang berbeda dari Chiaki sekarang.


Esok harinya, Kanata bertemu dengan tuan Higashimura. Kanata mengatakan bahwa sekarang mereka sudah tidak ada hubungan lagi. saat Kanata akan pergi Higashimura menghentikannya dengan berkata dia ada, dia ini orang yang buruk dalam menyerah. Tiba-tiba dia bertanya tentang persiapan dining out, apakah berjalan baik? Setelah mengatakan itu Higashimura pergi dengan limosin mewahnya.


Naomi dan Chiaki bertemu, membahas Kanata yang menolak bekerja sama dengan patissier yang direkomendasikannya. Kanata sama sekali tidak mengatakan alasan apapun padanya, apa Chiaki tahu sesuatu? Chiaki terkejut, setelah ia sampai dirumah Touma juga memberitahu kalau Sakurai dan Kanata bertengkar, kali ini serius. Chiaki kemudian melihat map RIOPSE yang Kanata buang. Chiaki mengerti kalau Sakurai lah orang yang Kanata inginkan untuk menjadi patissier-nya. Maka dari itu Chiaki langsung memberitahu Sakurai soal ini dan menyarankan Sakurai bicara dengan Kanata. Saat itu juga Sakurai langsung pergi ke restoran. Ia berusaha membuat dessert yang sesuai dengan hidangan Kanata. berulang kali ia gagal, tapi ia tak berhenti mencoba.


Pagi hari menjelang, Touma bertanya pada Kanata dimana Sakurai, sepertinya dia tidak pulang semalam. Kanata tampak khawatir, dia langsung ke restoran tapi tak menemukan Sakurai disana. Hanya buku resep Sakurai lah yang tertinggal. Rupanya Sakurai menemui Naomi dengan membawa dessert-nya sekali lagi. Dia memohon pada Naomi untuk diberikan kesempatan, tapi Naomi meminta Sakurai menyerah saja demi kebaikan Kanata. Sakurai berkata dengan yakin dia tidak mau meyerah. Tidak peduli apapun itu dia ingin membuat ini sukses bersama Kanata.

Sakurai terus memohon, tapi Naomi sekali lagi mengatakan kemampuan Sakurai kurang dalam pekerjaan ini. Sakurai hampir pasrah, namun tiba-tiba Kanata datang dan mengatakan dia juga akan berhenti kalau Sakurai gagal. Dia tidak bisa melakukannya tanpa Sakurai, karena Sakurai lah yang paling mengerti masakannya. Kanata memberikan buu resep Sakurai dan mengajaknya pulang, namun Naomi menyuruhnya tunggu dan ia mencicipi dessert Sakurai yang kali sesuai dengan harapannya. Sakurai pun berhasil.


Sakurai berterima kasih pada Kanata, kalau bukan karena dirinya pasti Naomi tidak akan memberinya kesempatan sekali lagi. Dia juga meminta maaf karena sudah mencoba untuk menyerah. Dia pikir Kanata akan bekerja sama dnegan patissier lain, Sakurai belum sempat melajutkan perkataannya karena Kanata memegang kuat kedua pipinya. Kanata memintanya jangan mencari alasan karena tidak ada pengganti… tidak ada orang yang bisa menggantikan Sakurai. Awwww Sakurai langsung seyum tersipu.


Saat di bus, Sakurai meminta agar mereka merayakannya malam ini dan Kanata menyetujuinya. Sakurai berkata dia akan membuat kue di restoran jadi tunggu dia di rumah. Sementara Sakurai membuat kue spesial untuk Kanata, di rumah, Kanata juga akan membuat omelet hamburger yang spesial untuk Sakurai. Chiaki akan pergi, dia yang sudah tahu Kanata-Sakurai berhasil di even dining out menanyakan dimana Sakurai, Kanata menjawab kalau Sakurai ada di restoran. Dan sebelum pergi Chiaki melihat Kanata sedang menyiapkan omelet spesial dan di meja sudah ada dua piring. Wajahnya berubah.


Chiaki akhirnya memutuskan pergi ke restoran saat Sakurai hampir menyiapkan cake-nya. Dia melihat tulisan selamat di hiasan love yang Sakurai buat. Sakurai pun permisi pergi pada Chiaki karena cake-nya sudah selesai dan tiba-tiba Chiaki memeluk Sakurai sampai cake spesial itu jatuh berantakan. Sementara itu, di rumah, Kanata juga telah selasai dan menunggu Sakurai yang belum juga datang.

July 3, 2017

Sinopsis 109 Strange Things Episode 1

July 03, 2017 0 Comments


Episode 1: Halo, Orang Asing



Episode pertama dimulai dengan sebuah wawancara kerja, dialah Shin Ki Won (Jung Chae Yeon) yang tengah diwawancarai, ia berusaha sebaik mungkin agar bisa diterima bekerja, tapi sayang karena dia masih mahasiswa dia belum punya pengalaman bekerja apalagi jurusan yang diambilnya adalah filsafat, sangat susah untuk mencari pekerjaan yang sesuai.


Gagal wawancara, Ki Won menemui temannya di kampus, dia bertanya apa temannya itu sudah menyelesaikan novelnya? Temannya itu bersikap lebay mengeluhkan kondisinya yang gak bisa menulis lagi, dia stress karena tidak ada yang beres satupun. Diapun bertanya apa Ki Won sudah selesai menulis, Ki Won menjawab kalau dia sedang dalam masa percobaan akademis, jadi dia harus fokus pada nilainya. Temannya itu semakin frustasi karena mereka tidak akan pernah keluar dari kampus HAHAHAHA.

Lalu teman yang lain datang menunjukkan sebuah brosur perusahaan Internasional Koden Co yang sedang mencari seni utama liberal (gelar jurusan filsafat). Koden Co adalah sebuah perusahaan robotika. Mereka heran kenapa perusahaan seperti itu butuh orang seni liberal, tapi belum sempat mengutarakan apapun semua teman Ki Won berebut keluar duluan untuk mendaftar, hanya Ki Won sendiri yang tidak tertarik sama sekali.


Ki Won menemui seorang pria untuk memberikan laporan, pria itu sepertinya senior Ki Won di kampus. Dia memuji laporan Ki Won yang sangat bagus, Ki Won bahkan seperti jaringan informasi internasional yang lebih baik dari google.


Ki Won berjalan pulang, dalam narasinya dia mengatakan dia adalah seorang mahasiswi Filsafat semester 4 di Dae Woong University. Dia sudah ditolak 133 kali dari pekerjaan, dan diusir 29 kali saat wawancara. Tapi dia senang melakukannya, walaupun dia tidak memiliki kepercayaan diri dan juga uang.

Ketika Ki Won sampai di rumah, sudah ada kakak perempuannya dan suami kakaknya menunggu di depan. Suami kakaknya menjelaskan kalau rumah mereka disita, jadi mereka tidak punya tempat tinggal. Ki Won kesal, mereka itu sudah seperti virus parasite dan dia vaksinnya.

Setelah membiarkan kakaknya masuk, Ki Won memandangi mereka tak habis pikir. Dia lanjut bernarasi tentang kakaknya yang kekanak-kanakan, Shin Ki Yeon. Ki Yeon telah kehilangan uang, sementara suaminya belum pernah mendapatkan gaji dalam 4 tahun terakhir. Dia tidak tahu kenapa mereka berani untuk memiliki bayi. Sulit membayangkan orang lain, jika mereka hidup seperti ini.
Suami kakaknya meminta makanan, dan menyebut menu-menu yang cocok dimakan di musim dingin seperti ini, kakaknya pun ikutan hingga membuat Ki Won geleng-geleng kepala HAHAHAH.


Ki Won menyiapkan makanan untuk mereka, kakak, adik perempuan, dan juga adik laki-lakinya. Ki Won mengomeli kedua adiknya yang malas belajar, tapi adik laki-lakinya melawan, dia kan bukan ibu jadi jangan cerewet! Ki Won kesal, karena ibu tidak ada disini maka dia yang menggantikannya, memangnya dia mau seperti ini? Dan tepat saat itu terdengar suara ledakan diikuti mati lampu. Sontak, semuanya menjerit ketakutan mengira rumah mereka sedang diserang.


Dengan mengandalkan sekop dan lainnya, mereka berlima keluar rumah menghampiri pria misterius disana. Disekeliling pria itu penuh asap bekas ledakan dan saat mereka mencoba mendekat, mata pria itu berkilat biru dan ia bisa mendeteksi siapa mereka berlima. Shin Ki Won, Shin Ki Eun (adik perempuan Ki Won), Shin Ki Yeon, Jang Hyung Bum, dan Shin Ki Han (adik laki-laki Ki Won).


Pria itu mengenalkan namanya adalah KDI-109 (diperankan Choi Tae Joon). Dia datang dari tahun 2050. Daebak, ucap Ki Eun spontan HAHHAHA. Dia lalu berteriak senang karena pria itu sangat tampan. Sementara itu ada tiga orang misterius yang seperti mencari sesuatu melalui radar. Si wanita dan pria melapor pada bosnya kalau mereka sudah kelhilangan sinyal. Si Bos meminta mereka memeriksa semuanya.


KDI-109 sudah ada di rumah Ki Won. Dia lagi diinterogasi soal perkataannya tadi yang bilang dia datang dari tahun 2050. Ki Eun tak percaya kalau KDI adalah seorang robot, dia bahkan lebih tampan daripada seorang pangeran LOL. Ki Won berniat menelpon polisi tapi Ki Eun tak mengijinkannya. Ki Won heran, apa menurutnya mereka harus menjaga robot ini? HAHAHAH Ki Eun langsung merebut ponsel Ki Won.

Dengan kaku KDI-109 pun menjelaskan siapa dirinya, dia adalah seorang robot humanoid, prototype jenis 03 diproduksi pada bulan maret 2050. Ia lalu menoleh melihat Ki Won dan muncul deteksi tentang diri Ki Won, nama, kapan lahir, dan jenis kelamin. KDI-109, dia dikirim dari masa depan untuk melindungi Shin Ki Won. Semua kaget mendengarnya. Ki Won bertanya kenapa, tapi KDI-109 tidak bisa memberitahunya sesuatu yang berhubungan dengan masa depan.


Semua melongo melihat KDI, hahahha masih gak percaya kalau dia itu robot. Ki Won juga begitu, dia bertanya serius, apa kau yakin kau itu robot, bukan manusia? Siapa yang mengirimmu? Apakah aku ibu John Connor? Apakah seseorang akan datang untuk membunuhku? HAHAHAH, tapi tetap saja KDI tak bisa memberitahukan apa-apa yang berhubungan dengan masa depan.

KDI kembali menjelaskan kalau dia datang dengan satu misi, sambil memegang tangan Ki Won dia berkata misi itu adalah melindungi pemiliknya, Shin Ki Won. Dan tiba-tiba muncul sesuatu seperti jam tangan lalu keluar cahaya biru ungu dari jam itu yang mengelilingi mereka semua.