Sinopsis A Girl & Three Sweethearts Episode 8 - 1


Chiaki duduk santai memandangi laut, tak lama Kaede menelpon dan Chiaki mengatakan ia akan segera berangkat kerja. Sekarang Shibasaki bersaudara + Sakurai sibuk melayani pembeli Sea Sons yang sedang ramai-ramainya. Sakurai dan Chiaki memperhatikan Touma yang tampak semangat sekali dan juga Kanata yang sepertinya sudah melupakan semua yang terjadi. Tampilan Touma juga sudah berubah, semakin rapi.


Saat Touma meminta Sakurai mengantarkan pesanan ke meja no 8, Sakurai menolak dan menyuruh Touma yang mengantarkan pesanannya sendiri. Rupanya si pemesan adalah Fuka. Fuka memuji omelet hamburger nya enak, Touma langsung girang mengatakan dia yang memotong bawang Bombay di hamburger itu hahahah. Fuka lalu mengatakan Touma sangat cocok dan keren dengan seragam itu. Touma senang dan mengucapkan terima kasih, semangatnya sudah kembali.

Sakurai yang ada di dapur menghampiri Kanata, ia berkata sepertinya Touma dan Fuka sudah baikan, tapi Kanata hanya menanggapi dingin kalau dia tidak terlalu peduli wkwkwk. Sakurai kesal, mengatakan Kanata sungguh tidak berperasaan. Dan wajah Chiaki berubah sedih melihat mereka.


Naomi Oohashi kemudian datang dan meeting dengan Kanata juga sakurai. Mereka membahas soal bahan2 yang akan mereka gunakan. Saat Kanata sibuk menjelaskan, Sakurai diam2 memandanginya dan teringat saat Kanata bertanya kenapa dia datang (Episode 7, saat Sakurai menjemput Kanata). Kanata benar-benar serius bekerja, mungkin ini adalah kesempatan yang baik untuknya agar menjadi seorang chef terkenal.


Wakaba yang selalu mengikuti festival tengah menelpon Sakurai. Dia menggoda Sakurai soal jalan-jalannya dengan Kanata di Onomochi kemarin. Sakurai menyangkal kalau mereka belum berpacaran, mendengar kata ‘belum’ Wakaba pun yakin kalau Sakurai benar-benar jatuh cinta dengan Kanata. Sakurai jadi galau, dia berpikir dirinya itu aneh, kemarin dia menyukai Chiaki dan sekarang menyukai Kanata.
Wakaba menyemangatinya, tidak masalah dengan siapa Sakurai suka, karena cinta itu tidak mengenal alasan. Jadi, kapan Sakurai akan menjawab Kanata? Sakurai tidak tahu kapan waktu yang tepat, tapi Wakaba berkata sekaranglah waktunya, mau berapa lama lagi Sakurai membuat Kanata menunggu? Tepat saat Sakurai berlatih mengatakan ‘aku menyukaimu’ Touma masuk membuat Sakurai sangat terkejut HAHAHAH. Touma mengajaknya untuk membuat kenangan musim panas.


Ternyata bukan hanya mereka berdua, tapi juga ada Chiaki dan Kanata yang sekarang bermain kembang api. Aduh seru banged, kembang apinya juga macam-macam. Sakurai asyik memvideokan Touma saat dia melihat Kanata sudah duduk sendirian di sebuah perahu. Sakurai menghampirinya dan dengan gugup akan menjawab pernyataan cinta Kanata, tapi Kanata salah tanggap, ia pikir Sakurai mau bilang kalau dia sudah memutuskan dessert apa yang akan dibuat. Alhasil Sakurai tak jadi mengatakan jawabannya.


Touma memperhatikan gelagat mereka berdua, dia bilang pada Chiaki tinggal menunggu waktu saja sebelum mereka pacaran. Sakurai sepertinya sudah bisa mengatasi perasaanya pada Chiaki, apa boleh buat kalau Chiaki sudah punya Kaede? Chiaki hanya tersenyum singkat.

Sakurai membahas soal event dining out yang akan diadakan sebentar lagi. Karena ini kesempatan besar dia akan melakukan yang terbaik untuk bisa mendukung Kanata. Kanata meralat, mereka akan membuatnya sukses.. bersama. Ya, mari berjuang bersama, balas Sakurai. Di tengah suasana hening itu, Sakurai mendapat telpon yang membuatnya kesal, mungkin dari Wakaba hahahh.


Melihat Sakurai pergi mengangkat telpon, Chiaki mengampiri Kanata. Dia senang melihat Kanata dan Touma sekarang menjadi lebih akrab dan juga kelihatan senang bersama. Dia rasa itu semua mungkin berkat Sakurai. Dia senang Sakurai datang kesini. Chiaki lalu bertanya bagaimana pendapat Kanata tentang Sakurai. Aku menukainya, jawab Kanata. Aku sudah bilang padanya tentang perasaanku. Chiaki terlihat sedih, ia hanya bisa mendukung Kanata.

Sakurai yang memang telponan dengan Wakaba mengatakan dia sudah memutuskan kalau pekerjaannya berjalan lancar, dia akan mengatakan pada Kanata tentang perasaannya. Wakaba ikut senang dan menyemangati Sakurai.


Keesokan harinya, Kanata dan Sakurai pergi mencari bahan-bahan untuk hidangan mereka nanti. Tibalah mereka di sebuah perkebunan sayur. Sakurai sudah ganti kostum dengan gaya ala ibu-ibu petani, si ibu petani bilang kalau siapapun yang mau sayur mereka maka harus ikut bantu memanennya. Sakurai kesal karena cuma dia sendiri yang akan bekerja sementara Kanata malah enak-enakan dengan si ibu petani yang pergi entah kemana sambil bergandengan pula HAHAHAH.

Mereka sudah mengumpulkan banyak bahan, mulai dari wortel, terong, tomat, timun, dll. Sakurai juga mendapat ide untuk bahannya sendiri, yaitu apel. Setelah puas, mereka lalu pulang dengan truk pick up, keduanya benar-benar menikmati waktu mereka.


Sakurai membuat resep dessert yang akan dia buat dan berlatih bersama Kanata. Kanata kurang suka dengan dessertnya karena tidak sesuai dengan hidangan mereka. Sakurai pun mencoba merubah konsepnya lagi. Akhirnya mereka saling tukaran buku resep agar masing2 tahu apa yang akan mereka buat nanti. Dan tak sengaja Chiaki melihat kebersamaan mereka itu.

Di kamar masing-masing Kanata dan Sakurai sama-sama membaca buku resep masing2. Kanata membaca awal perjalanan Sakurai dan sedikit menambahi catatan disana, begitu juga dengan Sakurai, dia juga menambahkan gambar-gambar lucu untuk membuat buku resep Kanata semakin menarik.
Keesokan paginya, mereka mengembalikan buku masing-masing dan berangkat bersama menuju restoran. Kali ini dessert yang Sakurai buat disukai Kanata, dan itu membuatnya sangat senang. Hidangan Kanata juga telah selesai.


Malamnya, mereka berdua duduk bersama sambil menikmati minuman dingin. Sakurai mengatakan dia sekarang sangat bersenang-senang. Saat dia bekerja di toko kue, dia tidak pernah mendapat kesempatan untuk membuat dessert yang cocok dengan masakan orang lain. Sejak dia datang kesini, setiap hari terasa baru. Itu karena saat dia bersama Kanata… dia bisa membuat dessert yang tak pernah dia bayangkan. Itu benar-benar menyenangkan baginya. Kanata yang awalnya ingin minum tidak jadi saat mendengar dia menjadi alasan Sakurai bisa membuat dessert yang enak.

Sakurai lalu bertanya, apa Kanata juga bersenang-senang sepertinya? Aku merasa biasa saja, jawab Kanata HAHAHAH. Sakurai balik membahas soal presentasi dining out, kalau hidangan mereka disetujui bagaimana kalau mereka merayakannya? Hanya mereka berdua. Kanata bertanya, Cuma mereka berdua? Kenapa? Sakurai sedikit kesal, apa maksudmu ‘kenapa’, ada banyak hal yang ingin kubicarakan denganmu. Kanata ingin diberitahu sekarang tapi Sakurai bilang dia akan memberitahunya besok. Kanata pun setuju. Kalau begitu, ayo besok kita bertemu, ajak Sakurai.


Di restoran, Naomi sudah mencicipi semua hidangan Kanata dan terakhir dessert milik Sakurai. Ia langsung berdiri di dekat Chiaki. Chiaki menanyakan bagaimana hasilnya, Naomi berkata sangat enak, tapi menurutnya mereka tidak bisa menyajikannya ke pelanggan. Beri dia waktu untuk memikirkannya.

Sebelum Naomi pulang, dia membicarakan sesuatu pada Kanata dan Sakurai melihat itu. Sakurai tidak tahu mananya yang salah, tapi mereka masih punya waktu untuk memperbaikinya. Sakurai kemudian izin pergi untuk belanja tapi di depan ia mendengar Naomi mengatakan pada Chiaki kalau dessert nya tidak sesuai dengan masakan Kanata. Dia berpikir untuk menggunakan pastissier lain.

Sakurai tentu saja jadi galau. Ia menyendiri di tepi dermaga. Touma kemudian datang mengejutkannya. Sakurai pun cerita sepertinya dia akan dikeluarakan dari dining out. Dessert nya menjatuhkan semua masakan lain. Touma memintanya jangan menyerah dulu, mustahil untuk memecat patissier tanpa memperhitungkan pendapat chef.


Sakurai sudah sampai di rumah. Dia lalu melihat map RIOPSE yang diberikan oleh Naomi pada Kanata tadi dan melihat isinya. Ternyata itu adalah profil para patissier ternama. Kanata keluar dan langsung merampas map itu. Sakurai kesal, ia pergi minum-minum di kedai Nobuyuki. Dia kecewa karena Kanata langsung menyingkirkannya saat dikatakan dia tidak cukup baik. Nobuyuki lalu datang menyemangati Sakurai dengan gaya ala spanyol nya. Akhirnya Sakurai tertidur karena mabuk. Tepat saat itu Chiaki dan Kaede datang.

No comments:

Post a Comment