Sinopsis Thumping Spike Episode 13

Episode 13: Kesalahpahaman


Jae Woong masuk ke kamar dan bergegas mandi saat ada pesan masuk di hpnya. Jin Ah memberitahu Jae Woong tapi Jae Woong berkata biarkan saja. Han Sol yang penasaran mengecek hp Jae Woong, ternyata pesan itu dari anjing gila, Soo Bin. Han Sol yang memang naksir Soo Bin pun tak ingin hilang kesempatan hahahahah, dia membalas sms Soo Bin tak peduli Jin Ah yang memperingatkannya.


Keesokan harinya, Se Ra menangkap basah Eul Young yang lagi-lagi mengintip tim Daehan latihan. Eul Young berjanji takkan melakukannya lagi tapi kemudian Se Ra mengajaknya bicara. Se Ra memberitahu alasan dia merubah formasi tim dengan menempatkan Hyun Sung ditengah, itu karena Hyun Sung yang paling tinggi dari pemain lainnya dan dia yang paling aktif dan pekerja keras. Posisi tengah harus memblokir, menyerang, dan menerima, jadi membutuhkan banyak aktifitas fisik. Hal itulah yang tidak dia lihat dari Eul Young. Se Ra bersyukur karena Eul Young marah padanya bukan pada Hyun Sung. Eul Young dengan tulus meminta maaf dan Se Ra akhirnya memberikan Eul Young kesempatan untuk memulai dari dasar kembali.


Soo Bin datang ke arena membawa sebuah poster (mungkin poster jadwal pertandingan). Dia melambai-lambai pada Jae Woong tapi Jae Woong tak menggubrisnya, malah Han Sol yang membalas lambaian tangan Soo Bin HAHAHAHAH.
Ketika Soo Bin menempel poster itu, tim sibuk membicarakannya yang tampak tenang hari ini, tidak seperti biasanya LOL. Han Sol dengan senangnya memberitahu kalau tadi malam dia ngobrol panjang dengan Soo Bin, dan sekarang Soo Bin ada disini. Jin Ah langsung memberitahu yang sebenarnya kalau Han Sol ngobrol pakai hp Jae Woong, apa kau bilang kau Jae Woong, bukannya Han Sol? HAHAHAH.


Sek Kim menghampiri Soo Bin. Dia menyindir tim yang berada di posisi terakhir tapi sibuk memikirkan final. Soo Bin tersenyum menanyakan siapa dia, tapi kemudian wajahnya berubah galak karena Sek Kim sudah bicara seenaknya. Sek Kim memberitahu kalau dia dari agensi Se Ra. Soo Bin juga mengenalkan dirinya sebagai putrinya pelatih Song Byung Joo dan pacar Hwang Jae Woong. Di lingkungan ini, dia dikenal sebagai anjing gila! Soo Bin menggertak Sek Kim sampai Sek Kim takut dan mengatakan dia benci sekali anjing HAHAHAHA.


Di kantor guru, Woo Jin datang menemui Se Ra sambil membawa minuman. Dia bertanya dimana Sek Kim, Se Ra memberitahu kalau Sek Kin pergi untuk melaporkan sesuatu ke kantor. Woo Jin pun langsung bertanya soal Sek Kim, apa Sek Kim itu datang untuk memantau atau melindungi Se Ra. Se Ra balik bertanya menurut Woo Jin bagaimana? Menurutnya entah itu untuk memantau atau melindungi, dia merasa bersyukur. Dia terus mengkhawatirkan Se Ra karena dia tidak tinggal di rumah itu (dia takut kalau Se Ra sendirian di rumah itu karena disana ada Jae Woong wkwkwk).
Jae Woong lalu datang, dia langsung menendang Woo Jin, tak suka mendengar Woo Jin mengkhawatirkan Se Ra hahahah. Se Ra bertanya untuk apa Jae Woong datang ke ruang guru? Woo Jin juga menambahi bukankah Jae Woong tak suka ruang guru? Wkwkwkwk. Jae Woong mengaku dia memang kurang suka, dia hanya ingin memberitahu kalau pelajaran olahraga hari ini diganti dengan main voli.


Dan setelah itu, terlihat Jae Woong yang berlari terburu-buru dengan menggendong Se Ra dipunggungnya. Guru lain yang lewat juga memperhatikan mereka. Ternyata kaki Se Ra kambuh lagi karena tadi dia ikut bermain dengan yang lain. Jae Woong mengomelinya karena keras kepala, dan cepat-cepat membalut kaki Se Ra. Se Ra terhenyuk melihat perhatian Jae Woong, dia pun memutuskan untuk menerima pengobatan. Sambil mengelap keringat Jae Woong, Se Ra berkata ini semua karenanya, kalau dia tidak melakukannya (menerima pengobatan), maka Jae Woong akan terus memperlakukukannya seperti seorang pasien. Jae Woong tersenyum senang mendengarnya.


Sek Kim melaporkan semua hal terkait dengan Jae Woong dan Woo Jin. Dari informasi yang dia dapat, Soo Bin menyulitkan setiap wanita yang ingin dekat dengan Jae Woong, sementara Woo Jin punya fanbase yang cukup besar. Setelah mewawancarai beberapa siswa, mereka mengatakan Soo Bin memang anjing gila. Manajer lalu bertanya hubungan Jae Woong dengan Kang Se Ra, Sek Kim memastikan tidak ada hubungan apa-apa diantara Se Ra dengan Jae Woong ataupun Woo Jin.


Se Ra dipanggil menemui Kepsek, disana sudah ada manajer yang katanya akan mensponsori tim voli Daehan. Kepsek dengan wajah sumringah memberitahu Se Ra soal itu (hahaha senang disponsori). Manajer memberikan seragam langsung pada tim, dengan gaya cool dia merangkul Se Ra dan mengatakan maksudnya memberikan seragam itu, Jae Woong yang melihatnya jadi cemburu. Manajer juga minta maaf pada Woo Jin atas masalah mereka sebelumnya. Dia lalu minta bertemu dengan orang yang katanya ada di foto bersama Se Ra waktu itu, yang bicara padanya di telpon (hahahah itu Jae Woong, manajer pura-pura gak tahu nih).


Ekspresi Jae Woong lihat manajer ngerangkul Se Ra XD

Woo Jin pun memanggil Jae Woong dan mengenalkan dia adalah senior mereka yang lebih tua setahun karena mengambil cuti. Woo Jin juga mengenalkan manajer pada Jae Woong. Manajer langsung menanyakan soal pemeriksaan pergelangan kaki, Jae Woong kan yang menemani Se Ra? Ya, jawab Jae Woong jujur. HAHAHAHA wajah manajer langsung berubah kesal karena Jae Woong seperti tidak takut padanya. Tapi kemudian Jae Woong lah yang kesal karena manajer merangkul Se Ra lagi dan mengatakan dia akan berada disini sekarang (maksudnya bersama Se Ra). HAHAHAAH perang dingin nih, kayaknya manajer juga suka Se Ra deh, atau cuma alasan supaya Jae Woong tidak mendekati Se Ra.


Malam hari, di rumah tim, sudah ada pelatih Song dan Soo Bin yang lagi makan pizza dengan yang lain. Ketika Jae Woong keluar kamar, Se Ra langsung bangkit mengikuti Jae Woong pergi. Sek Kim juga akan mengikuti mereka tapi dihadang pelatih Song HAHAHHA. Pelatih Song berkata, apa kau terus menempeli Pelatih Kang seperti permen karet sepanjang hari? Tidak, aku hanya menempel disisinya saat dia sendirian, sendirian, kata Sek Kim agak kesal wkwkwk. Akhirnya Sek Kim tidak jadi mengikuti mereka karena pelatih Song tak membiarkannya dan malah memberikan banyak pizza untuk Sek Kim.


Setelah diluar, Se Ra bertanya apa Jae Woong mau latihan? Wajahnya tampak pucat. Jae Woong tak menjawab, dia malah mengatakan kalau dia punya firasat buruk dengan manajer dan foto-foto itu juga. Se Ra berkata kalau itu semua ulah Sek Kim bukan manajer, manajer orang yang baik. Jae Woong masih tidak yakin, tapi setelah Se Ra meyakinkannya dia jadi tidak curiga lagi. Kalau boneka beruangku baik-baik saja, aku juga tidak masalah, katanya sambil mengelus kepala Se Ra. Hadehhhh

Tak lama, Woo Jin, Soo Bin, dan juga Sek Kim keluar menghampiri mereka. HAHAHAHA tiga bodyguard anti Jae Woong-Se Ra. Soo Bin memberitahu Se Ra kalau ayahnya ingin bertemu dengannya. Dan saat Se Ra masuk Woo Jin juga akan masuk mengikutinya tapi dilarang oleh Jae Woong, Jae Woong langsung menariknya untuk latihan bersama. Soo Bin juga akan pergi mengikuti Jae Woong tapi dihentikkan oleh Sek Kim yang ingin bicara padanya. Soo Bin tidak mau, namun saat Sek Kim bilang ini soal Jae Woong ia langsung setuju hahahaha.
Entah apa yang dia bicarakan dengan Sek Kim, saat pulang bersama ayahnya dia menyinggung soal Jae Woong dan minta pendapat ayahnya jika Jae Woong pindah ke Hyunchang (tim voli nomor satu).


Jae Woong sudah tertidur pulas, ada pesan masuk di hpnya, dari Soo Bin. Han Sol segera turun dari tempat tidur dan diam-diam mengambil hp Jae Woong. Tapi begitu Han Sol sudah dekat, tangan Jae Woong malah menutupi hp itu sehingga Han Sol harus ekstra pelan mengambilnya hahahah. Jin Ah terbangun, dia memperingatkan Han Sol agar jangan melakukan hal yang aneh-aneh, tapi dasar Han Sol memelototinya untuk diam wkwkwkw.


Keesokannya di sekolah, Han Sol mengejar Jae Woong sampai ke kelasnya. Sambil memijati Jae Woong, dia memohon agar Jae Woong mengabulkan permintaannya. Jae Woong kesal, kenapa dia harus bertemu dengan pelatih voli tim Hyunchang? (Han Sol meminta Jae Woong menemui pelatih Hyunchang). Han Sol berkata, mungkin pelatih Hyunchang melihat dia berlatih saat pertandingan terakhir mereka, apa susahnya sih menunjukkan wajahmu padanya? Han Sol terus memohon, kalau tidak dia bakalan dicabik-cabik si Anjing gila HAHAHAH. Rupanya Han Sol yang menyamar jadi Jae Woong saat membalas pesan Soo Bin mengiyakan permitaan Soo Bin untuk menemui pelatih Hyunchang. Kalau Jae Woong menolak pasti ketahuan kalau bukan Jae Woong yang balas pesannya LOL.

Akhirnya Han Sol terpaksa mengaku pada Jae Woong dan juga Soo Bin. Dia berlutut di depan mereka agar tidak marah padanya LOL. Jae Woong lalu bertanya pada Soo Bin untuk apa dia menemui pelatih Hyunchang. Soo Bin mengaku dia tidak tahu, Jae Woong akan tahu setelah menemuinya nanti.


Di ruang guru, Se Ra melihat Jae Woong pulang lebih awal. Guru pria di sebelahnya (yang suka caper sama Se Ra) memberitahu kalau Jae Woong akan pergi menemui pelatih tim voli Hyunchang. Sekarang Jae Woong sudah bersama pelatih itu, mereka membicarakan tentang rencana transfer Jae Woong ke tim mereka. Akan lebih baik bagi masa depan Jae Woong jika dia berada di tim posisi pertama. Jae Woong diam, tidak diperlihatkan jawabannya iya atau tidak.


Kembali ke sekolah. Seluruh anggota tim sudah berlumpul untuk latihan, mereka tinggal menunggu Jae Woong yang belum juga muncul. Woo Jin bertanya kemana perginya Jae Woong, dan Han Sol menjawab kalau dia pergi menemui pelatih Hyunchang. Soo Bin pun memberitahu kalau Jae Woong akan transfer ke SMA Hyunchang. Semua kaget, Soo Bin melanjutkan bahwa alasan Jae Woong transfer karena piala presiden akan dimulai. Tidak peduli seberapa seringnya mereka latihan, kalau berada di posisi terakhir maka akan tetap seperti itu. Il Young protes, ini namanya pengkhianatan! pengkhianatan! Soo Bin membalas, pengkhianatan apa? Kau mencoba menyeret dia hancur denganmu? Apa kau mencoba mati bersama-sama, atau apa? ini kesempatan terakhir Jae Woong oppa. Kalau dia melewatkan kesempatan ini, dia mungkin tidak pernah bisa main voli lagi! Dia tidak sepertimu, bermain dengan setengah hati hanya untuk mengisi waktu. Jangan menahannya! Soo Bin sengaja mengatakannya kuat-kuat agar Se Ra tidak menahan Jae Woong.

Woo Jin mendekat ke Se Ra, dia bertanya apa pelatih tahu soal ini? (Woo Jin selalu manggil Se Ra dengan pelatih). Se Ra belum menjawab, karena tepat saat itu Jae Woong datang dengan santainya dan heran melihat suasana tenang sekali.

No comments:

Post a Comment