Love Books Love Series: Secret & Summer Episode 2 Part 2


Esok Pagi. Summer sudah berpakaian rapi dan siap berangkat kerja. Di tangga ternyata Secret sudah menunggu Summer. Melihat Secret pakai baju saat pertama kali dia datang Summer pikir Secret mau pulang, tapi Secret membantahnya, dia akan ikut Summer bekerja. Summer menolak. Kenapa sih Secret ngikutin dia dan jadi bebannya? Beban apa? Tanya Secret. Dia akan menjadi bodyguard nya Summer.


"Bodyguard?" Tanya Summer tertawa. "Kamu? Lihat dulu keadaanmu. Kaki mu patah seperti ini dan kamu mau jadi bodyguard ku?"

Secret berkata kalau Summer ngomong kuat-kuat, dan nanti Bibi dan Kwan menggodanya, maka dia tidak akan peduli lagi. Summer akhirnya mengijinkannya ikut tapi dengan syarat Secret tidak boleh mengganggunya saat bekerja.


Summer sudah siap-siap dengan kostum beruang nya. Dia tak tahu kalau kepala beruang itu sangat berat sampai dia oleng kesana kemari untuk menyeimbangkan kepalanya. Lalu dimanakah Secret? Dia cuma nungguin Summer di tempat yang agak jauh. Saking bosannya nunggu sendirian dia bahkan tertidur. Tak lama ada tiga anak kecil datang menghampirinya. Dua anak cewek dan satu cowok. Melihat kaki kiri Secret yang di perban, anak cowok itu bilang kalau kaki Secret seperti Star Wars. Dan satu anak cewek dengan gaya malu-malunya bilang kalau Secret sangat tampan. Wkwkwk anak kecil aja tau ya mana yang cakep.


Secret akhirnya bangun mendengar mereka ribut. Dia pun bilang kalau di kakinya ini besi, bukan robot. Anak cewek yang bilang Secret ganteng tadi tiba-tiba malah menendang kaki Secret untuk memastikan apakah itu robot atau bukan hahahah. Sedangkan Summer dia masih saja kesulitan untuk memakai kepala beruang. Saat dilihatnya Secret sedang bersama anak-anak dia langsung menghampiri mereka dan memberikan anak-anak itu balon.


Gemas, anak-anak itu menarik-narik kostum beruangnya sampai Summer oleng dan kepala beruangnya jatuh. Mereka tak menyangka kalau dibalik kostum beruang itu ternyata ada perempuan yang sangat cantik. Salah satu dari mereka bertanya apa kakak beruang pacarnya kakak robot? Hahahahah.

Secret langsung bilang anak-anak aja tahu kalau mereka pacaran. Tak mau membuat Secret besar kepala, Summer lantas menjelaskan kalau dia tidak berpacaran dengan orang gila. LOL
Anak-anak gak percaya sama sekali. Secret mengatakan padanya agar jangan membohongi anak-anak. Summer kesal, siapa yang bohong? Secret lah yang bohong. Dan tiba-tiba Secret mengelap keringat di wajah Summer dengan sapu tangannya. Summer menepis tangan Secret, dia takut anak-anak itu bakalan salah paham. Bukannya berhenti Secret malah bilang kalau itu bagus bwhahaha. Secret lalu memakai kepala beruang itu di kepalanya dan bermain dengan anak-anak.


Summer balik kerja lagi. Kemudian ada dua pria yang kebetulan lewat. Melihat wajah cantik Summer mereka langsung minta foto dan tiba-tiba salah satu pria itu memukul bagian belakang Summer membuat Summer melotot kaget. Summer tentu saja tidak suka, dia lantas menegur mereka. Tak terima dimarahi, kedua cowok itu mengaku mereka hanya bercanda.


Secret yang masih dengan kepala beruang di kepalanya menghampiri mereka. Di lepasnya kepala beruang itu dan di lawannya mereka satu persatu sampai keduanya lari. Secret memperingatkan kalau lelaki itu tidak akan membully wanita.


Keluarlah pemilik tempat itu dan langsung ngomel-ngomel karena keributan yang dibuat Secret. Summer kan yang membawa pria ini? Mulai besok tidak usah datang bekerja lagi! Kamu dipecat! Ucap wanita pemilik tempat itu. Dia bahkan memotong gaji Summer dan juga memecat pria penjaga stall karena tidak menghentikan pertengkaran tadi hahahahah.


Kesal karena perbuatan Secret, Summer terus mendiamkannya sampai Secret gak tahan dan bertanya apa Summer akan terus diam seperti ini?

"Hey. Nona beruang. Aku sengaja membantumu mengusir orang jahat tadi. Bukannya berterima kasih, kamu masih mau marah padaku?"

"Ini semua karena mu. Dasar laki-laki egois! MEMUAKKAN! JAHAT! EGOIS! Kenapa aku harus berterima kasih pada orang seperti mu? Memukul orang seperti itu. Apa pernah kamu dengerin pendapat orang lain dulu? Atau kamu cuma dengerin diri kamu sendiri. Keluar dari rumahku sekarang juga? Aku paling benci orang seperti dirimu!"

"Hey! Tidak bisakah kamu melihat kebaikanku? Kalau aku tahu jadinya seperti ini, aku akan membiarkan mereka mengganggumu sampai kamu sadar!" Ucap Secret kecewa.

Summer tak peduli, dia tetap menyuruh Secret pergi dari rumahnya. "Baiklah" Kata Secret. "Tapi ingat, aku tidak bermaksud untuk menjadikannya seperti ini. Ini terjadi karena akulah yang bodoh mau membantumu. Selamat Tinggal." Ucap Secret hendak pergi.


Disaat itulah terdengar suara orang memanggil Summer. Takut ketahuan, Summer langsung menyuruh Secret sembunyi di balik sofa. Rupanya yang datang adalah Point. Dia khawatir pada Summer makanya dia pulang duluan. Dia juga membawa makanan favorit Summer. Summer yang gelisah plus was-was takut Secret ketahuan secara tidak langsung menyuruh Point pulang dengan mengatakan dia lagi tidak enak badan sekarang. Point langsung menempelkan tanganya di kening Summer membuat Summer sedikit terkejut. Tidak panas, kata Point kemudian. Summer langsung pura-pura batuk. Tenggorokannya yang sakit. Khawatir, Point segera bergegas ke dapur untuk membuatkan lemon campur madu untuk Summer.


Melihat Point Sudah tidak ada, Secret menongolkan kepalanya dan pura-pura batuk tanpa suara mengikuti sandiwara Summer tadi. Dia pun menggoda Summer yang keningnya dipegang oleh Point dan bertanya apa itu pacarnya Summer? Summer segera memukulnya dengan bantal agar merunduk.
Point memberikan perasan lemon dan madu yang sudah dia buat untuk Summer. Summer berterima kasih dan menyuruh Point pulang. Point tidak mau. Bukannya mereka akan membicarakan tentang Some Change? Terus apa Summer mengijinkan orang untuk mewawancarainya? Summer menggaruk kepalanya yang tak gatal. Dia berkata akan membicarakan masalah itu besok. Dia sangat ngantuk sekarang. Point pun pulang sambil mengingatkan Summer untuk menelponnya kalau ada apa-apa.


Setelah Point pulang, Secret keluar dari persembunyiannya dan bertanya menggoda apa itu pacar Summer? Cakep, katanya memuji. Dan tiba-tiba saja Point balik lagi ke rumah Summer membuat keduanya kaget. Untunglah Secret tanggap. Dia berpura-pura menjadi tukang pembasmi hewan bahkan promosi kalau perusahaannya adalah yang terbaik di dunia HAHAHAH. Point yang tadinya nampak curiga jadi percaya. Dia malah mau minta kartu nama nya Secret untuk dihubungi nanti. Disini Secret mengaku namanya adalah Boy. Disaat terdesak dimintai kartu nama, Secret berbohong dengan mengatakan di belakang sana ada cicak besar, diapun langsung melarikan diri ketika Point melihat kearah yang ditunjuknya. Wkwkwkwkw ada-ada aja


Point dan Summer kemudian membicarakan soal Some Change. Point memberitahu kalau semalam ada orang yang menelponnya dan mengancamnya. Sementara itu Secret menunggu di luar pagar. Datanglah seorang pria yang tampak kenal dekat dengan Secret. Ia kaget melihat respon Secret yang mau memukulnya tadi. Baru beberapa hari tidak bertemu, masa Secret tidak mengenalinya? Terus baju apa yang lagi Secret pakai? Apkaha dia baru pulang dari pantai? Wkwkwkwk

Secret langsung to the point menanyakan berita apa yang dia punya. Pria yang bernama Silver itu malah bilang kalau dia datang untuk bertanya pada Secret. Jadi kesimpulannya apa gadis itu orangnya? Secret mengaku ia tidak yakin. "Heh, buang-buang waktu 4-5 hari. Kamu belum mendapatkan apapun sama sekali?" keluh Silver. Secret berkilah, dia hanya tidak mau menangkap orang yang salah. Dia ingin memastikan kalau dia (Summer) adalah target yang benar. Silver meminta Secret untuk cepat karena masalah ini sudah menyebar luas.

"Apa maksudmu?" Tanya Secret.

"Genk itu berpikir bahwa genk kitalah yang mengambil video. Aku juga membuat masalah dengan Ideoo."

Secret meminta dia diberikan waktu sedikit lagi. Tapi Silver curiga kalau Secret sudah tertarik pada Summer. Kenapa Secret jadi berhati lembut begini? "Gak mungkinlah dengan orang ini" Bantah Secret. Setelah Silver pergi, Secret masih menunggu di depan pagar.


Point menunjukkan pesan mengancam yang dia dapat pada Summer. Dia berpikir sebaiknya mereka tidak mencampuri urusan orang lain lagi. Summer bertanya-tanya memangnya siapa yang tahu kalau mereka adalah admin Some Change? Point berkata mungkin saja seseorang sedang menginvestigasi mereka sekarang. Summer tidak yakin, dia hanya berpikir Point lah yang berlebihan. Tapi Point merasakan firasat yang tidak enak. Dia rasa mereka harus menutup page Some Change. Summer dengan tegas menolak. Kalau Point mau berhenti ya sudah berhenti saja sendiri.

"Tapi.. aku mengkhawatirkanmu." Ucap Point berusaha membujuk Summer.

"Kamu tidak perlu mengkhawatirkanku. Orang yang memulai page ini adalah kamu, kan? Kenapa kamu menyerah dengan mudah seperti ini? Aku rasa lebih baik kamu pulang sekarang, Point. Dan juga pikirkan baik-baik. Aku lelah." Kata Summer kecewa. Point pun akhirnya pulang.


Tak lama Secret kembali ke rumah Summer dengan keadaan basah. Summer memintanya ganti baju kalau tidak dia akan sakit nanti. Secret tersenyum dan berterima kasih atas perhatian Summer. Summer juga berterima kasih padanya dengan memanggilnya P'Boy tukang pembasmi ahahhahah. Keduanya pun tersenyum.

Secret lalu bertanya hal yang terus ia tanyakan pada Summer, apa Point itu pacarnya? Summer tertawa. Tentu saja bukan. Point adalah temannya. Mereka sudah dekat sejak TK.

"Jadi, apa kamu tidak punya pacar?" Tanya Secret kemudian.

"Tidak!" jawab Summer malu.

"Kasihannya!" balas Secret mengejek. Summer gantian mengejek, orang bermulut tajam seperti Secret, dia rasa tidak ada satupun yang mau dengannya.


Secret ingin membalas, tapi dipotong oleh Summer yang sangat yakin kalau Secret belum pernah berpacaran. Secret mengakui memang dia belum pernah punya pacar. Memangnya wanita mana yang mau serius dengan pria sepertinya. Summer lalu bertanya kalau Secret punya pacar, tipe wanita seperti apa yang akan jadi pacarnya?

"Emmm.. Pacarku? Mungkin harus seperti ibuku."

"Beneran? Sama dong. Pacarku juga harus seperti ayaku."

"Seperti ayahmu? Memangnya seperti apa?" Tanya Secret penasaran.

Summer menjawab, seperti ayahnya yang hanya mencintai ibunya. Summer pun gantian bertanya tentang ibu Secret. Dan dijawab sama, yang hanya mencintai ayahnya. Keduanya sama-sama tersenyum samar, tapi setelah Secret pergi Summer tak bisa menyembuyikan senyumnya lagi. Dia berkata pada Secret, kalau Secret ingin segera mendapatkan pacar maka dia harus berusaha berbicara dengan baik, gak nyolot lagi.


Tengah malam, ada seorang pengendara motor yang bolak-balik melintas di depan rumah Summer seperti mengawasi. Secret yang mengintip dari jendela merasa curiga. Dia lalu keluar rumah untuk bertemu dengan Silver. Silver sudah tidak tahan lagi. Dia bertanya memastikan apakah Summer orangnya? Jadi mereka bisa menangkapnya dan mengirimnya pada Hia. Secret memintanya untuk menunggu, membuat Silver emosi karena Secret kelihatan sangat tenang. Apa dia gak lihat wajah babak belurnya ini? Secret meminta Silver mengatakan pada Hia bahwa Summer bukanlah admin dari Some Change. Dan tanpa mereka sadari Point tengah bersembunyi di semak, merekam mereka. Percaya dengan perkataan Secret yang bilang kalau Summer bukanlah admin Some Change, Silver mengajak Secret untuk pergi bersamanya.


Point mengirim video tadi pada Summer dan mengatakan kecurigaannya bahwa P'Boy tukang pembasmi adalah orang dari Pub DNA yang menyamar. Summer masih tak percaya. Dia sangat yakin kalau Secret bukan orang mereka, dan dia tidak akan menutup Some Change. Secret dan Point terus berdebat sampai akhirnya Point mengalah karena Summer lebih percaya pada Secret daripada dirinya.


Secret memutuskan pergi dari rumah Summer malam itu juga. Dia sebenarnya agak berat untuk pergi tapi karena takut terjadi apa-apa dengan Summer dan juga Silver maka dia harus pergi sekarang. Dia berterima kasih pada Summer karena sudah menjaganya. Summer berkata bukankah Secret akan tinggal di rumahnya selama seminggu? Secret tidak bisa, dia benar-benar harus pergi.

"Ketika aku tidak ada, jagalah dirimu." Kata Secret sedih dan berlalu.

"Apa kamu tidak mau mengucapkan selamat tinggal padaku?" tanya Summer.


Secret berbalik, ia memegang pipi Summer dengan lembut dan kemudian mencium Summer. Summer terkejut, dia lantas bertanya kenapa Secret menciumnya. Secret mengatakan dia hanya ingin mencium Summer sebagai tanda selamat tinggal. Tak ada sepatah kata pun keluar dari mulut keduanya. Summer membiarkan Secret pergi dengan merasakan sesuatu yang aneh dihatinya. Kenapa dia begitu berat dan sedih karena Secret pergi?


Bersambung.......

No comments:

Post a Comment