Love Books Love Series: Secret & Summer Episode 3 part 3


Secret mengikat tangan Summer dan juga menutup mulutunya dengan kain. Tertarik dengan apa yang Summer lakukan di laptop, Secret memeriksanya dan melihat ada pesan masuk dari Point. Point dalam pesannya bilang dia akan datang sekarang. Apa Summer mau sesuatu?

“Kamu membuat janji dengannya?” Tanya Secret curiga. Diapun membalas pesan Point menyuruh Point tidak usah datang, karena dia sangat mengantuk. Summer teriak-teriak berusaha menghentikan Secret. Point lalu membalas agar Summer hati-hati. Jangan mengupload gambar ke Some Change.



Secret terkejut. Jadi Summer benar-benar mengambil gambar di pub DNA? Apa kamu mau mati? Tanya Secret khawatir lalu membuka penutup mulut Summer agar dia bicara. Secret tak habis pikir kenapa Summer masih ikut campur masalah ini. Kenapa dia membahayakan dirinya sendiri? Apa Summer tidak tahu kalau sampai fotonya keluar, maka orang-orang itu dengan yakin akan tahu kalau Summer lah orangnya.

“Kenapa? Termasuk kamu apa tidak?” Tanya Summer. “Apa yang kamu bilang itu benar. Kita benar-benar tidak saling mengenal. Aku tidak tahu pekerjaan kamu. Dan untuk mu, kamu juga tidak tahu apa yang aku lakukan.”

“Hey! Kamu Gila! Apa kamu pikir aku benar-benar tidak tahu kamu? Kamu itu Some Change!”
Summer terkejut. “Kamu beneran berpikir kalau aku tinggal di rumahmu selama seminggu hanyalah kebetulan?”


Summer mengelak tuduhan Secret. Tapi Secret yang memang benar-benar sudah tahu memilih menjelaskan permasalahan mereka dari awal. Saat itu dia terlibat perkelahian dengan Dian karena Silver menggoda pacar Dian. Setelah menghajar Dian, Secret melarikan diri dengan motornya sampai dia kebut-kebutan dan di kejar polisi. Hingga tak sengaja dia menabrak Summer yang lagi menyebrang. Dia sangat marah saat Summer merekamnya, makanya dia ingat betul wajah Summer. Dan Summer melakukan keslaahan besar dengan menguploadnya ke Some Change. Tentu saja dia tahu itu ulah siapa, karena Summer lah orang yang telah merekamn videonya saat itu.


Summer masih mengelak. Dia mengatakan dia hanya mengirim video itu ke admin Some Change. Secret berpikir awalnya dia juga merasa kalau itu mungkin, jadi dia tinggal di rumah Summer untuk membuktikan itu benar atau tidak. Dan ternyata memang benar. Saat dia sedang mencarikan pekerjaan untuk Summer, dia sekalian mengecek akun facebook yang ternyata masih Log in page Some Change. Andaikan saat itu dia langsung memberitahu Hia, maka semuanya akan berakhir. Tapi dia tidak mau melakukannya. Dia hanya ingin tahu untuk apa Summer melakukan itu. Meskipun dia belum mendapatkan jawabannya, tapi dia yakin kalau Summer tidak bisa melakukan hal yang berlebihan. Jadi dia pergi supaya tidak ada orang yang curiga. Tapi kenapa Summer melakukan ini?

“Orang-orang seperti mu.. meskipun aku mengatakannya, kamu tidak akan mengerti.”

“Bisakah kamu tidak ketus padaku? Apa yang aku lakukan itu karena aku khawatir padamu.”

Summer tak percaya. Secret hanya khawatir pada keuntungannya saja. Dan adu mulut mereka terpotong karena Secret mendapat panggilan dari Silver yang mengajaknya bertemu. Sebelum pergi Secret kembali menutup mulut Summer dan mengingatkan untuk tetap disini dia akan segera kembali. Tak lupa dia juga membawa ponsel Summer yang ada foto-foto bukti Pub DNA.


Setelah bertemu dengan Secret, Silver memberitahu kalau Hia menyuruh Secret untuk menjaga toko saja, tidak perlu lagi mencari barang-barang. Karena Hia sudah tidak mempercayai Secret sejak dia gagal menemukan Some Change.

Secret bertanya khawatir apakah Hia masih mencurigai Summer? Silver mengatakan Hia tidak curiga. Tapi Hia menyuruh orang lain untuk menghandle masalah ini. Pokoknya dia harus menemukan orang itu. Secret berterima kasih karena Silver sudah memberinya info ini. Menurut Silver Secret harus mengurus masalah Summer. Bilang padanya untuk membuat akun palsu hanya untuk bersenang-senang. Kalau sampai Hia tau nasib mereka akan tidak beruntung. Secret berkata dia tahu itu. Masalah ini dia yang akan menyelesaikannya. Sebelum pergi Secret mengingatkan Silver untuk berhati-hati juga. Dia pun meledek Silver yang pakaiannya terlalu banyak warna. Silver kesal, “Ini style! Apa kamu tidak tahu yakuza? Ohh!” HAHAHAHA


Esok pagi. Summer terkejut karena dia terbangun di kamarnya dengan tangan dan mulut yang bebas ikatan. Bajunya juga masih lengkap. Tapi kenapa dia bisa disini. Berita tentang Pub DNA juga masih ada di ponselnya. Apa dia hanya bermimpi?


Setelah mandi dan ganti baju, Summer berjalan mengendap-ngendap plus bawa tali untuk balas dendam lagi pada Secret. Belum sempat dia mengikat tangan Secret yang lagi tidur di sofa, Secret keburu sadar. Dia mengancam Summer, kalau Summer masih mau berbuat seperti ini padanya dia akan menangkap Summer seperti di film Fifty Shades of Grey HAHAHAHH. Summer melepaskan pegangan tangan Secret. Dia berteriak untuk apa Secert datang lagi? Secret menjawab awalnya dia juga tidak mau datang lagi, tapi dia ingat kalau dia masih mengikat Summer. Dia tidak mau Summer kelaparan terus mati dan jadi hantu gentayangan wkwkwkww.


Summer bertanya serius. Sejak Secret tau dia adalah Some Change, kenapa Secret masih kembali lagi? Entahlah, aku tidak tahu. Mungkin aku merasa bersalah, jawab Secret.

“Merasa bersalah? Merasa bersalah karena aku tau kamu adalah geng orang jahat?”

“It… itu bukan seperti itu. Sekarang aku mau kamu melupakan kalau kamu adalah Some Change dan aku adalah anak buah Hia Saeng. Aku merasa bersalah saat aku bilang tidak mengenalmu.”

“Lalu kenapa kamu memukulinya? Kita sudah dewasa. Aapaun yang terjadi kamu bisa mengatakannya secara langsung.”

“Itu.. aku minta maaf. Karena menyebabkan Dian melakukan itu padamu.”

“Masalah itu, lupakanlah!”


Summer mulai agak tenang. Secret lalu mengajaknya makan untuk menebus kesalahannya. Dia menarik paksa Summer agar ikut dengannya. Mereka jalan-jalan sebentar seperti pasangan yang sedang kencan. Seakan lupa kalau mereka lagi berantem.


Setelah sampai di pedangang kaki lima, mereka memesan makanan masing-masing dan ngobrol santai sebelum Secret bertanya lagi kenapa Summer membuat Some Change. Summer menjelaskan bahwa dia hanya ingin orang tahu mana yang baik dan mana yang buruk. Hanya itu!

“Pernahkah kamu membuat rencana masa depan? Jika kamu memiliki anak nanti? Kalau kamu mati, apa yang akan kamu lakukan?” Tanya Secret. Tanpa Summer sadari Secret terus berusaha membujuknya agar mau menghapus Some Change.

“Aku malah takut kalau anak-anakku lahir di lingkungan yag buruk” balas Summer. Summer memintanya berhenti bertanya lagi. Dia gantian bertanya tentang Secret. Secret bertanya balik, apa yang mau Summer tanyakan bukankah Summer sudah tahu segalanya?

“Tau apa? Oh tau kalau kamu adalah bodyguard dari orang berpengaruh yang kerjanya melanggar peraturan, kan?” Summer sengaja mengatakannya kuat-kuat sampai Secret protes.


Secret menjelaskan kalau dia bukan seperti itu. Dia hanyalah bodyguard yang menjaga seseroang dari bahaya. Summer merasa itu sama saja. Secret melindungi orang jahat, berarti dia adalah orang jahat juga. Secret berkata Summer tidak akan mengerti, lagi pula Hia baik padanya.

“Terus kamu akan menutup telinga dan matamu untuk melindungi orang seperti itu? Biarkan aku bertanya jujur. Kenapa kamu tidak melindungi orang baik saja?”

“Hey! Meskipun aku mengatakannya kamu tidak akan mengerti. Jika kita mssih membicarakan ini, maka tidak akan ada habisnya!” Kata Secret kesal.


Mereka sampai di depan rumah Summer malam hari. Summer berterimakasih karena hari ini dia senang. Tapi lain kali Secret harus mengendarai motor nya plan-pelan. Kenapa? Apa kamu mengkhawatirkanku? Tanya Secret menggoda. Summer mengelak, siapa yang mengkhawatrikannya? Orang seperti Secret itu susah untuk mati! Dia akan mati secara perlahan-lahan dan penuh penyiksaan. Secret jadi seram sendiri mendengarnya hahahaha.


Secret mengingatkan Summer, dia sengaja berbicara dengan baik hari ini agar Summer merasa lebih baik setelah kejadian itu. Summer meminta Secret tidak usah membicarakannya lagi. Bagaimanapun, Secret tidak bisa membantunya untuk melupakan itu. Tiba-tiba Secret mengecup bibir Summer.

“Seperti ini bisa apa tidak? Ciuman yang sekarang ini adalah ciuman untuk menghapus apa yang Dian telah lakukan padamu. Dan untuk ciuman yang selanjutnya, ini adalah persaanku yang sesungguhnya.” Dan Secret pun mencium Summer.


Di markas Hia. Silver mendapat pesan dari Hia untuk mengawasi Secret dan Summer. Jangan sampai masalah ini kembali lagi padanya. Silver jadi khawatir, dia yang tadinya akan masuk ke markas memilih bergegas pergi.

Bersambung....

No comments:

Post a Comment