Sinopsis The Big Boss Episdoe 1 - 2


Esok paginya, Mu Xi dan Dan Yi bertemu di tengah jalan. Dengan gaya manis, Mu Xi menghampiri Dan Yi untuk melihat tas barunya. Dan Yi pun menurut, ia melepas tas nya membiarkan Mu Xi melihat. Dan tiba-tiba Mu Xi melempar jauh tas itu supaya Dan Yi terlambat. Ia langsung lari takut Dan Yi bakal menahannya. HAHAHAH yang tak disadari Mu Xi adalah ia mengayuh sepedanya ke jalan yang berbeda untuk menuju sekolah. Ia mengayuh dan terus mengayuh hingga salah jalur dan akhirnya menabrak sebuah mobil yang ternyata adalah milik Xin Yi. HAHAHA kualat tuh sama Dan Yi.


Xin Yi langsung keluar dari mobil. Meskipun Mu Xi yang salah karena mengambil jalur yang berlawanan arah, Xin Yi menyuruh supir nya untuk meminta maaf. Ia akan memberikan uang ganti rugi untuk Mu Xi karena dia tidak bisa mengantar Mu Xi ke rumah sakit. Dia harus buru-buru ke sekolah. Xin Yi melihat seragam Mu Xi yang sama dengannya. Melihat Mu Xi yang salah jalan, Xin Yi menunjukkan alamat sekolah mereka padanya. Lalu Xin Yi memberikan uang ganti rugi untuk Mu Xi. Tapi Mu Xi terus berkata tidak cukup sampai uang yang ada di domet Xin Yi habis. Setelah menerima uang itu Mu Xi berkata dia sudah dari lama ingin melakukan ini dan dilempar nya uang itu ke wajah Mu Xi. Lalu ia pergi meninggalkan sepedanya yang rusak.


Mu Xi terus berlari sekuat tenaga agar bisa cepat sampai di sekolah padahal sebentar lagi pemilihan ketua kelas akan dimulai. Dan Yi juga mulai berpidato , hmm lebih tepatnya dia membagikan angket untuk diisi siswa. Barulah setelah itu dia berpidato.

Mu Xi sudah tidak kuat lagi berlari. Ia terjatuh dengan keringat bercucuran. Muncullah dua orang siswa tampan di depannya. Huang Nan dan Huang Yi. Eitss tapi tidak lebih tampan dari Dan Yi tentunya hihihi. Mereka menawarkan bantuan pada Mu Xi tapi saat Mu Xi bertanya ada sepeda mereka malah tertawa. Bagaimana bisa mereka punya barang lama seperti itu? Mereka memberikan sepsang sepatu roda untuk Mu Xi. Jadilah mereka bertiga berangkat ke sekolah dengan sepatu roda. Meliuk-liuk kesana kemari, membelah jalanan.


Dan Yi sudah selesai pidato, tapi Mu Xi belum datang juga. Pak Wu memutuskan untuk tidak menunggu dan saat ingin mengangkat Dan Yi menjadi ketua kelas muncullah Huang nan dan Huang Yi di depan pintu. Mereka masih punya kandidat satu lagi, dan taraa… tidak ada siapa-siapa. Untuk kedua kalinya Huang Nan dan Huang Yi melakukan hal yang sama. Dan taraaa…. Mu Xi muncul dengan nafas ngos-ngosan.


Setelah sepenuhnya sadar hahahah, Mu Xi akhirnya berpidato. Ia mengenalkan dirinya kepada teman-teman dengan cara yang sama sekali tidak meyakinkan. Alhasil seisi kelas jadi bosan dan mengantuk. Pak Wu juga tampak lebih tertarik pada Dan Yi.

Tiba-tiba entah keberanian dari mana, Mu Xi berubah menjadi orator yang sangat handal. Ia menyampaikan visi misi nya dengan sangat persuasif. Ia berjanji jika ia terpilih menjadi ketua kelas dia akan mendukung mereka yang punya mimpi dan ide yang unik.

“Apa kamu mau membuat masa muda mu bersinar?” Teriak Mu Xi

“Yaa”

“Apakah kamu mau ketua yang benar-benar tidak biasa?”

“Yaa”

“Apakah kamu mau memilihku?”

“Yaa”

“Beri tahu aku siapa namaku?”

“Ye Mu Xi! Ye Mu Xi! Ye Mu Xi!” Huang Nan dan Huang Yi meneriaki nama Mu Xi seperti yel-yel sambil menepuk-nepuk meja. Mereka sudah terpancing semangat Mu Xi. Hal itu pun menular ke siswa yang lain sampai satu kelas kompak menyebut nama Mu Xi. Kecuali satu orang, Liao Dan Yi, yang hanya memandang teman-temannya dengan ‘aduh kok bisa sih setuju sama Mu Xi?’ hahahah.
Perhitungan suara dimulai. Dan Yi dan Mu Xi harap-harap cemas menunggu Pak Wu membacakan hasil perhitungan suara.


“Suara Ye Mu Xi… EMPAT” Mu Xi langsung kaget. Pupus sudah harapannya. Padahal udah total abis tadi.

“Sekarang, suara Liao Dan Yi. TIGA” Wajah Dan Yi lebih kaget daripada Mu Xi. Mereka saling bertukar pandangan.

“Pak, tolong jelaskan ini” Pinta Dan Yi kemudian.


Dan ternyata pada waktu pemilihan, hanya tujuh siswa yang memilih. Diantara 33 suara lainya, 22 orang memilih Sunshine Girl, 4-5 orang memilih idol korea, dan sisanya memilih generasi penerus naruto, ninja turtles, dan pada dua suara tertulis ‘aku arthur, aku tahan lama’. Pak Wu langsung melempar kapur tulis ke duo Huang, dia tahu ini pasti ulah mereka. Udah ketahuan dari awal bibit-bibit yang nakal HAHAHHA. Aku kira bakalan banyak yang milih Mu Xi karena orasi super duper kerennya tadi, tapi nyatanya malah kebalikan. Sampai ada yang milih idol korea, naruto, dan ninja turtles segala.


Jadi, Pak Wu pun memutuskan Mu Xi lah ketua kelas 10-10. Mu Xi langsung berdiri senang dan merayakan moment berharganya ini bersama duo Huang di kantin. Berselebrasi ria dengan pilus dan chitato. Bahkan menurutnya hari ini harus ditulis dalam sejarah dan diingat dunia. Karena mulai hari ini dialah ‘The Big Boss’ bukan Liao Dan Yi.

“Dan mulai sekarang kalian berdua harus mengikutiku untuk menikmati hidup. Apa yang harus kalian bilang?”

“Mengikuti perintahmu sampai akhir!” Jawab duo Huang dengan semangat 45. Tapi setelah itu Mu Xi garuk-garuk kepala karena dia gak tahu apa yang harus dilakukannya sebagai ketua. LOL

“Apapun itu… YEAAYYY” Teriak duo Huang kembali berselebrasi.


Kemudian datanglah Dan Yi mengganggu perayaan mereka. Suasana berubah mencekam. Inilah saatnya Mu Xi balas dendam. Dia mengejek Dan Yi yang sekarang hanyalah ‘siswa biasa’. Apa dia disini karena ingin menghibur diri?

“Kita berdua ada di panitia kelas sekarang. Cobalah untuk akur” Kata Dan Yi

“Ya kita…” Mu Xi mnghentikan ucapannya. Ia tersadar “Pa.. panitia kelas?”

“Itu yang dikatakan. Kamu ketua kelas, dan aku panitia yang bertanggung jawab untuk belajar. Kita akan mengatur kelas bersama.”

Mu Xi masih tidak mengerti apa itu panitia yang bertanggung jawab untuk belajar. Dan Yi berkata setelah tadi Mu Xi terpilih dan pergi merayakannya,mereka mengadakan pemilihan lagi untuk panitia kelas lainnya. Dan dialah yang terpilih sebagai panitia belajar yang tugasnya mengawasi mereka.

“Kalau seseorang tidak memperhatikan dalam kelas atau menggambar-gambar di buku, itu akan datur oleh panitia belajar.”

Mu Xi menelan ludahnya. Itu berarti Dan Yi masih bisa mengaturnya. Dan Yi berkata bersiaplah karena mereka akan bekerja sama selama tiga tahun ini ‘Big Boss’.


Dan Yi mengalihkan pandangannya ke Mu Xi. Mu Xi membalas tatapan mengintimidasi Dan Yi. Kemudian terdengarlah narasi Mu Xi, “Ini adalah dunia dimana cahaya dan kegelapan ada. Harapan dan keputusasaan saling mengunci. Kekuatan jahat akan segera bangkit untuk memakan masa mudaku. Pada getaran saraf sebelum badai datang.” Jus jeruk yang dipegang Mu Xi tumpah pertanda peperangan akan segera dimulai.

No comments:

Post a Comment