[Web Drama] Sinopsis Unexpected Heroes Episode 4


Jun Young, Soo Ho, dan Yoon Ji sedang berkumpul untuk membahas siapa pendonor mereka. Jun Young dengan serius mengatakan bahwa dia sudah bertanya pada ibunya tentang si pendonor. Soo Ho dan Yoon Ji juga semakin mendekat agar mereka bisa dengar dengan jelas. Jun Young bilang kalau kata ibunya si pendonor adalah orang yang hebat. HAHAHAHAH
Kesal, Soo Ho langsung bertanya siapa orang yang hebat itu. Jun Young menggebrak meja membuat Soo Ho dan Yoon Ji kaget. Mereka pun serius mendengarkan, tapi jawaban Jun Young adalah ‘orang itu rahasia’. Ibunya bilang dia tidak tahu. Yoon Ji dan Soo Ho langsung mendecih kesal. Wkwkwkwkw

Yoon Ji lalu bertanya pada Soo Ho, apa Soo Ho bertanya pada pamannya dan menemukan sesuatu? Soo Ho menganggukkan kepalanya. Ya, kata pamannya mereka bertiga memiliki pendonor yang sama. Yoon Ji lalu menunjukkan profil pendonor No Sang Yoon pada mereka berdua. Jun Young jadi tahu kalau Sang Yoon bukanlah pacar Dr. No, tapi adiknya. Mereka pun menyimpulkan kalau adik Dr. No itulah pendonor mereka.


Sesampainya di rumah, Yoon Ji langsung menggandeng tangan Dr. No dengan manja. Mereka berpura-pura tidak tahu kalau si pendonor adalah adik Dr. No. Mereka mengatakan kalau mereka tidak akan bertanya tentang pendonor lagi. Mereka sangat-sangat berterimakasih pada orang itu. Yang terpenting adalah menjalankan kehidupan baru mereka. Dr. No senang mendengarnya. Dia hanya minta agar mereka jangan menyalahgunakan kekuatan yang mereka punya. Karena mereka tidak tahu kekuatan itu berasal dari mana dan mungkin saja bisa berubah. Kalau orang-orang tahu mereka bisa dalam bahaya. Dr. No yakin pasti ada alasan atas kejadian ini. Kalau mereka berusaha keras mencarinya, pasti akan menemukan jawaban.


Setelah itu mereka mengirim pesan ke website rumah sakit, mengucapkan banyak terima kasih karena kehidupan baru yang mereka dapat. Mereka akan menganggap kekuatan itu sebagai anugerah dan akan menggunakannya dengan baik. Yoon Ji takut, dia merasa sesuatu mengerikan akan terjadi. Tapi Jun Young dan Soo Ho memintanya tidak usah khawatir. Mereka berdua akan menjaga Yoon Ji.


Seorang pria dengan pakaian serba hitam masuk ke rumah Dr. No. Ia tampak mencari-cari sesuatu. Sekilas ia melihat foto Yoon Ji, Jun Young, dan Soo Ho di meja. Lalu keluar dengan mengambil surat yang ada di mail box depan apartemen. Yoon Ji yang baru pulang sekolah, tanpa sengaja melihat orang itu dan sebuah amplop yang jatuh di lantai. Ia heran saat melihat amplop itu kosong.


Dr No ditelepon temannya. Temannya itu penasaran apakah Dr No masih hidup atau tidak. Bahkan dia tidak datang ke pertemuan. Dr. No mengaku ia tidak tahu tentang pertermuan itu. Temannya bertanya bukankah dia sudah mendapat undangan? Apa dia pindah? Dr. No merasa ada yang aneh, ia pun mengatakan akan datang ke pertemuan yang selanjutnya.


Di sebuah gang yang sunyi, seorang pria dengan pakaian hitam melompat dari pagar sebuah rumah setelah sebelumnya melemparkan tas yang dibawanya duluan. Dan besok paginya, Paman Soo Ho yang lagi berkunjung ke rumah Dr. No menceritakan pencurian yang akhir-akhir ini sering terjadi. Yoon Ji sangat tertarik mendengarnya. Paman mengingatkan agar selalu mengunci semua pintu ketika keluar rumah. Ini berbahaya, khususnya untuk seorang wanita cantik yang adalah pemilik rumah. Dr. No merasa tersanjung dan berterimakasih padanya. Soo Ho langsung menegur pamannya itu sebelum lanjut merayu Dr. No. HAHAHAH


Yoon Ji lalu berbicara soal surat-surat mereka yang menghilang sejak minggu kemarin. Bisakah itu dijadikan bukti atas pencurian? Yoon Ji menyebutkan surat-surat apa saja itu. Semua unit mendapatkannya, hanya unit mereka yang kosong. Dr. No juga merasa ini aneh. Yoon Ji lalu menceritakan kejadian dimana dia menemukan amplop kosong. Paman pun berjanji akan menyelidikinya.


Jun Young mengintip ke dalam perpustakaan. Dia yakin pasti Yoon Ji ada disini. Tiba-tiba saja jantungnya berdetak kencang saat sosok Yoon Ji muncul dari balik rak buku. “Huhhhh, ini karena Lee Yoon Ji lagi. Apa kau gila. Berhentilah berakting!” Kata Jun Young pada dirinya sendiri. Dia pun memutuskan untuk menunggu diluar karena tidak tahan melihat Yoon Ji HAHAHAH. Sementara itu di dalam, Yoon Ji sibuk mencari-cari buku yang berkaitan dengan pencurian.


Setelah pulang sekolah, Soo Ho dan Jun Young menenami Yoon Ji melakukan investigasi pada rumah yang kena pencurian. Meskipun malas Jun Young memilih ikut karena takut terjadi apa-apa dengan Yoon Ji. Ia bertanya-tanya pada Soo Ho, apa ini adalah efek dari operasi? Dia menjadi gugup saat dekat dengan Mr. Lee dan juga rasa persaudaraannya pada Soo Ho. Dia merasa seperti mereka ada ikatan batin.

“Tidakkah kamu merasakannya juga?” Tanya Jun Young antusias. Soo Ho hanya menggeleng-gelengkan kepala atas sikap lebay Jun Young. Ia melenggang pergi tanpa menjawab pertanyaan Jun Young, yang lantas membuat Jun Young berubah pikiran bahwa ini bukanlah efek operasi. HAHAHAH


Yoon Ji menyampaikan analisa yang ia dapat pada keduanya. Ada sebuah tanda seperti huruf S yang tertinggal di setiap rumah yang dicuri, yang diyakininya sebagai tanda yang ditinggalkan oleh pencuri itu. Dia berpikir, jika rumah yang dicuri memiliki tanda ini, bukankah target selanjutnya juga diberi tanda? Dia mengajak mereka mencari rumah-rumah yang bertanda itu dan bersembunyi.

Jun Young langsung memotong omongan Yoon Ji dengan kesal, “Kita punya detective disini! Apa kamu conan? Hanya karena kamu membaca beberapa novel misteri…” omongan Jun Young berhenti karena dipotong Yoon Ji.

“Ini bukanlah yang aku baca. Aku hanya tahu. Ini hanya muncul begitu saja di kepalaku. Rute tersangka, taktiknya, dan…”

“Stop! Jangan coba-coba melakukannya! Jangan pernah berpikir melakukan sesuatu yang berbahaya,” ancam Jun Young.

“Ya, lihat saja dulu perkembangannya.” Sahut Soo Ho setuju.


Begitu sampai dirumah, pehatian Yoon Ji tertuju pada mail box unit 303 yang sudah bertanda ‘S’. Tanda itu sedikit berbeda dari tanda sebelumnya yang ada garis lurus ditengah. Yoon Ji jadi berpikir, jika tidak ada dua garis lurus itu, berarti target selanjutnya adalah unit 303.


Mereka memberitahukan hal ini pada detective Min, paman Soo Ho, yang sudah berada di rumah Dr. No. Mereka meminta detective Min untuk sembunyi dulu sebelum memeriksa unit 303 nanti. Detective Min setuju setelah diyakinkan oleh Dr. No. Dia pun meminta Dr No agar membawa anak-anak ke sauna sementara dia tinggal disini untuk berjaga-jaga.


Meskipun kecewa karena tidak bisa ikut terlibat untuk melakukan ‘penangkapan’ nanti, akhirnya mereka bersama Dr. No pergi ke sauna. Namun saat di perjalanan, Yoon Ji melihat di sebuah rumah yang juga bertanda huruf S tanpa garis ditengahnya.

No comments:

Post a Comment