January 17, 2016

Magic Bottle Episode 1

Episode 1
"The Genie Has Appeared"

Seorang pria duduk ditepi sungai Han. Pria itu bernama Gong Byung Man (L. Joe). Ia berbicara di telepon dengan seseorang yang dipanggilnya hyung. Dia mengeluh tentang hyung nya yang ikut audisi dan penolakan yang diterimanya hari ini.Saat telepon terputus, terdengar suara tangis seorang gadis yang duduk dibelakangnya. Gadis itu bernama Oh So Ri (Kang Sung Ah). Byung Man berpikir pasti So Ri habis diputusin. Dia terus memperhatikan So Ri. “Betapa baiknya aku memperlakukannya.” Ucap So Ri yang terus menangis. “Sebaik apa memangnya kau memperlakukannya? Kecupan?” batin Byung Man sambil tersenyum.
Kemudian So Ri berjalan pergi dan Byung Man mengikutinya. Byung Man berusaha menghentikkan So Ri dan menarik tangannya. So Ri yang sudah mabuk terjatuh memuntahi Byung Man. “Apaan ini? “Maaf.” Kata So Ri. Ia menoleh dan tersenyum melihat Byung Man. Byung Man pun terpesona melihat wajah cantik So Ri.

Mereka duduk ditepi sungai Han. Byung Man mengenalkan dirinya pada So Ri. Ia mengatakan bahwa tipe pria yang paling dibencinya di dunia ini adalah casanova. “Casanova yang membuat seorang wanita meneteskan air mata, tahukah kau apa yang dikatakannya saat dia bebas?” tanya Byung Man. Belum sempat ia melanjutkan perkataannya So Ri tiba-tiba menyandarkan kepalanya di bahu Byung Man . “Akhirnya aku bisa melihat bintang-bintang.” Ucap So Ri. Byung Man tersenyum senang.
Byung Man mengantarkannya pulang. “Maaf. Bolehkah aku minta nomor teleponmu?” tanyanya gugup. So Ri tetawa, “Buat ongkos taxi?” kata So Ri. Ia mengambil sesuatu dalam tasnya. Bukannya memberikan nomor telepon tapi ia malah memberikan botol minumannya tadi untuk Byung Man. Byung Man heran kenapa So Ri malah memberikannya botol ini. Ia pun berniat memecahkannya tapi tidak jadi. Akhirnya Byung Man membawa botol itu pulang.
Keesokan paginya Byung man terbangun dengan seseorang yang berada disampingnya. Ia langsung berlari ketakutan keluar rumah. “Ss..ssi..siapa kau?” tanya Byung Man takut. “Biarkan aku tidur.” Ucap pria aneh yang ada didalam. Dia adalah Genie si ahjussi Jin (Kim Do Kyun)
“Ss..ssi..siapa kau? Siapa kau sebenarnya?” “Jin tentunya.” Jawab yang sudah ada dibelakang Byung Man. Byung Man tanya mau apa dia disini? Ahjussi jin berkata kalau dia ingin tidur. Sudah lama sekali rasanya dia tidak tidur dengan nyaman. “Anda mau apa kesini? Jika kau tidak segera angkat kaki aku akan menggugatmu memasuki wilayah perorangan tanpa izin!” ucap Byung Man
“Kemarin kau mengirim signal kepadaku supaya aku keluar.” Kata ahjussi jin sambil mengusap botol seperti yang dilakukan Byung Man kemarin malam. Byung Man tentu saja tidak mengerti. Ia menuduh ahjussi jin melarikan diri dari rumah sakit. Ahjussi jin mengatakan bahwa Byung Man menerima botol ini dari So Ri sebagai ganti ongkos taxi . “Kau menguntitku dari kemarin?” tanya Byung Man yang heran kenapa ahjussi jin tahu. Ahjussi jin terus mengatakan hal yang aneh2. “Siapa kau sebenarnya?” tanya Byung Man lagi. “Baiklah. Aku akan mencerahkan kehidupan duniawimu.” Kata ahjussi jin. Byung Man menyuruh ahjussi jinpergi selagi dia bicara baik-baik. “Beritahu aku apa kenginanmu. Hanya bisa tiga.” Kata ahjussi jin.
“Ah sialan. Ahjussi ini sepertinya berpikir jika dirinya adalah jin dalam botol. Ahjussi! Jangan bercanda dan segera angkat kaki dari sini!” ucap Byung Man yang mulai kesal. “Tidak ada ruginya juga untukmu.” Kata ahjussi jin.
Byung Man mendapat pesan dari hyung nya yang akan berangkat audisi. Ia meminta uang 10$ pada Byung Man. Byung Man yang sudah muak dengan kelakuan hyungnya itu berkata, “Kalau begitu, buat Kang Sung Woo muncul dihadapanku sekarang juga.” 
Asap pun keluar dan muncullah seorang pria berkumis yang lagi pakai lipstick. “Hyung?” tanya Byung Man kaget melihat penampilan hyung nya itu. Sung Woo melihat sekelilingnya. Ia juga bingung kenapa dia ada di rumah Byung Man. “Aaaaaaaa..” teriak keduanya. Sung Woo berlari pontang panting dan melepas pakaian wanitanya. “konyol sekali ini.” katanya melarikan diri. HAHAHA..
“Ini cuma mimpi, kan? Bisa tolong cubit aku?” ucap Byung Man masih bingung. Ahjussi jin mencubit pipinya. Byung Man kesakitan. Ahjussi jin meminta Byung Man membuatkannya morning coffee. “Ha?” kata Byung Man tak mengerti. Ahjussi jin mengatakan tiga puluh tahun yang lalu saat dia masih sangat terkenal, itu adalah kopi paling oke di saat bangun tidur di pagi hari. “Menjijikkan sekali. Siapa pula yang masih minum kopi seperti itu zaman sekarang?” kata Byung Man.
Tiba-tiba kopi yang dimaksud sudah ada. Ahjussi jin minum dengan santainya. “Berhenti memelototiku. Kau bukan seleraku.” Kata ahjussi jin. “Jangan-jangan aku kau hipnotis?” tanya Byung Man. Ahjussi jin berkata tadi kan dia sudah bilang dia akan mengabulkan tiga permintaan Byung Man. “Kau serius? Jangan bohong ya!” kata Byung Man yang sepertinya sudah mulai percaya. Ahjussi jin menagatakan dia adalah orang yang tidak tahu menahu apa itu kebohongan selama seribu tahun hidupnya. Maksudku aku adalah peri, kata ahjussi jin. Ahjussi jin berkata bahwa sekarang Byung Man hanya punya dua permintaan, karena yang pertama sudah dikabulkan. “Yang itu mana masuk hitungan. Itukan Cuma latihan saja.” “Tidak bisa. Tidak bisa.” Tolak ahjussi jin.
Byun Man berkata di toserba saja mereka bersedia mengembalikan uang apabila berubah pikiran atas barang yang dibeli dalam waktu seminggu. Ahjussi jin tetap berkata tidak bisa. Byung Man pun memikirkan apa yang akan dia minta. “Mobil sport? Tidak. Mobil sport bisa beli sendiri. Lotere? Tidak. Begitu tahu aku menang, orang2 akan datang mencariku. Ada kemungkinan aku dirampok. Bagaimana bagusnya ya?” kata Byung Man berusaha memikirkan permintaan yang tepat.
Selagi Byung Man bingung meikirkan apa yang akan dia minta, ahjussi jin malah asyik menikmati mandi busanya. Byung Man tersenyum senang. Sepertinya dia sudah mendapatkan ide apa yang akan dia pinta. 
Kira-kira apa ya yang akan dia pinta? 


No comments:

Post a Comment