January 18, 2016

Magic Bottle Episode 2

Episode 2
"Tell Me Your Wish"

Byung Man kemudian menghampiri ahjussi jin. Ia bertanya dari mana ahjussi jin kenal gadis itu (So Ri)? “Siapa?” tanya ahjussi jin. “Gadis yang mengirimmu kepadaku. Itu.. gadis yang menangis di sungai Han setelah diputuskan.” Ahjussi ingat gadis itu yang memuntahi Byung Man. Tapi ahjussi jin berkata ia tidak kenal dengan So Ri. Lalu Byung Man tanya lagi kenapa So Ri menggunakannya sebagai pengganti ongkos taxi. Pasti ahjussi jin tahu sesuatu.
“Oh, itu?” kata ahjussi jin. Asap pun keluar dan sekarang mereka berada di suatu tempat. Ahjussi jin yang kostumnya sudah berubah menjelaskan bahwa pada tahun 1985 suasana kacau balau karena tidak ada botol kosong yang tersisa. Kenapa begitu? Karena uang. Semua botol didaur ulang. Byung Man mengatakan jadi maksud ahjussi jin dia menggantikan botol itu sebagai ongkos taxi. Itu sama sekali tidak cukup, katanya.
Mereka sudah berada di rumah Byung Man lagi dan Ahjussi jin juga sudah ganti kostum. Byung Man merasa tidak adil mengganti ongkos taxi dengan botol. Tapi ahjussi jin tidak setuju. “Coba kumpulkan selama 1OO hari dan lihat jika jumlahnya cukup untuk ongkos taxi atau tidak. Gadis itu terlihat cerdas.” Kata ahjussi jin. Byung Man pun membayangkan kalau botolnya dikumpulkan selama 100 hari, pasti dapat banyak uang.

“Sudah kuputuskan! Permintaan keduaku. Aku ingin mengencani gadis itu. Tolong bantu aku mencari tahu tipe pria apa yang dsukainya.” Ahjussi jin berkata kalau itu sepertinya agak susah. “Tuh kan! Aku pasti sudah gila. Ahjussi gempal sepertimu man amungkin muncul dari dalam botol ajaib. Dari penilaianku kau hanyalah seorang pemabuk.” Ucap Byung Man kesal.
Ahjussi jin mengatakan dia merasa sedikit aneh saja merasuki raga seorang wanita. Sebenarnya dia masih perjaka. Byung Man berkata itu tidak bisa disamakan. Ia pun mengancam kalau ahjussi jin tidak menemukan apa kesukaan So Ri mka ia akan memecahkan botolnya. “Oke,oke, aku segera kesana!” ahjussi jin ketakutan.
Dengan secepat kilat ahjussi jin sudah kembali. Byung Man kesal ahjussi jin selalu saja membuatnya kaget. Ahjussi jin pun memberitahu bahwa nama gadis itu adalah Oh So Ri. Dia bercerita panjang lebar. “Yang penting bukan itu! Tertarikkah dia padaku?” tanya Byung Man “Tidak. Sama sekali tidak. Dia sama sekali tidak ingat apa yang terjadi kemarin malam. Dia tidak ingat padamu sama sekali.” Jawab ahjussi jin. Byung Man sangat kecewa mendengarnya. Tapi ahjussi jin berkata bahwa permintaan kedua Byung Man pasti akan terkabul. Kenapa? Karena dia adalah jin. Ahjussi jin mengedipkan matanya. Tinggg..
Tiba-tiba saja So Ri muncul dan “Oppa!” katanya memanggil Byung Man. Byung Man sangat terkejut. “Tunggu apa lagi? Cepat kemari!” ajak So Ri. Byung Man buru-buru masuk ganti baju. Ia mengatakan pada ahjussi jin kalau sekarang So Ri ada dirumahnya. “Bagaimana ini? Ap yang harus kulakukan? Terima kasih.” Ucapnya gembira.
Mereka pun mulai berkencan. Ahjussi jin bernarasi tentang So Ri. “Dia orangnya sangat cerdas. Dia menyukai es krim stroberi yang lembut. Dia suka melihat bintang di sungai Han.” Saat mereka melihat bintang di sungai Han Byung Man berkata kalau ia tahu tempat yang bagus untuk melihat bintang. Ternyata itu dirumahnya sendiri. “Pada saat menatap bintang2 di langit, membuatku teringat akan ayahku.” “Kau pasti sangat merindukan ayahmu.” Kata Byung Man. So Ri berkata tentu saja dia sangat merindukannya. Ayahnya sangat menyukai bintang. Karena itulah dia dan ayahnya sering menghabiskan waktu mengamati bintang2. “Kau lihat sagitarius yang ada disana?” “Dimana?” “Itu, disitu.” Tunjuk So Ri.
Mereka mendekat ingin kiss. Tapi ahjussi jin muncul ditengah-tengah mereka. Ia bernarasi “Berhubung sedikit canggung bagimu, bagaimana kalau aku saja yang duluan?” Cupp.. ahjussi jin langsung mencium pipi So Ri. Byung Man kesal dibuatnya. 

Byung Man mengantarkan So Ri pulang sambil bergandengan tangan. So Ri melihat ada botol di jalan dia langsung mengambilnya. Byung Man bertanya kenapa So Ri memungut botol? “Ini adalah uang jajanku.” Jawabnya mengejutkan.
Ahjussi jin melanjutkan narasinya tentang So Ri, “Dia memimpikan sebuah perjalanan keliling dunia dengan ransel.” Mereka sudah ada di depan rumah So Ri. Byung Man pura-pura melihat sekeliling. Saat So Ri menunduk dia pun langsung mencium kening So Rid an berlari karena malu. “Hore! Berhasil!” katanya gembira. 

Keesokan harinya Byung Man ingin meminta permintaan terakhirnya. Saat ia ingin mengatakanya hp nya berdering, “So Ri? Ya? Apa?” wajah Byung Man langsung berubah sedih. Ia berlari dengan cemas dan terus memanggil nama So Ri. 

No comments:

Post a Comment